Subsidi Bunga Kredit Usaha Rakyat Terakhir Desember, Sudahkah Anda Memanfaatkannya?

Dunia usaha apapun bentuknya pasti mengalami kendala saat Pandemi Covid-19 melanda. Untuk itu, pemerintah secara responsif mengeluarkan kebijakan keringanan subsidi kredit usaha rakyat bagi pengusaha terdampak Covid-19.

Bila Anda adalah salah satu diantara pengusaha tersebut dan memang memenuhi kriteria tunggu apalagi segera manfaatkan fasilitas ini, agar beban Anda lebih terasa ringan. Adapun bagi Anda yang belum tahu detail informasi subsidi KUR, tata cara pengajuan, kriteria dan syaratnya, berikut ulasannya!

Kebijakan KUR Selama Pandemi

Setidaknya ada tiga kebijakan yang telah dikeluarkan pemerintah terkait dengan penerima KUR, adapun kebijakan tersebut adalah sebagai berikut:

  • Subsidi bunga yang besarnya mencapai 6%, yang terbagi menjadi dua skema yakni 3% pada setiap 3 bulannya.
  • Penundaan angsuran pokok kepada penerima KUR dalam jangka waktu paling lama 6 bulan
  • Restrukturisasi KUR bagi pengusaha terdampak Covid-19 yang terdiri atas penundaan pembayaran, penambahan limit plafon kredit usaha rakyat dan penundaan atas pemenuhan syarat administratif ketika pengajuan restrukturisasi.

Jadi ada tiga bentuk kebijakan pemerintah berkaitan dengan pinjaman usaha KUR ini yakni subsidi bunga, penundaan angsuran dan rekstruktrusari.

Kriteria Penerima Keringanan KUR

Lalu apa saja kriteria yang ditetapkan agar bisa memperoleh salah satu diantara tiga kebijakan di atas? Berikut simak kriteria dan persyaratannya:

Mengalami Penurunan Omzet Usaha

Bila Usaha Anda mengalami penurunan omzet yang cukup signifikan dibandingkan saat sebelum pandemi, maka Anda sudah berhak mengajukan keringanan KUR ini. Apa buktinya? Tentu saat mengajukan keringan yang harus Anda lampirkan adalah laporan keuangan bulanan.

Mengalami Gangguan Proses Produksi

Usaha saya tetap mendapatkan banyak peminat dan konsumen, tapi saya tidak bisa memenuhi permintaan seluruh konsumen, karena pekerja banyak dirumahkan, bolehkah mengajukan? Jawabannya boleh, sebab itu termasuk kriteria gangguan proses produksi.

Intinya, ada dua kriteria utama yang menjadi dasar keringanan yakni omzet usaha menurut dan/atau proses produksi terganggu.

Syarat Penerima Keringanan KUR

Jika Anda sudah memastikan bahwa usaha yang dijalankan termasuk salah satu diantara dua kriteria di atas, langkah berikutnya adalah dengan melengkapi persyaratan pengajuan keringanan KUR. Adapun detailnya adalah berikut ini:

Realisasi sebelum 29 Februari 2020

Agar mendapatkan keringanan KUR ini Anda harus mempunyai Baki Debet atau realisasi KUR-nya maksimal pada tanggal 29 Februari 2020. Jika realisasi KUR Anda pada tanggal 1 Maret, maka Anda termasuk kategori tidak berhak.

Kualitas Kredit Baik dan Beritikad Baik

Syarat kedua adalah bahwa kolektibilitas performing loan Anda setidaknya harus diantara 1 atau 2. Selain itu Anda harus juga memiliki sikap kooperatif dan beritikad baik selama menerima KUR.

Beberapa Hal Penting Tentang Keringanan KUR

Agar tidak terjadi kesalahpahaman perlu Anda ketahui beberapa hal penting terkait dengan kebijakan penyaluran KUR ini. Adapun pokok-pokok kebijakan keringanan bagi penerima KUR adalah sebagai berikut:

  • Subsidi ini adalah bantuan yang diberikan pemerintah berupa subsidi margin/bunga, penundaan pinjaman pokok dan restrukturisasi.
  • Tambahan subsidi bunga paling lama diberikan dalam kurun waktu 6 bulan yakni sampai mulai 1 April – 31 Desember 2020 nanti.
  • Besaran yang diberikan adalah 6% yang terbagi menjadi dua yakni 3% untuk tiga bulan pertama dan 3% untuk tiga bulan berikutnya.
  • Yang melakukan penilaian adalah pihak penyalur KUR, bisa pihak penyalur kredit usaha rakyat BRI, kredit usaha rakyat BNI, kredit usaha rakyat Mandiri dan sejenisnya.
  • Tagihan subsidi bunga KUR harus diajukan terpisah dari pengajuan tagihan bunga yang reguler, selain itu paling lambat harus diajukan sebelum tanggal 15 kecuali jika pada tanggal itu libur, maka bisa hari berikutnya.
  • Jangka waktu 6 bulan di atas dapat diperpanjang, namun tentu ini tergantung pada bank penyalur KUR.

Demikianlah informasi mengenai keringanan kredit usaha rakyat untuk Usaha, bagaimana dengan Anda sudahkah memenuhi kriteria dan syaratnya? Selengkapnya lihat kebijakan KUR di sini atau lihat juga data survei ekonomi 

Data Survei Ekonomi Pasca Covid-19, Ini Daftar Pekerjaan Terdampak

Data survei ekonomi dampak Covid-19 telah dirilis oleh BPS, apa jenis pekerjaan yang paling terdampak? Berikut ulasannya.

Anda pasti telah maklum bahwa berbagai langkah pencegahan Covid-19 membuat lesu pergerakan ekonomi di Indonesia. Mulai dari sektor pemerintahan, perdagangan hingga sektor pertanian mengalami penurunan. Tidak terkecuali mereka yang berprofesi sebagai karyawan ataupun mereka yang melakoni pekerjaan wiraswasta.

Berdasarkan data survei ekonomi atas dampak Covid-19 terhadap 87. 379 responden, berikut adalah daftar pekerjaan dari yang kurang berdampak hingga paling terdampak. Bagaimana dengan pekerjaan Anda? Seberapa besar dampaknya? Yuk, simak ulasan berikut ini:

Pekerja Sektor Mana yang Terdampak?

Pekerja Sektor Pergudangan dan Transportasi

Dalam sektor ini sebanyak 72, 39% dari 786 responden, ternyata masih aktif bekerja di luar rumah saat pandemi. Akibat Covid-19, sebanyak 492 orang mengaku mengalami penurunan pendapat. Artinya, pandemi cukup berdampak besar terhadap pekerja di sektor pergudangan dan transportasi.

Pekerja Sektor Pedagang Besar dan Eceran

Salah satu sektor yang jelas terdampak atas kebijakan social distancing adalah sektor pariwisata. Dampak tersebut berpengaruh terhadap pedagang besar maupun eceran, terbukti berdasarkan data survei sosial ekonomi 2020 ini sebesar 70, 39% pekerja mengaku mengalami penurunan pendapat.

Pekerja Sektor Reparasi Mobil dan Sepeda Motor

Sebanding dengan penurunan pendapatan yang terjadi pada pedagang besar dan eceran 7 dari 10 responden yang dijadikan sampel mengaku bahwa pada sektor reparasi mobil dan sepeda motor mengalami penurunan pendapatan. Hal ini terjadi sebab penurunan mobilitas masyarakat akibat kebijakan social distancing.

Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum

Di antara beberapa sektor di atas ternyata sektor inilah yang paling terdampak di antara lainnya. Sejumlah 76, 64% responden yang bekerja pada sektor mengaku mengalami penurunan pendapatan. Hal ini tidak lain karena adanya larangan berkumpul di lokasi-lokasi tertentu terutama cafe dan sejenisnya. Selain itu, berbagai acara adat seperti pernikahan dan sejenisnya juga dilarang. Nah! Tentu saja sektor ini mengalami dampak paling besar dari kebijakan social distancing ini.

Kelompok Pendapatan Mana yang Paling Terdampak?

Beberapa orang mengira bahwa mereka yang telah berpendapatan tinggi sama sekali tidak terdampak oleh pandemi ini. Namun, sesungguhnya dalam data survei publikasi bps, baik dari pendapatan kategori rendah yakni dibawah 1, 8 juta hingga berpendapatan tinggi yakni 7,2 juta ke atas seluruhnya mengalami penurunan pendapatan. Secara lebih detail berikut adalah listnya:

  • Kelompok berpendapatan 7,2 juta, sebanyak 30,34% mengalami penurunan pendapatan
  • Kelompok berpendapatan 4,8 hingga 7,2 juta, yang mengalami penurunan pendapat sebanyak 31,67%
  • Kelompok berpendapatan 3,0-4,8 juta, sebanyak 37,19% orang mengalami penurunan pendapatan
  • Kelompok berpendapatan 1,8-3,0 juta sebanyak 46,77% mengalami penurunan pendapatan.
  • Kelompok berpendapatan di bawah 1,8 juta, sebanyak 70,53% mengalami penurunan pendapatan.

Berdasarkan data di atas, terlihat bahwa kelompok yang berpendapat rendah lah yang paling terkena dampak dari pandemi Covid-19 ini.

Belanja Online Justru Mengalami Peningkatan

Hal menarik dari data survei ekonomi Indonesia pasca pandemi Covid-19 adalah peningkatan/pertumbuhan ekonomi aktivitas belanja online oleh masyarakat. Hal ini logis sebab memang mereka harus berada di rumah dan mengurangi aktivitas di luar rumah.

Dari seluruh responden yang mengalami peningkatan aktivitas belanja online mencapai 31%. Namun ada juga yang menurunkan aktivitas belanjanya sebanyak 28%, sisanya tetap sebagaimana aktivitas saat belum pandemi.

Menariknya, 54 dari 100 responden yang belanja online adalah perempuan. Generasi baby boomers juga banyak melakukan aktivitas belanja online ini. Namun, tidak bisa melebihi kuantitas dari aktivitas belanja online generasi milenial.

Komoditas Belanja Rumah Tangga Paling Laris Saat Pandemi

Selain perubahan aktivitas belanja online, ada perubahan juga pada jenis komoditas rumah tangga yang dibeli oleh masyarakat pada data ekonomi pasca Covid-19 ini. Apa komoditas yang paling besar? Berikut detailnya:

  • Listrik mengalami peningkatan sebesar 3%
  • Makanan/minuman mengalami peningkatan 8%
  • Pulsa/Paket data mengalami peningkatan 14%
  • Kesehatan mengalami peningkatan sebesar 20%
  • Bahan makanan/pokok mengalami peningkatan 51%

Peningkatan pada bahan makanan/pokok ini tentu logis, sebab memang terdapat larangan untuk keluar rumah. Alhasil, masyarakat cenderung akan melakukan belanja terhadap makanan pokok untuk konsumsi saat social distancing.

Demikianlah ulasan data survei ekonomi pasca pandemi Covid-19 ini, berdasarkan data diatas apa langkah Anda di saat new normal ini? Data detail terkait di Hasil Survei Sosial Demografi Dampak Covid-19 2020 BPS.

Eka Tjipta Widjaja, Pengusaha Buku Tulis Lulusan SMA

Siapa yang mengira bahwa sosok  dibalik buku tulis dan kertas adalah prakarsa dari pengusaha lulusan SMA? ya Eka Tjipta Widjaja namanya. Pengusaha sukses yang masuk deretan 10 besar orang terkaya di Indonesia.

Kalian tentunya sudah tidak asing lagi dengan kata “kertas”, si putih tipis yang selalu ada dalam kehidupan sehari-hari. Anda dan saya sekalipun untuk membeli sebuah kertas ataupun buku tulis pasti melihat dan memilih merknya, salah satu merk yang terkenal yaitu produk dari PT Sinar Mas. Namun pernahkah berfikir siapa sih pemilik perindustrian kertas  PT Sinar Mas di negara ini ? 

Jika anda pernah mendengar “Be a man of integrity, be responsible to your family, job, and society” mungkin anda telah menemukan jawaban dari pertanyaan “siapa sih pemilik perindustrian kertas  PT Sinar Mas di negara ini”

Biografi Eka Tjipta Widjaja

Namanya Eka Tjipta Widjaja  pemilik nama asli Oei Ek Tjhong, anak pertama dari tujuh bersaudara yang lahir pada Rabu, 3 Oktober 1923, ia yang berasal dari Fujian, Tiongkok Selatan. Eka sampai ke Indonesia tepatnya di Makassar bersama ibunya pada pada tahun 1932 menyusul ayahnya yang sampai lebih dulu dan berjualan kelontong. Beliau adalah seorang pemilik quotes diatas dan pendiri dari PT Sinar Mas. Ia termasuk dalam 10 orang terkaya di Indonesia. Pada  26 Januari 2019 ia meninggal dunia dan meninggalkan harta dengan total 205 triliun rupiah.

Cerita Hidup Eka Tjipta Widjaja

Dalam dunia bisnis tidak semudah membalikan telapak tangan, banyak rintangan yang harus dilalui oleh Eka Tjipta Widjaja. Pasalnya sebelum mendirikan PT Sinar Mas, Eka ikut berjualan kelontong bersama ayahnya. Hal ini menyebabkan Eka harus berhenti sekolah pada saat menginjak di bangku sekolah menengah atas karena waktunya habis untuk berjualan.

Berawal dari berdagang kelontong

Eka mulai menjajakan dagangan kelontongnya seperti biskuit, kembang gula, dan spiritus. Awal berjualan ia memperoleh dagangan dari pemasok hanya dengan modal kepercayaan. Setiap hari ia menjajakan dagangannya dengan bersepeda mengelilingi kota Makassar. Dari hasil berjualan ia dapat melunasi hutang ayahnya dan mempunyai tabungan. 

Ia memberanikan diri untuk mencoba berjualan minyak dengan modal tabungan yang ia miliki. Satu kaleng minyak seharga 3 rupiah rencananya akan dijual dengan harga 5-6 rupiah. Namun keadaan berkata lain, bukannya untung ia malah merugi, satu kaleng minyak yang ia miliki hanya dihargai 1 rupiah oleh para tentara Jepang. 

Merugi tidak membuatnya menyerah

Walaupun sempat merugi dan kehabisan modal, namun Eka tidak pernah menyerah. Semangat Eka terus tumbuh, Ia kembali berjualan kelontong. Kali ini yang ia jual beda dengan yang dulu, Eka menjual arak, terigu, semen, dan besi. Eka berharap bisa mempunyai tabungan seperti pertama ia berjualan. 

Melihat Dan Membaca Peluang

Tidak hanya berjualan kelontong, Eka pandai melihat situasi dan membaca keadaan. Dari barang-barang bekas yang dibuang tentara Belanda, Eka memungutnya dan menjualnya kembali. Dari hasil berjualan barang bekas, Eka menggunakan keuntungannya untuk membuka peternakan babi. Eka berpikir membuka usaha lainya, ia memutuskan menjual peternakan babi dan membuka pabrik roti.

Setelah usaha pabrik roti yang membuahkan hasil, keuntungannya digunakan untuk memperbesar usaha toko grosir dan menyerahkan pabrik roti kepada adiknya. Eka menggeluti usaha grosir dan dari usaha usaha grosir ia bertemu dengan Kapten Surario, ia adalah perwira Corps Intendans Angkatan Darat. Kapten Surario membutuhkan teh, sirup, rokok, abon, dendeng, sabun, dan bawang putih untuk kesatuannya. 

Pandai mengelola usaha

Setelah membangun relasi yang baik dengan tentara, eka dipercaya untuk menjual hasil bumi tanpa dibayar dimuka. Eka menjual dengan harga dibawah pasar dan membuatnya merugi 10%. Dari uang berdagang hasil bumi ia gunakan untuk berdagang bahan tekstil impor, dari sinilah ia meraup untuk 100%.  Dari rugi 10% lalu mendapatkan untung 100%. Eka mempunyai strategi dalam menjual barang dan memutarkan uang sehingga ia pandai dalam mengelola usaha.

keuntungan 100% yang diperoleh ia gunakan untuk berbisnis kopra dan digunakan untuk membuat CV Sinar Mas pada tahun 1960-an. 

Bisnis Eka Tjipta Widjaja

Setelah berhasil mendirikan CV, usaha Eka terus berkembang dan berubah  menjadi PT yang memiliki banyak bidang usaha yang menangani perusahaan di bidang kertas, telekomunikasi,  properti,  perkebunan, dan keuangan. Di Antara bisnis dari PT Sinar Mas yaitu PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk, bisnis pertanian dan makanan melalui Golden Agri-Resources Ltd. (GAR), PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA), operator telekomunikasi pertama 4G LTE, bisnis pembangkit listrik dan uap, perdagangan grosir, penambangan dan perdagangan batubara, multimedia dan infrastruktur, Sinar Mas Land (SML) tercatat sebagai salah satu pengembang properti terbesar dan paling beragam di Indonesia. 

Demikianlah ulasan tentang Eka Tjipta Widjaja yang memulai usaha dari nol. Semoga kita bisa memetik pelajaran dari beliau dan mempraktikan usaha yang ia jalani. Ingat ! sebaik-baiknya ide yang kita miliki tidak akan berarti apabila tidak dijalankan.

Belajar dari Dato Sri Tahir, Anak Si Pembuat Becak

Tahukah anda sosok pendiri Bank Mayapada, ternyata terlahir dari keluarga yang sangat sederhana? Ya, beliau adalah Dato Sri Tahir. Ayahnya adalah seorang pembuat becak, sedangkan  ibunya membantu ayahnya mengecat becak.

Sosok Dato Sri Tahir yang  gigih dan dermawan mampu mengantarkannya sebagai pengusaha sukses yang mendirikan Mayapada Group sekaligus sebagai filantropis yang mampu menyumbang ratusan juta USD untuk keperluan pendidikan dan  kesehatan. 

Orang yang dinobatkan sebagai orang terkaya nomor 7 di Indonesia pada tahun 2019 ini memiliki nama asli Ang Tjoen Ming, yang lahir di Surabaya pada tanggal 26 Maret 1952. Ia dibesarkan dari keluarga yang kurang mampu. Cita-citanya sejak kecil menjadi seorang dokter, namun karena keterbatasan biaya ia tidak dapat mewujudkannya. Ketika ayahnya sakit keras dan meninggal, ia terpaksa berhenti kuliah dan melanjutkan bisnis ayahnya di Surabaya untuk memenuhi kebutuhan hidup.  

Riwayat Karir Dato Sri Tahir sebagai Pengusaha Sukses

Pengusaha Garmen

Meski sempat berhenti kuliah, beliau kemudian mendapat beasiswa sekolah bisnis dari Nanyang Technological University di Singapura. Di sinilah awal mula Tahir  memulai bisnis garmen. Sebelumnya ia membeli pakaian dan sepeda dari Singapura untuk dijual kembali di Surabaya, hal ini ia lakukan untuk membantu biaya studinya. Lambat laun ia serius menggeluti bisnis tersebut dan terkenal sebagai pengusaha muda yang ulet dan memiliki banyak bisnis. Menginjak usia 35 tahun, ia kembali melanjutkan studi pendidikan keuangan di Golden Gates University, Amerika Serikat. 

Pendiri Mayapada Group

Tak berhenti di bisnis garmen saja,  Dato Sri Tahir mencoba melebarkan sayap bisnis di bidang lain bahkan sampai merambah di bidang keuangan. Ia mendirikan Mayapada Group pada tahun 1986. Cakupan bisnis tersebut antara lain dealer mobil, perbankan, dan kesehatan. 

Bank Mayapada lahir pada tahun 1990. Kala itu bank ini menjadi bisnis andalannya ketika bisnis garmen tak lagi tumbuh pesat. Bank ini pernah menjadi bank umum terbaik kedua pada tahun 2007 selain bank milik negara dan mendapat penghargaan dari majalah tentang bank paling berpengaruh waktu itu.

Meski pernah gagal menjadi dokter, ia menyalurkan keinginannya untuk dapat menyembuhkan banyak orang melalui hal lain. Di bidang kesehatan, ia mendirikan rumah sakit di Jakarta dan Tangerang. Selain itu ia merencanakan pembangunan cabang ketiga di Bali.

Ekspansi bisnis terus dilakukan oleh Dato Sri Tahir. Bisnisnya  merambah ke perusahaan media yang telah memiliki lisensi Forbes Indonesia serta membuat 11 perusahaan properti yang berada di Indonesia dan Singapura.  

Keteladanan dari Dato Sri Tahir

Dibalik suksesnya seorang pengusaha, tentu banyak masa-masa pahit yang dialaminya. Namun jiwa yang gigih, tangguh, dan pantang menyerah yang dimiliki Dato Sri Tahir mampu membawanya pada kesuksesan luar biasa. Ia dapat bangkit dari seorang anak pembuat becak yang melarat menjadi seorang konglomerat. Pada tahun 2019, kekayaan yang ia miliki senilai USD 45 miliar atau sekitar Rp. 63 triliun. Berikut keteladanan yang dapat kita contoh dari perjalanan karir Dato Sri Tahir.

Memiliki Semangat Entrepreneur yang Tinggi

Semangat entrepreneur memang sudah dipupuk oleh kedua orang tuanya sejak kecil. Ia memang pengusaha ulung yang gigih dalam memulai usaha. Terbukti pada setiap usaha yang sukses ia dirikan. Hal ini tentu tidak lepas dari karakternya yang pekerja keras, mau belajar, dan jeli melihat peluang. Sehingga bisnis garmen yang ia rintis semasa kuliah dapat berkembang menjadi Mayapada Group yang mencakup berbagai sektor.

Tidak hanya itu, ia tidak ingin sukses sendirian. Ia memberikan suntikan semangat berwirausaha kepada wirausaha kecil dan menengah dengan membantu mengembangkan mereka melalui bank Mayapada miliknya.

Pebisnis Sukses yang Dermawan dan Peduli Sesama

Menurut pandangannya, bisnis merupakan sarana untuk membantu sesama. Meskipun ia adalah pebisnis sukses namun ia tidak pernah melupakan asal-usulnya yang berasal dari keluarga yang tak berpunya sehingga ia selalu berbagi kepada yang membutuhkan. Ia memang sangat terkenal dengan kegiatan derma-nya. Ia banyak membantu orang di seluruh dunia. 

 Dari rumah sakit yang ia dirikan, ia pernah memberikan operasi jantung gratis bagi 100 pasien serta memudahkan pelayanan bagi orang yang kurang mampu. Tercatat ia juga pernah menyumbangkan USD 75 juta bersama dengan Bill & Melinda Gates Foundation yang dilipatgandakan menjadi USD 150 juta untuk memerangi TBC, HIV, dan Malaria di Indonesia. Terakhir, tak tanggung-tanggung ia menggelontorkan dana Rp 52 miliar untuk membantu penanganan pandemi covid 19 di Indonesia.

Selain kesehatan, ia juga sangat peduli kepada pendidikan. Ia telah memberikan banyak dana untuk pendidikan di Indonesia dan luar negeri  baik dalam bentuk beasiswa maupun kebutuhan sekolah lainnya. Seperti pada tahun  2014 ia menyumbangkan USD 3, 27 juta untuk beasiswa untuk mahasiswa tidak mampu di seluruh Indonesia dan sejumlah 10.000 laptop untuk bantuan pendidikan sekolah menengah. Selain yang telah tersebut di atas masih banyak lagi kegiatan sosial yang dia lakukan, hal ini benar-benar sangat patut di contoh.

Memiliki Segudang Prestasi Gemilang

Beberapa prestasi yang diraihnya adalah pada tahun 2010, ia mendapat gelar Dato Sri dari Sultan Pahang Malaysia membantu masyarakat dan berkontribusi menyelesaikan konflik antar perusahaan. Ia juga mendapat penghargaan Chancellor’s Citation dari University of California dan penghargaan Entrepreneur of the Year 2011 serta penghargaan di bidang pendidikan oleh Perdana Menteri Singapura tahun 2011. 

Selain itu, ia pernah mendapat gelar profesor  periode 2011– 2014 dari Sun- Yat Sen University dan mendapat gelar doktor kehormatan pada tahun 2016 di Universitas Gadjah Mada. Beberapa kali ia juga ditetapkan sebagai anggota Majelis Wali Amanat, yakni di University of California Berkeley dan Universitas Gadjah Mada.

Demikianlah perjalanan dan keteladanan yang patut anda pelajari dari Dato Sri Tahir, seorang pengusaha sukses. Tidak cukup menjadi sukses dan kaya, seorang pengusaha juga harus memberi kebaikan dan kebermanfaatan bagi orang sekitarnya.

Abdurrahman bin Auf, Sahabat Rasulullah Pengusaha Properti Bertangan Emas

Pasti Anda sudah tidak asing lagi dengan sahabat rasulullah ini, ya sahabat yang sangat dermawan “Abdurrahman bin Auf” namanya. Penasaran dengan kisah bisnisnya? Berikut ulasannya.

Bicara tentang perjuangan islam di masa Rasulullah SAW tentunya memiliki kesan tersendiri. Setiap muslim memiliki ingatan masing-masing tentang suka duka perjuangan Sang Nabi Terakhir dalam menegakkan agama Allah.

Namun dengan ridho Allah dan juga perjuangan kaum Muslimin, kebebasan dan kemenangan islam datang pada masanya. Dengan kedermawanan para Muslimin satu dengan yang lainnya, masa-masa sulit hidup sebagai mukminin bisa dilewati dengan tabah.

Pada masa dulu, apabila diadakan sedekah, sahabat rasulullah akan berlomba-lomba untuk memberikan sedekah terbaiknya, mereka tidaklah gila pada harta. Tapi ada salah satu kedermawanan sahabat yang paling tersohor di setiap cerita yakni kebaikan dari Sahabat Rasulullah SAW, Abdurrahman bin Auf sehingga disebut-sebutlah beliau yang “Bertangan Emas” arena betapa luar biasanya dalam mendermakan kekayaan untuk perjuangan islam.

Biografi Abdurrahman bin Auf

Beliau lahir pada 10 tahun setelah Tahun Gajah. Merupakan salah satu dari 8 orang pertama yang menyatakan islam (As- Sabiqunal Awwalun). Beliau berasal dari kabilah Zuhrah bin Kilab yang menyambut kelahirannya dengan kebahagiaan. Besar dengan asuhan yang baik sehingga tumbuh menjadi seorang yang berkepribadian menarik, didikan tersebut beliau dapat dari ayahnya sendiri. Dengan sifat beliau yang bijaksana, dermawan, pemberani dan setia menjadikannya banyak dicintai.

Banyak yang percaya jika beliau merupakan salah satu sahabat yang telah dijamin surganya sebagai seorang yang diberikan kelimpahan harta namun tidak sombong dan justru menjadikannya dermawan.

Beliau wafat pada tahun ke- 32 Hijriyah dan berakhir lah nafas seorang mulia, Abdurrahman bin Auf r.a. yang selama berjalan hidupnya diserahkan untuk kepentingan islam demi amar ma’ruf nahi munkar.

Kedermawanan Sahabat Rasulullah Sang “Bertangan Emas”

Sebuah hadits yang mengatakan tentang Abdurrahman bin Auf akan berjalan masuk surga dengan cara merangkak dan memberitahukan untuk menggunakan hartanya di jalan Allah demi memperingan langkahnya adalah hadits yang memotivasi Abdurrahman bin Auf untuk menjihadkan seluruh hartanya dijalan islam.

Abdurrahman bin Auf adalah seorang yang cerdas dalam berbisnis sehingga apa yang beliau perdagangan selalu membawa keuntungan. Apa yang diusahakannya selalu membawa hasil. Sehingga diibaratkan jika saja beliau mengangkat sebuah batu maka akan ditemukan dibawanya emas dan perak. Namun demikian menjadikan beliau justeru lebih hati-hati dalam mengelola kejayaannya agar kelak tidak menyulitkan langkahnya di akhirat.

Beliau memiliki sifat yang mulia dan kedermawanan tinggi. Beliau ikut dalam shalat berjamaah, berjihad di jalan Allah dan juga mengurus perniagaan. Beliau pandai dalam menggunakan hartanya sebagai bekal di kehidupan selanjutnya. Beliau tidak menikmati hartanya sendirian, namun keluarga, kerabat dan juga kaum Muslimin lainnya ikut merasakan suka cita di setiap kedermawanan beliau.

Abdurrahman bin Auf r.a. Mendermakan 2000 Dinar Hartanya

Pernah suatu ketika saat terjadi Perang Tabuk, Abdurrahman bin Auf mendermakan setengah hartanya yakni 2000 dinar dari jumlah 4000 dinar untuk keperluan jihad dan 2000 dinar lainnya untuk keluarganya. Selain itu Abdurrahman bin Auf juga memberikan ratusan keping emas sebagai transportasi. Umar bin Khattab yang kala itu melihatnya mengatakan jika itu adalah sebuah kesalahan dengan tidak meninggalkan apapun pada keluarganya. Ketika ditanya oleh Rasulullah SAW apakah benar atau tidak, Abdurrahman bin Auf menjawab jika ia telah meninggal kan yang lebih baik untuk keluarganya yakni apa yang Allah dan Rasul-Nya janjikan tentang rezeki, kebaikan dan penghargaan.

Selain cerita diatasi, Abdurrahman bin Auf merupakan sahabat yang bertanggung jawab dalam urusan hidup keluarga Rasulullah SAW dan umat islam lainnya. Kemana umat islam pergi, beliau akan ikut demi mengurus kebutuhan umat muslim agar tidak kekurangan. Beliau tidak takut habis harta dan miskin. Salah satunya termasuk menjual sebidang tanahnya senilai 40.000 dinar yang hasil penjualannya beliau bagikan kepada Bani Zahrah (kerabat ibu Nabi SAW, Aminah).

Abdurrahman bin Auf r.a. Sahabat Rasulullah Terkaya

Abdurrahman bin Auf adalah sahabat terkaya yang selalu mendampingi Nabi SAW dan memiliki banyak kafilah dagang besar di Madinah. Namanya telah tersohor dengan bisnisnya yang sukses.

Sebuah cerita yang sangat terkenal tentang kedermawanan beliau adalah ketika Madinah menjadi ramai karena datangnya 700 unta dengan bawaan barang dagang penuh di setiap punggungnya. Unta tersebut membuat setiap orang takjub dan Madinah bergemuruh. Unta-unta itu datang dari Abdurrahman bin Auf, hasil dagangnya dari Syria. Selanjutnya harta tersebut beliau bagikan kepada umat islam Madinah.

Kemuliaannya bertambah ketika beliau menyumbang kan 40.000 dirham, 40.000 dinar dan 500 kuda untuk mujahidin. Selain itu, 500 unta untuk mujahidin lainnya dan 400 dinar emas untuk korban Perang Badar. Demi kemakmuran dan kemuliaan umat islam, beliau dengan senang hati memberikan seluruh hartanya.

Perlu kita tahu juga, jika beliau bukan hanya berjihad dengan harta, namun beliau juga ikut dalam medan perang salah satunya Perang Uhud, yang meinggalkan luka pada kakinya yang pincang dan kecadelan karena kehilangan gigi serinya.

Sebuah keberhasilan gemilang dari Abdurrahman bin Auf yang namanya terus dikenang sebagai Sahabat Rasulullah SAW yang paling dermawan.

Rahasia Bisnis Abdurrahman bin Auf adalah “Sedekah”

Semakin kaya Abdurrahman bin Auf, maka semakin tinggi pula sedekah yang diberikan. Dengan usaha, kecerdasan dan juga niat baik beliau dalam memuliakan islam membawanya pada keberhasilan. Setiap usaha yang dilakukan selalu membawa keuntungan, sedikit demi sedikit kesuksesan yang gemilang beliau dapatkan.

Banyaknya harta tidak lantas membuatnya tamak dan memperkaya diri sendiri. Dalam hidupnya, beliau telah meniatkan hartanya untuk perjuangan islam. Kesabaran dan ketabahan yang beliau miliki sekalipun dalam keadaan yang sulit dan pelik, beliau manfaatkan sebaik mungkin dan berfikir bagaimana caranya untuk mensukseskan usahanya yang di mulai dari kecil demi membantu umat islam.

Beliau adalah sahabat yang justeru takut hartanya akan mempersulit langkahnya di akhirat. Beliau percaya dengan janji Allah dan memberikan kita bukti bahwa sedekah justru memperkaya diri.

Semangat dan kecerdasan beliau dalam berbisnis patut kita teladani, termasuk pula menjadi umat muslim yang taat dalam beribadah dan tidak hanya fokus pada dunia.

Semoga kisah diatas menjadikan pribadi kita yang lebih baik dan bijak dalam memandang dunia dan akhirat.

Pertumbuhan Perusahaan E-Commerce di Indonesia

Perusahaan E-Commerce di Indonesia telah tumbuh demikian cepatnya, bagai amoeba yang terus-menerus membelah dirinya. Lalu sampai dimanakah perkembangan e-commerce ini? Mari kita bahas bersama-sama.

Apa itu E-Commerce?

Pengertian E-commerce sendiri sebenarnya bukanlah wujud dari perusahaan, melainkan lebih mengarah kepada sistem jual beli yang memanfaatkan media elektronik. Kini mulai dari jalur produksi hingga distribusi melibatkan e-commerce sebagai medianya. Bentuk paling modern dari e-commerce adalah pemanfaat website sebagai media transaksi.

Jenis-Jenis E-Commerce

Kini E-Commerce telah berkembang sedemikian rupa, sehingga terbagi menjadi beberapa jenis, adapun jenis-jenis dari e-commerce tersebut adalah sebagai berikut:

B2B (Business to Business)

Jenis pertama dari e-commerce adalh B2B, apa itu B2B? Yakni jenis transaksi baik barang atau jasa antar perusahaan dengan memanfaatkan media elektronik. Transaksi semacam ini sering dilakukan oleh perusahaan yang telah saling percaya satu sama lain, dan memiliki hubungan dekat.

Media elektronik yang paling sering digunakan adalah email dan Electronic Data Interchange (EDI) yakni dengan melakukan proses transfer data antar komputer yang telah mendapat persetujuan di antara dua belah pihak.

B2C (Business to Consumer)

Sesuai namanya, jenis e-commerce yang satu ini dilakukan oleh pelaku bisnis secara satu arah kepada konsumen. Media yang sering digunakan adalah website, umumnya pelaku bisnis akan didukung oleh adanya toko/mal online.

Ilustrasi sistem B2C ini adalah seperti toko online di website di mana satu pihak sebagai produsen dan satu pihak sebagai konsumen, toko tersebut tidak memberikan hak kepada konsumen untuk ikut berjualan. Inilah yang disebut B2C. Contoh e-commerce pertama di Indonesia adalah seperti mataharimall online.

C2C (Consumer to Consumer)

Transaksi bisnis semua produk barang atau jasa yang dilakukan antar konsumen. Dalam hal ini ada pihak ketiga sebagai perantara. Dalam skema C2C ini yang melakukan bisnis adalah benar-benar murni konsumen, pihak penyedia hanya terlibat dalam kaitan menyediakan media transaksi saja.

contoh dari bisnis ini adalah pinjaman online dimana pihak ketiga hanya sebagai fasilitator antara pemilik dana dengan pengelola dana. Meskipun begitu dalam hal promosi, pihak ketiga juga ikut terlibat. Contoh lainnya adalah tokopedia, bukalapak dan sejenisnya.

C2B (Consumer to Business)

Merupakan sistem e-commerce kebalikan dari B2C, yakni konsumen lah yang menyediakan jasa untuk produsen. Apa yang diberikan kepada produsen? Yakni bentuk layanan tertentu kepada perusahaan lewat perantara, seperti layanan desain logo untuk perusahaan lewat platform tertentu.

Kini bisnis semacam ini semakin menjamur di Indonesia, perusahaan sering mencari jasa-jasa konsumen terampil lewat media online contoh di Indonesia adalah seperti Sribulancer, Fastwork dan sejenisnya,

B2A (Business to Administration)

B2A ini melibatkan perusahaan dan pengelola layanan administrasi publik, jenis transaksinya adalah pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Intinya pemerintah menggandeng pebisnis dalam rangka melakukan pelayanan masyarakat.

Contoh dari sistem B2A ini adalah seperti Ditjen AHU, Perpajakan dan masih banyak yang lainnya. Anda bisa melihat prakteknya di situs resmi pemerintah, bentuknya adalah pajak online, pengurusan dokumen hukum online dan sejenisnya.

C2A (Consumer to Administration)

Skema transaksi C2A ini sama persis dengan B2A, hanya perbedaannya bila dalam B2A pemerintah bekerjasama dengan perusahaan. Nah! Pada C2A pemerintah bekerjasama hanya dengan individu.

Contoh transaksi jenis ini di Indonesia adalah pembuatan website resmi sekolah, rumah sakit dan sejenisnya di wilayah pemerintahan daerah. Untuk skala nasional seperti website Kementerian tertentu.

O2O (Online to Offline)

Bisnis dengan memanfaatkan media seperti website, media sosial dan lainnya agar konsumen tertarik untuk mengunjungi lokasi fisik secara langsung. Pada dasarnya O2O ini adalah bagian dari pemasaran, hanya saja dilakukan secara online atau biasa disebut online marketing.

Contoh e-commerce di Indonesia adalah seperti mataharimall, tiket online, dan sejenisnya. Atau dalam sistem C2C bisa berlaku hal ini ketika kedua konsumen sepakat untuk melakukan yang sering disebut dengan COD.

Top 10 Perusahaan E-Commerce di Indonesia Tahun 2020

Dewasa ini banyak e-commerce baru bermunculan di Indonesia, diantara perusahaan-perusahaan tersebut ada yang berhasil meraih kesuksesan ada juga yang akhirnya tumbang.

Nah! Dalam artikel ini tidak akan dibahas seluruh perusahaan e-commerce yang ada di Indonesia, melainkan yang saat ini menempati urutan terbaik 10. Adapun perusahan tersebut adalah sebagai berikut:

Zalora

Urutan ke sepuluh di tempati oleh Zalora dengan patokan jumlah pengunjung di tahun 2019 yang mencapai 45 juta pengunjung, baik dari mobile maupun website. Zalora menjadi salah satu e-commerce indonesia 2019 yang layak diperhitungkan.

Sociolla

Bagi laki-laki mungkin masih ada yang belum mendengar e-commerce ini, tapi bagi perempuan pasti sudah sangat familiar dengan pertumbuhan e-commerce di Indonesia yang satu ini. Situs kosmetik ini menempati urutan ke-9 dengan jumlah pengunjung mencapai 51 juta di tahun 2019.

Bhinneka

Tentu Anda sudah tidak asing lagi dengan situs yang satu ini, yakni situs yang mulanya berfokus pada produk IT ini menempati urutan ke-8 dari sepuluh e-commerce terbaik di Indonesia. Jumlah pengunjung pada 2019 lalu mencapai 63 juta.

Orami

Orami merupakan situs jual beli online yang fokus pada bidang perlengkapan bayi, situs yang berdiri pada 2013 lalu tersebut kini menempati urutan ke-7 situs yang paling banyak dikunjungi. Pada 2019 lalu orami telah memperoleh 89 juta pengunjung.

JD ID

Urutan ke-6 dari situs paling banyak pengunjung adalah JD ID, selama tahun 2019 situs ini telah dikunjungi oleh 105 juta orang. Situs yang memiliki slogan “make the joy happen” telah bertengger sebagai e-commerce yang patut diperhitungan di Indonesia.

Bibli

Situs yang berdiri atas di bawah naungan PT. Global Digital Naga (GDN) salah satu perusahaan e-commerce Indonesia ini, kini menempati urutan ke-5 diantara sepuluh besar e-commerce paling banyak dikunjungi. Bibli telah memperoleh kunjungan sebanyak 353 juta orang pada tahun 2019 lalu.

Lazada

Siapa yang tidak kenal dengan situs yang iklannya terpampang di berbagai website ini. Lazada merupakan salah satu e-commerce terbesar di Indonesia, menempati urutan ke-4 dengan jumlah pengunjung 445 juta.

Bukalapak

Situs e-Commerce asli Indonesia yang didirikan oleh Achmad Zakky pada tahun 2010 lalu ini kini bertengger pada posisi ke-3 situs e-commerce tersukses di Indonesia. Pada tahun 2019 bukalapak telah dikunjungi oleh 823 juta pengunjung.

Shopee

Satu-satu situs yang memiliki liga sepak bola dan mampu membayar seorang Cristiano Ronaldo untuk menjadi bintang iklan ini, kini bertengger pada posisi kedua dari urutan e-commerce paling banyak dikunjungi. Shopee telah memperoleh 837 juta pengunjung pada 2019 lalu.

Tokopedia

Situs e-commerce terbaik di Indonesia yang menempati puncak tahta adalah miliki William Tanuwijaya. Meskipun sempat dikabarkan telah kebobolan data pada tahun ini, pada 2019 lalu siapa sangka situs ini telah memperoleh kunjungan sebanyak 1, 2 miliar orang. Tentu ini merupakan pencapaian besar dari Tokopedia.

Demikianlah ulasan mengenai Perusahaan E-Commerce di Indonesia, mulai dari jenis e-commerce hingga perkembangan e-commerce Indonesia dewasa ini.

Belajar Dari Anthony Salim, Generasi ke-2 Si Bos Indomie

Iklan indomie, siapa sih yang tidak pernah tahu? Senjata uniknya di televisi yang begitu khas ialah lagu “indomie seleraku”. Adakah yang mengetahui siapakah pemilik atau bos besar dari mie instan ternama ini? ya, jawabannya adalah Anthony Salim.

Anthony Salim atau yang akrab disapa Liem Hong Sien pernah menjadi sosok familiar dan terkenal karena masuk dalam nominasi 10 tokoh bisnis yang sangat populer serta berpengaruh di tahun 2005. Peringkat ini diberikan oleh Warta Ekonomi atas keberhasilannya membangkitkan Group Salim dari kegagalan ekonomi pada tahun 1998.

Sosok menginspirasi ini lahir pada tanggal 15 Oktober 1949 di Kudus dan saat ini berusia 71 tahun. Isterinya bernama Margareth Salim, dan memiliki anak bernama Axton Salim, Alston Stephanus, dan Astrid Salim. Di usianya yang sekarang ini, ia telah berhasil membanggakan seluruh keluarga bahkan seluruh warga Indonesia, sebab prestasinya di dunia bisnis yang cukup cemerlang.

Kekayaan

Berawal dari keteguhannya berbisnis dan membangun karir, akhirnya perusahaan mie instan dan tepung terigu ini tetap eksis hingga saat ini. Bahkan ia pernah dinobatkan oleh Majalah Globe Asia sebagai Taipan atau Konglomerat terkaya nomor 3 di Indonesia. Kekayaannya mencapai 3 miliar Dolar Amerika atau mencapai 27 triliun rupiah.

Kekayaannya itu tidak hanya diperoleh dari dua perusahaan yang sedang digeluti saja, tetapi juga rajin menanamkan saham di berbagai perusahaan lain, baik saham yang bersifat listed maupun non listed.

Perjalanan Bisnis

Ayahnya, Sudono Salim sosok yang mendirikan Salim Group inilah inspirasi utama semangat Anthony Salim. Salim Group ini pernah meraih masa keemasan pada tahun 1998. Bahkan di majalah internasional pernah menyebutkan bahwa Sudono Salim dinobatkan sebagai orang terkaya di Indonesia.

Meski beberapa kali mengalami kegagalan akibat mendera hutang perusahaan Salim Group, Anthony Salim tidak pernah menyerah. Ia memanfaatkan sebaik mungkin perusahaan yang masih tersisa, diantaranya PT. Indofood Sukses Makmur Tbk, PT. Bogasari Flour Mills. Yang saat ini menjadi perusahaan mie instan dan perusahaan tepung terigu terbesar di dunia. Amazing!

Perusahaan

Ada dua perusahaan yang paling berpengaruh dalam hidup Anthony Salim, diantaranya PT. Indofood Sukses Makmur Tbk, PT. Bogasari Flour Mills. Contoh produk yang sangat dikenal masyarakat Indonesia adalah mie instan Indomie, Supermi, Sarimi. Siapa yang tidak pernah makan mie instan itu? Pasti jawabannya pernah.

Selain mie instan ada juga produk tepung terigu Kunci Biru, Segitiga Biru, dan Cakra Kembar. Masih banyak produk Indofood yang saat ini bisa kita nikmati, seperti Indomilk, Minyak Goreng Bimoli, Dan Mentega Simas Palmia. Semua produk ini dihasilkan dari PT. Indofood dan merupakan prestasi yang cukup membuat siapa saja terkagum. Tips utama untuk memimpin perusahaan adalah komunikasi yang baik dengan para karyawan. Karena mau bagaimanapun juga sebuah bisnis akan berjalan dengan baik jika seluruh elemennya juga mampu bekerja sama dengan baik.

Saat ini ia teguh dengan prinsip membangun PT. Indofood agar tetap berinovasi demi mendukung kebutuhan masyarakat baik di dalam negeri bahkan sampai ke luar negeri. Tidak hanya itu, Antony juga bekerjasama dengan perusahaan Nestle untuk mendapatkan pasar yang jauh lebih besar. Beberapa usaha besar seperti penyerahan saham senilai 50% juga ia lakukan agar ia lebih mudah dalam berekspansi keluar negeri. Hebat!

Keteladanan Anthony Salim ini wajiblah kita perhatikan. Sebab keteguhan hatinya dalam membangun kembali perusahaan yang telah mengalami kegagalan adalah hal yang luar biasa dan memang bisa menjadi pelajaran para pebisnis lainnya.

Belajar dari Sudono Salim, Pemilik Perusahaan Mie Instan Anak Kos-Kosan

Tahukah Anda siapa pemilik perusahaan pembuat Mie Instan yang jadi makanan favorit anak kos-kosan? Siapa lagi jika bukan Sudono Salim, Pendiri Salim Group (Indofood)

Pengusaha inspiratif dan penuh dengan ekspektasi merupakan salah satu figur teladan bagi Anda yang bermimpi menjadi pengusaha nomor satu di Indonesia.

Nah, dalam artikel kali ini, kita akan membahas tentang salah satu tokoh yang kisah kegigihannya bisa menginspirasi kita. Nama beliau adalah Sudono Salim, pengusaha besar berdarah Tionghoa.

Baca juga: Belajar dari Bahlil Lahadalia Ketua BKPM, Anak Kuli Bangunan dan Tukang Laundry

Biografi Sudono Salim

Nama asli beliau Liem Sioe Liong, pria kelahiran 19 Juli 1916 ini adalah seorang pengusaha dengan seorang istri dan 4 orang anak. Pengusaha ini terbilang dekat dengan presiden ke-2 RI yakni Almarhum Bapak Soeharto. Beliau asli kelahiran Fuqing, Provinsi Fujian, Tiongkok dari sebuah keluarga petani yang miskin.

Kisah Hidup Sudono Salim

Dari Toko Kelontong Menjadi Penadah Cengkeh

Dimulai dari migrasi beliau pada tahun 1938 ke Indonesia, berkeinginan untuk memulai usaha di Indonesia menyusul saudaranya Liem Sioe Hie. Mendarat di Surabaya dan menggembel 4 hari mengajarkan Sudono Salim untuk bertahan di kerasnya hidup. Memulai usaha dengan berjualan pakaian dan bahan-bahan pokok sehari-hari di Kudus. Beliau juga menjadi karyawan di salah satu pabrik kerupuk. Tidak berhenti disitu, beliau juga memiliki pekerjaan sambilan dengan menjual cengkeh. Pada dasarnya, beliau memang dikaruniai jiwa seorang pebisnis, memiliki sifat yang rajin, ulet, teliti, komunikatif, dan pintar dalam melihat pasar. Dengan kecerdasannya dalam berbisnis, usaha dari Sudono Salim sangat pesat meningkat dan bahkan menjadi salah satu penadah besar cengkeh di Kudus.

Penjual Senjata

Pada tahun 1942 dimana terjadinya Jepang menguasai Indonesia, banyak bisnis yang mati. Sudono Salim memanfaatkan hal ini untuk belajar bisnis yang lebih menantang. Tak tanggung-tanggung, risiko yang dipilihnya sangat besar, yakni membantu tentara yang melawan Belanda dengan menyelundupkan bahan-bahan pokok. Hal ini menyebabkan beliau dikenal oleh banyak tokoh di bidang militer termasuk Soeharto.

Tahun 1945, beliau berbisnis obat-obatan, logistik dan senjata, bisnis ini sangat terkenal di dunia tentara.

Pada tahun 1949, perang kemerdekaan telah usai dan ekonomi mulai dibangun seiring pemerintahan Ir. Soekarno. Untuk mengembangkan bisnisnya, beliau pada tahun 1952 memutuskan merantau ke Jakarta bersama keluarganya.

Awal Mula Salim Group

Di tahun 1968, Sudono Salim membesarkan namanya dengan mendirikan PT. Bogasari Flour Mill bersama Salim Group. Selanjutnya Salim Group merambah pada usaha semen dengan perusahaan semen terbesar di Indonesia yakni PT. Indocement Tunggal Perkasa pada tahun 1975.

Menurut sebuah sumber, Sudono Salim mendirikan group elit bernama Salim Group pada masa Orde Baru tepatnya 4 Oktober 1972. Di masa kini, Salim Group telah melebarkan sayap bisnisnya sehingga memiliki banyak anak perusahaan yang diantaranya adalah Indofood, Indomaret, Indomarco, BCA, Indocement, Indomobil, dan masih ada lagi beberapa perusahaan  ternama lainnya.

Kegigihannya dalam berbisnis membuat ia memiliki ambisi besar untuk mencapai mimpinya. Beliau bergabung dalam bisnis properti dibawah naungan perusahaannya PT. Metropolitan Development yang banyak membawahi perumahan elit. Selain dibidang property, beliau juga memasuki dunia otomotif dengan perusahaannya PT. Indomobil.

Lewat banyaknya perusahaan besar yang beliau bangun dan besarnya kesuksesan yang didapatkan, pernah menobatkan Sudono Salim sebagai salah satu tokoh 100 orang terkaya di dunia dan orang terkaya nomor 1 di Indonesia.

Di akhir masa orde baru dengan adanya reformasi politik, banyak usaha dari Sudono Salim menurun dan rumahnya mengalami penjarahan. Hal ini menyebabkan beliau harus berpindah ke Singapura dan menghabiskan sisa hidupnya disana. Sudono Salim meninggal di Singapura pada 10 Juni 2012 dan bisnisnya kini dilanjutkan oleh anaknya Anthony Salim.

Pelajaran Hidup Dari Seorang Sudono Salim

Nama besar Sudono Salim didapatkan bukan dengan jalan yang mudah, diterpa serba kekurangan dan ancaman kelaparan juga beratnya beban yang harus dipikul sebagai seorang kepala keluarga, tentang kegigihan dan kecerdasannya dalam berbisnis sepatutnya kita teladani.

Pantang Menyerah

Ketika berada dalam sebuah kesulitan, kita tidak boleh menyerah dan harus tetap berusaha mencari celah untuk hidup. Pandai-pandailah dalam menilai situasi dengan belajar dari pengalaman dan kisah hidup orang lain.

Kepindahannya ke Indonesia nyatanya membawa banyak manfaat bagi masyarakat. Adanya Salim Group, produk-produknya memudahkan kebutuhan hidup masyarakat. Kisah hidupnya juga menjadi teladan bagi banyak pebisnis lainnya.

Berjuang dari Nol

Terlahir dari keluarga yang miskin bukanlah hal yang harus diratapi. Namun semangat hidupnya untuk merubah garis keturunannya adalah hal besar yang harus kita turuti.

Demikianlah kisah hidup dan pelajaran yang bisa Anda ambil dari sosok Sudono Salim, pengusaha besar, yang sekalipun telah wafat namun kesuksesannya tetap dikenang sebagai hal yang gemilang dan meninggalkan catatan hebat di dunia bisnis.

Cara dan Syarat Membuat NPWP Online

Bagi Pegawai dan Pengusaha dewasa ini NPWP sudah menjadi tuntutan kerja. Masalahnya karena dituntut berbagai kesibukan atau karena padatnya jadwal kantor, maka mengurus NPWP dianggap sebagai hal yang merepotkan.

Persoalan tersebut kini telah diantisipasi oleh pemerintah dalam hal ini Dirjen Pajak dengan membuat layanan online pengurusan NPWP. Akan tetapi, timbul masalah lain yakni tidak semua orang mengetahui informasi ini dan yang sudah tahu pun terkadang tidak mengerti cara membuat NPWP Online ini.

Nah! Bagi Anda yang sedang mencari-cari panduan mengurus NPWP secara online, berikut ini adalah tutorialnya:

Tutorial Membuat NPWP Online

Sebenarnya, ada tiga cara bikin NPWP yaitu secara langsung, lewat perantara kantor pos (mengirim formulir), dan terakhir secara online. Untuk cara pertama dan kedua tidak akan dijelaskan secara rinci di sini. Untuk cara ketiga, berikut panduan detailnya:

  • Akses Laman https://ereg.pajak.go.id/
  • Anda akan diarahkan ke halaman “login”, jika belum pernah membuat akun pilih menu daftar

  • Setelah itu Anda akan diarahkan ke halaman pendaftaran akun, masukan alamat email dan kode captcha, bila selesai klik daftar.

  • Kemudian Anda akan mendapatkan pemberitahuan sebagai berikut, perhatikan bagian warna merah:

  • Cek email Anda, dan klik link yang diberikan seperti contoh berikut ini:

  • Klik link dan Anda akan diarahkan pada halaman pendaftaran langkah 2:

  • Isikan data diri dengan benar dan lengkap, selanjutnya Anda tinggal menunggu email konfirmasi, jika data diri Anda benar berselang 1 minggu Anda akan dikirimi NPWP. Tapi jika belum benar Anda diharuskan mengirim ulang formulir yang baru dengan data yang benar.

Perlu diperhatikan bahwa data di situs pendaftaran NPWP online ini telah terintegrasi dengan data Dukcapil, jadi Anda tidak bisa sembarangan mengisi NIK. Intinya, cara membuat NPWP online adalah bahwa data harus valid dan benar!

Syarat Membuat NPWP

Untuk membantu Anda agar tidak salah saat melakukan proses daftar npwp online, maka berikut ini adalah persyaratan yang harus Anda siapkan:

  • Untuk Anda yang berprofesi sebagai karyawan syaratnya adalah cukup KTP bagi WNI atau Paspor/KITAP/KITAS bagi WNA.
  • Bagi Anda yang seorang pengusaha/pekerjaan bebas, persyaratan membuat npwp sedikit berbeda, yakni:
    • Dokumen identitas pribadi
    • Dokumen tempat usaha, yang terdiri atas:
      • Surat pernyataan yang berisi jenis dan tempat usaha bermaterai; atau
      • Keterangan elektronik atau tertulis yang berisi bahwa wajib pajak adalah mitra usaha dari penyedia jasa aplikasi online
    • Pengusaha/pekerjaan bebas yang usahanya berada di wilayah lain/bukan tempat tinggal, syaratnya adalah:
      • Foto Copy NPWP Pribadi
      • Melampirkan salah satu dokumen, bisa surat pernyataan bermaterai yang menunjukkan lokasi usaha, atau keterangan tertulis/elektronik yang menyatakan bahwa wajib pajak adalah mitra usaha penyedia jasa aplikasi online

Contoh Surat Pernyataan Kegiatan Usaha Wajib Pajak

Untuk Anda yang masih bingung mengenai contoh surat pernyataan kegiatan usaha wajib pajak, berikut adalah contohnya:

Adapun tata cara pengisian dari surat pernyataan diatas adalah sebagai berikut:

Angka 1:

Bisa diisi dengan nama Anda atau yang mewakili

Angka 2:

Di kosongkan jika yang mendaftar adalah wajib pajak (WP) pribadi dan belum mempunyai NPWP serta tidak diwakilkan. Jika WP OPPT di isi NPWP Pusat, dan jika WP badan di isi oleh Pengurus.

Angka 3:

diisi dengan alamat tempat kegiatan usaha milik Wajib Pajak atau tempat tinggal wakil Wajib Pajak yang mengajukan permohonan pendaftaran diri untuk memperoleh NPWP dan/ atau permohonan pengukuhan Pengusaha Kena Pajak.

Angka 4:

diisi dengan nama Wajib Pajak Badan yang mengajukan permohonan pendaftaran diri untuk memperoleh NPWP dan/ atau permohonan pengukuhan Pengusaha Kena Pajak.

Angka 5:

diisi dengan NPWP pusat. Dalam hal permohonan diajukan oleh Wajib Pajak Badan atas nama sendiri dan belum memiliki NPWP, maka angka 5 ini dikosongkan.

Angka 6:

diisi dengan alamat tempat kedudukan Wajib Pajak Badan yang mengajukan permohonan.

Angka 7:

diisi dengan rincian kegiatan usaha atau pekerjaan bebas yang dilakukan Wajib Pajak yang mengajukan permohonan.

Angka 8:

diisi dengan alamat kegiatan usaha / pekerjaan bebas.

Angka 9:

diisi dengan tempat dan tanggal surat pernyataan dibuat.

Angka 10:

diisi dengan tanda tangan Wajib Pajak orang pribadi / wakil Wajib Pajak. Untuk Wajib Pajak Badan diberikan stempel Badan.

Fungsi dan Manfaat NPWP

Setelah kita secara panjang lebar membahas mulai dari buat npwp online hingga surat pernyataan, tentu kita juga perlu tahu apa sih sebenarnya fungsi dan manfaat dari NPWP itu sendiri. Nah! Berikut ini akan kami jelaskan untuk Anda:

Apa Itu NPWP?

NPWP adalah nomor yang diberikan kepada seorang wajib pajak yang berguna untuk tanda pengenal dalam hal wajib pajak melaksanakan hak dan kewajibannya. NPWP juga dikenal sebagai sarana administrasi untuk perpajakan.

Fungsi NPWP

Dari segi administratif perpajakan, fungsi dari NPWP dapat dibagi kedalam tiga hal yakni:

  • Administrasi Perpajakan
  • Sebagai pengenal atau data identitas WP dalam hal melaksanakan kewajiban pajaknya. Seperti, saat pelaporan Pajak (SPT) dan lainya
  • Sebagai alat menjaga ketertiban dan pengawasan administrasi perpajakan.

Manfaat NPWP

Di luar sana ada banyak sekali manfaat dari NPWP yang tidak disebutkan dalam artikel ini. Sebagai gambaran berikut adalah manfaat penting memiliki NPWP:

  • Kelengkapan dokumen impor
  • Sebagai syarat mendapatkan kredit bank
  • Syarat administrasi ketika membuat rekening koran di bank
  • Syarat membuat SIUP
  • Syarat membuat Paspor

Masih banyak kegunaan NPWP dalam kehidupan masyarakat, khususnya bila berhubungan dengan lembaga-lembaga resmi negara. Terkadang juga dipakai sebagai syarat membuat npwp untuk melamar kerja, jadi meskipun Anda bukan pegawai atau pengusaha memiliki NPWP juga penting.

Demikianlah ulasan lengkap cara membuat NPWP online untuk Anda yang masih bingung dan sampai saat ini galau karena belum memiliki NPWP.