Cara Jualan di Tokopedia

Cara Jualan di Tokopedia; Step By Step

Ketahui cara jualan di Tokopedia Step by Step untuk mendapatkan kinerja yang efektif dan efisien dalam mengelola toko online Anda.

E-Commerce asal Indonesia kini telah mampu bersaing dengan platform jual beli online lain di dunia. Salah satunya adalah Tokopedia. Bahkan, dalam beberapa dekade mendatang Pasar E-Commerce Indonesia ini akan menjadi salah satu platform terbaik di Asia.

Dalam artikel ini, akan diulas secara lebih detail bagaimana cara jualan di Tokopedia untuk mendapatkan kinerja yang maksimal dari toko online Anda. Tentu tujuan akhirnya adalah untuk mendapatkan profit maksimal.

Apa Itu Tokopedia?

Sebelum membahas terlebih dahulu, mari kita bernostalgia untuk mengenal kembali apa itu sesungguhnya Tokopedia.

Tokopedia dimulai pada tahun 2009 dan saat ini merupakan pasar E-Commerce terbesar pertama di Indonesia pada 2019 lalu. Lihat artikel sebelumnya Pertumbuhan Perusahaan E-Commerce di Indonesia

Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa perusahaan besar, termasuk Alibaba dan SoftBank, telah banyak berinvestasi di perusahaan tersebut dengan pendanaan mencapai jauh di atas angka USD 1 miliar.

Model bisnis Tokopedia membawa beberapa kesamaan dengan Taobao (China) beberapa tahun yang lalu.

Di sini, Anda akan menemukan lebih dari 4 juta penjual, yang sebagian besar melakukan penjualan dengan model C2C. Produk-produk di Tokopedia sebagian besar berada di segmen harga rendah hingga menengah untuk melayani penduduk lokal.

Dalam beberapa dekade mendatang, Tokopedia mungkin akan mencapai suatu titik keberhasilan paling gemilang ketika akan berpindah dari C2C ke B2C, dan lebih fokus pada produk asing (kelas atas).

Namun, karena Indonesia membutuhkan waktu yang lebih dalam hal pertumbuhan ekonomi, perkembangan Tokopedia mungkin membutuhkan waktu lebih.

Mengapa Tokopedia Saat Ini Menarik?

Berbeda dengan kompetitornya seperti Shopee dan Lazada, Tokopedia hanya tersedia di Indonesia. Sedangkan persaingnya telah tersedia di hampir semua negara ASEAN, termasuk Malaysia, Filipina, Vietnam, Thailand, dan Singapura.

Lantas kalau Tokopedia hanya ada di Indonesia, apa yang membuatnya begitu menarik?

Untuk memahami hal ini, kita perlu mengetahui bagaimana lanskap E-Commerce Indonesia akan berubah. Sebagaimana pembahasan di bawah ini.

Sekilas Pasar E-Commerce Indonesia

Indonesia adalah negara terkaya di Asia Tenggara dan dengan jumlah penduduk terbesar, yaitu sekitar 270 juta orang

Penetrasi internet dan seluler masih sangat rendah, tetapi akan tumbuh pesat dalam beberapa dekade mendatang

Pasar E-Commerce Indonesia akan tumbuh paling pesat di Asia Tenggara, dari nilai pasar sebesar USD 1,5 miliar pada 2015, menjadi USD 48 miliar pada 2025. Thailand, di sisi lain, akan memiliki pasar E-Commerce terbesar kedua. senilai USD 11,1 miliar pada tahun 2025. Itu akan kurang dari 20% pasar E-Commerce Indonesia

Di Negara Mana Saja Tokopedia Tersedia?

Seperti yang disebutkan sebelumnya, Tokopedia saat ini hanya tersedia di Indonesia. Bukalapak adalah situs web E-Commerce lokal lain yang hanya tersedia di negara tersebut.

Dengan populasi 270 juta dan pasar E-Commerce yang akan tumbuh secara signifikan dalam dekade mendatang, ekspansi mungkin tidak diperlukan untuk saat ini. Ini adalah sesuatu yang secara resmi diklaim oleh CEO Tokopedia.

Juga, itu semua tergantung bagaimana Indonesia akan berkembang secara ekonomi.

Cepat atau lambat, Tokopedia dan Bukalapak mungkin perlu pindah ke luar negeri dan bertarung langsung dengan perusahaan seperti Lazada dan Shopee.

Produk Apa yang Paling Populer di Tokopedia?

Sebelum Anda memutuskan untuk memasuki pasar luar negeri, penting bagi Anda untuk melakukan analisis pasar, memeriksa persaingan dan mengkonfirmasi potensi volume penjualan.

Di sini, kategori produk memainkan peran penting. Di bawah ini Anda dapat menemukan produk-produk terpopuler di Tokopedia pada tahun 2018:

  • Seluler & Elektronik: 22%
  • Mode: 12%
  • Bahan makanan: 11%
  • Gaya Hidup & Hobi: 10%
  • Rumah dan Tempat Tinggal: 9%
  • Mainan: 9%
  • Kecantikan: 5%
  • Kesehatan & Kebugaran: 5%
  • Olahraga: 4%
  • Ibu & Bayi: 4%

Siapakah Pendiri Tokopedia?

William Tanuwijaya lahir pada tahun 1981 dan salah satu pendiri Tokopedia. Dia seorang wirausaha mandiri yang mewakili Indonesia sebagai Pemimpin Global Muda di World Economic Forum, misalnya. Lebih detail simak artikel tentang 4 Pengusaha Sukses Pendiri Startup Asli Indonesia

Cara Jualan di Tokopedia; Step by Step

Langkah paling awal dari cara jualan di Tokopedia, sebelum memulai mengupload produk dan menjual produk Anda adalah membuat akun terlebih dahulu. Adapun langkah detailnya dijelaskan pada tutorial berikut ini:

1. Buat Akun di Tokopedia

Buka Play Store atau App Store dan cari aplikasi Tokopedia, kemudian lakukan instalasi sebagaimana aplikasi lainnya. Di Play Store ada aplikasi khusus bernama “Tokopedia Seller”, bila ingin menjadi penjual di Tokopedia. Namun, sebelumnya Anda harus punya akun pembeli untuk dapat menggunakan aplikasi ini. Adapun cara untuk mendaftar akun pembeli adalah sebagai berikut:

  • Pilih “Daftar” atau “Gabung Sekarang”
  • Masukan nomor HP yang akan kamu gunakan, pastikan nomor HP aktif atau digunakan di WhatsApp. Kemudian “Klik Daftar”
  • Setelah itu, Anda akan mendapatkan kode one time password atau biasa disingkat OTP di Nomor Anda atau di nomor WhatsApp Anda. Pastikan memilih cara verifikasi yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
  • Selanjutnya, masukan nama dengan benar, pastikan sesuai dengan tulisan yang tertera di KTP. Mengapa demikian? Sebab, nanti akan berguna ketika Anda ingin memindahkan saldo ke rekening Anda.
  • Setelah selesai, klik opsi “Selanjutnya” dan pendaftaran Anda telah selesai.

2. Buat Toko Online di Tokopedia

Tentu cara jualan di Tokopedia yang wajib Anda lakukan adalah dengan membuat toko online di platform ini. Untuk membuat toko, ikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Pertama, buka aplikasi Tokopedia terlebih dahulu. Di kolom pencarian ketikan “buka toko”, atau cari saja di tampilan menu opsi tersebut.
  • Klik opsi tersebut, selanjutnya Anda akan dialihkan ke halaman buka toko.
  • Kemudian tuliskan nama toko Anda. Pastikan menuliskannya dengan benar, sebab nama toko yang sudah terlanjur ditulis tidak bisa diubah lagi. Tuliskan juga nama domain dari tokomu. Contohnya sebagai berikut:
    • Nama toko: jualan
    • Nama domain: tokopedia.com/jualan
  • Jika sudah selesai, Anda akan diarahkan ke halam survei singkat sebagai prosedur Tokopedia. Isi sesuai dengan keyakinan Anda.
  • Selanjutnya, isikan data toko Anda yang terdiri atas:
    • Alamat jalan
    • Kelurahan
    • Kecamatan
    • Kode Pos
  • Ini berguna sebagai standar alamat pengiriman. Pastikan isi dengan benar sesuai dengan KTP Anda. Selanjutnya, pilih “Simpan”

  • Langkah terakhir adalah tambahkan produk-produk yang Anda jual. Pastikan foto produk Anda menarik dan isi detail dari produk tersebut serta harganya.

Tips Cara Jualan di Tokopedia

1. Gunakan Tokocash: e-Wallet untuk Tokopedia

Memastikan pembayaran yang aman, terjamin, dan tidak ribet sangat penting untuk keberhasilan setiap Commerce, apapun ukuran dan skala bisnisnya.

Tokopedia memastikan solusi pembayaran yang mulus bagi para penjualnya. Penjual diharuskan membuka rekening escrow yang pada akhirnya terintegrasi dengan Tokopedia. Ini memastikan transfer uang ke rekening bank lokal.

Selain memperluas portofolio layanannya dengan merambah ke FinTech, dan meminjamkan, Tokopedia juga berencana membangun sistem pembayaran atau solusi gateway pembayarannya sendiri.

Tokopedia memiliki E-Wallet sendiri yang disebut Tokocash, yang kemudian diganti dengan dompet canggih dan kuat yang disebut OVO. OVO telah berhasil mendapatkan dukungan dari beberapa investor besar.

Dengan lanskap eCommerce yang terus berubah dan pertumbuhan ekonomi yang pesat, Indonesia akan memiliki potensi pertumbuhan yang tinggi. Sangat penting bagi bisnis untuk menyadari skenario pasar, masa lalu, sekarang, dan masa depan agar tetap kompetitif.

2. Gunakan Teknik Cross-Selling dan Upselling

Cross-selling merupakan teknik memikat konsumen agar membeli produk pelengkap dari produk yang telah dimiliki sebelumnya. Misalnya, konsumen telah membeli baju, tawarkan produk celana yang matching dengan baju yang dibeli konsumen. Sedangkan Upselling, merupakan teknik memikat konsumen dengan merekomendasikan produk yang kualitasnya lebih (setidaknya satu tingkat) dibandingkan dengan produk yang sedang dicari konsumen. Sebagai contoh, konsumen ingin beli laptop dengan RAM 2 GB seharga 3 juta, Anda menawarkan produk laptop dengan RAM 4 GB, seharga 4 juta.

Demikianlah cara jualan di Tokopedia, dari overview tentang produk hingga cara membuka toko di Tokopedia hingga tips jualan di sana. Semoga bermanfaat.

One thought on “Cara Jualan di Tokopedia; Step By Step”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *