Belajar Dari Anthony Salim, Generasi ke-2 Si Bos Indomie

  • 2 min read
  • Jun 27, 2020
Anthony Salim

Iklan indomie, siapa sih yang tidak pernah tahu? Senjata uniknya di televisi yang begitu khas ialah lagu “indomie seleraku”. Adakah yang mengetahui siapakah pemilik atau bos besar dari mie instan ternama ini? ya, jawabannya adalah Anthony Salim.

Anthony Salim atau yang akrab disapa Liem Hong Sien pernah menjadi sosok familiar dan terkenal karena masuk dalam nominasi 10 tokoh bisnis yang sangat populer serta berpengaruh di tahun 2005. Peringkat ini diberikan oleh Warta Ekonomi atas keberhasilannya membangkitkan Group Salim dari kegagalan ekonomi pada tahun 1998.

Sosok menginspirasi ini lahir pada tanggal 15 Oktober 1949 di Kudus dan saat ini berusia 71 tahun. Isterinya bernama Margareth Salim, dan memiliki anak bernama Axton Salim, Alston Stephanus, dan Astrid Salim. Di usianya yang sekarang ini, ia telah berhasil membanggakan seluruh keluarga bahkan seluruh warga Indonesia, sebab prestasinya di dunia bisnis yang cukup cemerlang.

Kekayaan

Berawal dari keteguhannya berbisnis dan membangun karir, akhirnya perusahaan mie instan dan tepung terigu ini tetap eksis hingga saat ini. Bahkan ia pernah dinobatkan oleh Majalah Globe Asia sebagai Taipan atau Konglomerat terkaya nomor 3 di Indonesia. Kekayaannya mencapai 3 miliar Dolar Amerika atau mencapai 27 triliun rupiah.

Kekayaannya itu tidak hanya diperoleh dari dua perusahaan yang sedang digeluti saja, tetapi juga rajin menanamkan saham di berbagai perusahaan lain, baik saham yang bersifat listed maupun non listed.

Perjalanan Bisnis

Ayahnya, Sudono Salim sosok yang mendirikan Salim Group inilah inspirasi utama semangat Anthony Salim. Salim Group ini pernah meraih masa keemasan pada tahun 1998. Bahkan di majalah internasional pernah menyebutkan bahwa Sudono Salim dinobatkan sebagai orang terkaya di Indonesia.

Meski beberapa kali mengalami kegagalan akibat mendera hutang perusahaan Salim Group, Anthony Salim tidak pernah menyerah. Ia memanfaatkan sebaik mungkin perusahaan yang masih tersisa, diantaranya PT. Indofood Sukses Makmur Tbk, PT. Bogasari Flour Mills. Yang saat ini menjadi perusahaan mie instan dan perusahaan tepung terigu terbesar di dunia. Amazing!

Perusahaan

Ada dua perusahaan yang paling berpengaruh dalam hidup Anthony Salim, diantaranya PT. Indofood Sukses Makmur Tbk, PT. Bogasari Flour Mills. Contoh produk yang sangat dikenal masyarakat Indonesia adalah mie instan Indomie, Supermi, Sarimi. Siapa yang tidak pernah makan mie instan itu? Pasti jawabannya pernah.

Selain mie instan ada juga produk tepung terigu Kunci Biru, Segitiga Biru, dan Cakra Kembar. Masih banyak produk Indofood yang saat ini bisa kita nikmati, seperti Indomilk, Minyak Goreng Bimoli, Dan Mentega Simas Palmia. Semua produk ini dihasilkan dari PT. Indofood dan merupakan prestasi yang cukup membuat siapa saja terkagum. Tips utama untuk memimpin perusahaan adalah komunikasi yang baik dengan para karyawan. Karena mau bagaimanapun juga sebuah bisnis akan berjalan dengan baik jika seluruh elemennya juga mampu bekerja sama dengan baik.

Saat ini ia teguh dengan prinsip membangun PT. Indofood agar tetap berinovasi demi mendukung kebutuhan masyarakat baik di dalam negeri bahkan sampai ke luar negeri. Tidak hanya itu, Antony juga bekerjasama dengan perusahaan Nestle untuk mendapatkan pasar yang jauh lebih besar. Beberapa usaha besar seperti penyerahan saham senilai 50% juga ia lakukan agar ia lebih mudah dalam berekspansi keluar negeri. Hebat!

Keteladanan Anthony Salim ini wajiblah kita perhatikan. Sebab keteguhan hatinya dalam membangun kembali perusahaan yang telah mengalami kegagalan adalah hal yang luar biasa dan memang bisa menjadi pelajaran para pebisnis lainnya.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: