Arsip Kategori: Tips Bisnis

Berbagai tips bisnis dilengkapi dengan ilustrasi untuk memudahkan Anda dalam mengelola bisnis di era milineal ini.

Fintech Syariah, Karakteristik, Layanan dan Contohnya

Teknologi canggih, dari blockchain hingga kecerdasan buatan, mengubah layanan keuangan. Keuangan Islam pun tidak berbeda. Fintech syariah kini bermunculan di negara-negara Islam dan non-Islam, memiliki target untuk memenangkan pasar dari jutaan pemuda Muslim dan memperluas layanan keuangan kepada mereka yang tidak memiliki rekening bank.

Muslim membentuk sekitar seperempat dari populasi dunia dan merupakan kelompok agama yang tumbuh paling cepat.  Dengan demikian, potensi pasar jasa keuangan syariah sangat besar. Usia rata-rata Muslim secara global adalah 24 tahun, membuat mayoritas “digital natives” siap untuk solusi keuangan Islam digital.

Fintech Syariah merupakan layanan keuangan yang menggabungkan aspek kepatuhan syariah dengan keuangan digital. Hal ini memudahkan umat Islam untuk mengakses tabungan, investasi, asuransi, dan hipotek yang sejalan dengan prinsip keimanan mereka.

Karakteristik Utama dari Investasi Halal atau Syariah

  • Dilarang mengambil keuntungan dari hutang
  • Pembayaran bunga dilarang
  • Berinvestasi dalam bisnis yang mendapat untung dari alkohol, senjata, tembakau, dan perjudian dilarang
  • Penghasilan dihasilkan melalui pembagian keuntungan
  • Aset riil harus mendukung instrumen keuangan Islam

Mewujudkan fintech Islami

Bisnis yang menawarkan solusi investasi Islam secara digital harus memberikan dua hal: kepatuhan dan akses.

1. Operasional yang Sesuai Syariah

Untuk memastikan kepatuhan terhadap hukum syariah, fintech harus memenuhi seperangkat aturan yang rumit. Biaya bunga, atau riba, dilarang. Begitu pula investasi dalam “saham yang dilarang” dari bisnis yang memperoleh keuntungan dari alkohol, senjata, tembakau, dan perjudian.

Aturan tersebut juga melarang keuntungan dari hutang dan mengharuskan investasi untuk didukung oleh aset nyata. Hal ini yang kemudian menginisiasi pembuatan Sukuk — sertifikat keuangan yang sesuai dengan syariah, mirip dengan obligasi, yang memberikan investor sebagian kepemilikan atas aset yang mendasarinya.

2. Teknologi yang Tepat

Untuk akses, memilih teknologi yang tepat adalah kuncinya. Fintech menyebarkan beragam platform pembayaran halal, dompet elektronik, asuransi, dan layanan pengiriman uang melalui aplikasi ponsel. Bank Islam digital baru seperti Niyah Inggris dan Insha Jerman menawarkan produk bebas bunga melalui saluran serupa.

Selain pengiriman produk, teknologi perusahaan fintech berjanji untuk mendukung keuangan Islam dengan mendorong efisiensi dan mengurangi biaya. Pada gilirannya, ini dapat memotong biaya layanan pembayaran dan transaksi.

Teknologi seperti kecerdasan buatan juga dapat membantu meningkatkan kepatuhan. Jika diterapkan dalam skala besar, Blockchain memiliki potensi untuk mengurangi risiko transaksi penipuan. Emirates Islamic Bank sudah menggunakan teknologi untuk mengautentikasi cek kertas di Uni Emirat Arab.

Pengertian dan Contoh Layanan Fintech Syariah

Berdasarkan paparan mengenai karakter fintech di atas, DinarStandard telah mendefinisikan fintech Islam sebagai, “teknologi fintech secara eksponensial meningkatkan layanan keuangan Islam abad ke-20, operasi, model bisnis, dan keterlibatan pelanggan.”

1. Layanan Pendanaan

Setoran berbasis Deposit (bisa juga berdasarkan Qard), layanan Akun investasi, dan Pembayaran, penagihan, dan manajemen likuiditas yang sesuai dengan Syariah. Contoh perusahaan fintech yang menyediakan jasa ini adalah PayHalal (Souqa Fintech Sdn Bhd, Malaysia), AmalPay (Malaysia), Platform Akun Investasi (IAP –Malaysia).

2. Layanan Modal Kerja

Yakni Modal kerja Murabahah, Murabahah / Wakala / Mudharabah / Surat Kredit. Contoh perusahaan fintech syariah yang menyediakan layanan ini adalah Waqfe – Bahrain (penyedia platform perbankan digital).

3. Pembiayaan

Layanan pembiayaan fintech syariah dengan akad Murabahah / Mudaraba / Musharaka /Pembiayaan Salam / Istisn’a / Ijara, Keuangan Mikro Syariah. Perusahaan yang menyediakan layanan ini adalah Ethis Crowd – Singapura, Indonesia, Malaysia, Australia dan Blossom Finance.

4. Pasar Modal

Layanan yang diberikan berupa treasury Bank Islam, Sukuk (Obligasi Islam). Perusahaan yang menyediakan layanan ini adalah Adab Solution (pertukaran Crypto).

5. Manajemen Kekayaan

Layanan fintech syariah yang berupa manajemen kekayaan yang sesuai dengan Syariah untuk ritel dan HNWI. Disediakan oleh Wahed – AS (investasi penasehat Robo platform) dan HelloGold (emas berbasis blockchain investasi).

6. Asuransi

Mencangkup layanan Asuransi dan re-Asuransi, perusahaan yang menyediakan layanan ini yaitu Uplift Mutuals dan Insure Halal

Perusahaan fintech syariah dewasa ini semakin terlihat posisi dan urgensinya dalam meningkatkan inklusi keuangan baik di Indonesia maupun secara global.

Dua Orientasi yang Terdapat Pada Studi Kelayakan Usaha, Apa Itu?

Terdapat dua orientasi pada studi kelayakan usaha, apa itu? Jawabannya adalah laba dan atau tidak laba. Mengapa demikian? Berikut penjelasannya.

Pengertian Studi Kelayakan Usaha

Singkatnya, studi kelayakan adalah tahap desain awal untuk setiap proyek atau rencana. Sesuai dengan namanya, studi kelayakan adalah analisis kelayakan suatu gagasan.

Studi kelayakan membantu menjawab pertanyaan penting berupa “haruskah kita melanjutkan dengan ide yang diusulkan?”

Studi objektif dapat diselesaikan dalam hubungannya dengan proses perencanaan SWOT, yang melihat kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang mungkin ada secara eksternal (lingkungan) atau internal (sumber daya).

Melalui studi kelayakan usaha Anda akan dapat menentukan:

  • Apakah perusahaan memiliki sumber daya atau teknologi yang dibutuhkan; dan
  • Apakah rencana atau ide menjamin pengembalian yang wajar antara risiko dari investasi.

Siapa Saja yang Memerlukan Studi Kelayakan Usaha?

Studi kelayakan dapat digunakan oleh siapapun dan dengan cara apapun, dan berfokus pada usaha bisnis yang diusulkan. Petani dan siapapun yang memiliki ide bisnis harus melakukan studi kelayakan untuk menentukan apakah ide layak atau tidak.

Menentukan sejak awal bahwa sebuah ide bisnis tidak akan berhasil akan menghemat waktu, uang, dan tentu kekecewaan.

Tentu saja, sebagaimana dinyatakan di atas bahwa terdapat dua orientasi pada studi kelayakan usaha yakni menentukan apakah ide akan menghasilkan laba atau tidak.

Isi dan Format Studi Kelayakan Usaha

Studi kelayakan yang paling umum harus mencakup bagian-bagian berikut:

  • Ringkasan Eksekutif
  • Deskripsi Produk atau Layanan
  • Pertimbangan Teknologi
  • Pasar Produk atau Layanan
  • Identifikasi Pasar Tertentu
  • Strategi Pemasaran
  • Struktur Organisasi
  • Susunan Acara
  • Proyeksi Keuangan

Perusahaan harus berhati-hati untuk TIDAK mengikuti pola kelayakan secara membabi buta. Studi kelayakan yang dirancang dengan baik adalah studi yang difokuskan dan berpusat pada organisasi bisnis.

Jenis Studi Kelayakan

  • Teknis – perangkat keras dan perangkat lunak; yang ada atau baru; keterampilan kepegawaian
  • Keuangan – investor pemangku kepentingan awal dan masa depan; Tolok ukur ROI
  • Pasar- jenis industri; karakteristik pemasaran; pertumbuhan pasar; lingkungan persaingan; proyeksi penjualan
  • Struktur organisasi; hukum; kompetensi tim manajemen

Tahap Melakukan Studi Kelayakan Usaha

1. Analisis Awal

Untuk mengevaluasi alternatif secara efisien, studi pra-kelayakan sering dilakukan setelah membahas serangkaian ide atau skenario bisnis.

Studi pra-kelayakan ini membantu untuk “membingkai” dan “menyempurnakan” skenario bisnis tertentu, dengan hanya beberapa yang dipelajari lebih mendalam. Tidak jarang selama analisis pendahuluan ini, jumlah alternatif bisnis yang dipertimbangkan dikurangi dari titik awal awal.

Selama langkah pertama ini, Anda dapat menyelidiki berbagai cara untuk mengatur bisnis dan / atau untuk memposisikan produk di pasar. Ini seperti perjalanan eksplorasi dan Anda mungkin mengambil beberapa jalur sebelum mencapai tujuan Anda.

Hanya karena analisis awal negatif tidak berarti bahwa ide Anda tidak layak. Terkadang batasan atau kekurangan dalam ide bisnis Anda dapat diperbaiki.

Jika temuan membawa Anda untuk melanjutkan studi kelayakan, pekerjaan Anda mungkin telah menyelesaikan beberapa masalah dasar.

Seorang konsultan dapat membantu Anda dengan prastudi kelayakan, tetapi Anda harus dilibatkan. Ini adalah kesempatan bagi Anda untuk memahami isu-isu perkembangan bisnis.

2. Penilaian Pasar

Penilaian pasar akan membantu menentukan kelayakan produk atau layanan yang diusulkan di pasar. Hal ini juga akan membantu mengidentifikasi permintaan di pasar, dan berapa harganya.

Jika tidak ada peluang yang ditemukan, mungkin tidak ada alasan untuk melanjutkan studi kelayakan lebih jauh. Jika peluang ditemukan, penilaian pasar dapat memberikan fokus dan arahan dalam pembangunan skenario bisnis untuk diteliti dalam studi kelayakan.

Penilaian pasar akan memberikan banyak informasi untuk bagian kelayakan pemasaran dari studi kelayakan

3. Struktur Organisasi

Langkah dalam analisis kelayakan ini berkaitan dengan organisasi. Persyaratan kepegawaian, termasuk manajemen dan penyelarasan tenaga kerja dipelajari. Berapa banyak pekerja yang dibutuhkan untuk berapa lama? Sumber daya lain apa yang akan dibutuhkan?

4. Kontrol Keuangan

Penting untuk membuat neraca hari pembukaan. Pada langkah ini, upaya pertama untuk pendapatan dan pengeluaran yang diproyeksikan harus Anda uji coba.

5. Titik Kerentanan

Faktor-faktor internal proyek dan menunjukkan kerentanan terhadap langkah-langkah jangka pendek atau jangka panjang proyek harus ditinjau dan dianalisis. Hal ini kemudian dapat dikontrol atau dihilangkan.

6. Hasil dan Kesimpulan

Kesimpulan dari studi kelayakan harus menguraikan secara mendalam berbagai skenario yang diperiksa. Pimpinan proyek perlu memeriksa studi kelayakan secara cermat dan menantang asumsi yang mendasarinya. Inilah saatnya Anda bersikap skeptis.

Jangan berharap satu alternatif untuk “jump of the page” sebagai skenario terbaik. Studi kelayakan tidak tiba-tiba menjadi positif atau negatif. Saat Anda mengumpulkan informasi dan menyelidiki alternatif, tidak ada hasil positif atau negatif yang dapat muncul.

Kemudian, keputusan apakah akan melanjutkan seringkali tidak jelas. Batu sandungan besar mungkin muncul yang meniadakan proyek. Terkadang kelemahan tersebut bisa diatasi. Jarang sekali analisisnya memberikan hasil yang sangat positif.

Studi ini akan membantu Anda menilai trade-off antara risiko dan manfaat untuk bergerak maju dengan proyek bisnis.

Anda harus ingat bahwa bukan tujuan dari studi kelayakan atau peran konsultan untuk memutuskan apakah akan melanjutkan rencana bisnis atau tidak.

Peran pemimpin proyek untuk membuat keputusan ini, menggunakan informasi dari studi kelayakan dan masukan dari konsultan.

7. Keputusan Melanjutkan atau Tidak Melanjutkan

Keputusan go/no-go adalah salah satu yang paling penting dalam pengembangan bisnis. Ini adalah titik tidak bisa kembali. Setelah Anda memutuskan untuk mengejar skenario bisnis, biasanya tidak ada jalan untuk mundur.

Studi kelayakan akan menjadi sumber informasi utama dalam pengambilan keputusan ini. Ini menunjukkan pentingnya studi kelayakan yang dikembangkan dengan baik.

Itulah mengapa kemudian terdapat dua orientasi pada studi kelayakan usaha, yakni lanjut atau tidak lanjut, laba atau tidak laba, untuk atau tidak untung. Anda yang menentukan mana yang akan Anda pilih.

Pengertian Etika Bisnis dan Cara Bertindak Etis dalam Bisnis

Memahami pengertian etika bisnis menjadi sangat relevan ketika disandingkan dengan banyaknya insiden fraud, eksploitasi, dan penipuan yang terjadi dewasa ini.

Sebagai contoh, Bernie Madoff, pendiri Bernard L. Madoff Investment Securities dan mantan ketua bursa NASDAQ, diduga menjalankan skema Ponzi raksasa yang menipu investor hingga $ 50 miliar. 

Menurut tuduhan SEC, Madoff meyakinkan investor untuk memberinya sejumlah besar uang. Sebagai imbalannya, dia memberi mereka pengembalian 8 persen hingga 12 persen yang mengesankan setahun. Tapi Madoff tidak pernah benar-benar menginvestasikan uang mereka. Sebaliknya, dia menyimpannya untuk dirinya sendiri.

Dia mendapatkan dana untuk membayar investor pertama pengembalian mereka (atau uang mereka kembali jika mereka memintanya) dengan membawa investor baru. 

Semuanya berjalan lancar hingga musim gugur 2008, ketika pasar saham anjlok dan banyak investornya meminta uang mereka kembali. Karena dia tidak lagi memiliki uang, permainan berakhir dan dia harus mengakui bahwa semuanya hanyalah satu kebohongan besar.

Kondisi semacam itulah yang menjadi alasan mengapa etika bisnis menjadi sangat penting, baik bagi negara, investor dan maupun pelaku usaha sendiri. 

Pengertian Etika Bisnis

Percaya atau tidak, menjalankan usaha secara etis tidak lain bertujuan untuk melindungi kepentingan perusahaan. Perusahaan yang dapat dipercaya dalam menarik dan mempertahankan pelanggan, karyawan berbakat, dan modal. 

Sebaliknya, ketika nama mereka yang tercemar perusahaan akan kehilangan pelanggan, karyawan juga tidak loyal, bahkan kehilangan kepercayaan investor. 

Mari kita mulai bagian ini dengan menjawab salah satu pertanyaan yang kita ajukan sebelumnya. Apa yang dapat dilakukan individu, organisasi, dan lembaga pemerintah untuk mendorong lingkungan perilaku etis dan bertanggung jawab secara sosial dalam bisnis?

Pertama, tentunya kita perlu mendefinisikan dua istilah: etika bisnis dan tanggung jawab sosial. Kata-kata tersebut sering kali digunakan secara bergantian, tetapi maksudnya tidak sama.

1. Apa itu Etika?

Anda mungkin sudah tahu apa artinya etika yakni mengetahui yang benar dari yang salah dan mengetahui kapan Anda mempraktekkan salah satunya. Sederhananya, kita dapat mengatakan bahwa etika bisnis adalah penerapan perilaku etis dalam konteks bisnis. 

Bertindak etis dalam bisnis berarti lebih dari sekadar mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku. Ini juga berarti jujur, tidak merugikan orang lain, bersaing secara adil, dan menolak untuk menempatkan kepentingan Anda sendiri di atas kepentingan perusahaan Anda, pemiliknya, dan pekerjanya. 

Jika Anda menjalankan bisnis, Anda jelas membutuhkan pemahaman yang kuat tentang apa yang benar dan apa yang salah (tidak selalu merupakan tugas yang mudah). Anda membutuhkan keyakinan pribadi untuk melakukan apa yang benar, meskipun itu berarti melakukan sesuatu yang sulit atau merugikan secara pribadi.

2. Apa Itu Tanggung Jawab Sosial?

Tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility berhubungan dengan tindakan yang mempengaruhi berbagai pihak di lingkungan perusahaan. Perusahaan yang bertanggung jawab secara sosial menunjukkan kepedulian terhadap pemangku kepentingannya.

Siapa pun seperti pemilik, karyawan, pelanggan, dan komunitas tempat perusahaan berbisnis, memiliki kepentingan di dalam perusahaan. 

Bagaimana Mengenali Bahwa Perusahaan Anda Telah Berlaku Etis?

Setiap orang yang terlibat dalam bisnis harus mendorong perilaku etis dalam lingkungan organisasi. Bagaimana kita tahu ketika sebuah organisasi berperilaku etis?

1. Beberapa Ciri Perusahaan Dengan Etika Bisnis yang Baik

Secara umum aktivitas organisasi yang etis mencakup kriteria berikut:

  • Memperlakukan karyawan, pelanggan, investor, dan publik secara adil
  • Menjadikan keadilan sebagai prioritas utama
  • Meminta setiap anggota bertanggung jawab secara pribadi atas tindakannya
  • Mengkomunikasikan nilai dan prinsip inti kepada semua anggota
  • Menuntut dan menghargai integritas dari semua anggota dalam semua situasi

Baik Anda bekerja untuk bisnis atau untuk organisasi nirlaba, Anda mungkin tahu apakah atasan Anda etis atau tidak etis. Karyawan di perusahaan yang secara konsisten membuat daftar “100 Warga Korporat Terbaik” majalah Etika Bisnis menganggap item dalam daftar di atas sebagai bisnis seperti biasa di tempat kerja. 

Perusahaan yang secara rutin memenangkan penghargaan kewarganegaraan yang baik termasuk Procter & Gamble, Intel, Avon Products, Herman Miller, Timberland, Cisco Systems, Southwest Airlines, AT&T, Starbucks Coffee, Merck, dan Medtronic. (Menariknya, karyawan mereka tidak hanya melihat perusahaan mereka sendiri sebagai perusahaan yang etis, tetapi juga cenderung menikmati bekerja untuk mereka.)

2. Beberapa Ciri Perusahaan yang Berperilaku Non-Etis

Sebaliknya, karyawan dengan sikap berikut cenderung curiga bahwa atasan mereka tidak etis sebagaimana mestinya, dengan ciri sebagai berikut:

  • Mereka terus menerus merasa tidak nyaman dengan pekerjaan yang mereka lakukan.
  • Karyawan cenderung keberatan dengan cara mereka diperlakukan.
  • Mereka tidak nyaman dengan cara rekan kerja diperlakukan.
  • Pekerja sering mempertanyakan kesesuaian arahan dan kebijakan manajemen.

3. Contoh Perilaku Tidak Etis Perusahaan

Pada awal 1990-an, banyak pekerja di pusat servis otomotif Sears berbagi kecurigaan tentang kebijakan tertentu, termasuk cara mereka menangani pelanggan. Secara khusus, mereka merasa tidak nyaman dengan skema kompensasi baru yang memberi mereka penghargaan karena menjual keselarasan, pekerjaan rem, peredam kejut, serta suku cadang dan layanan lainnya. 

Mereka yang memenuhi kuota mendapat bonus; mereka yang tidak sering dipecat. Hasilnya seharusnya tidak mengejutkan: Dalam semangat mereka untuk memenuhi kuota dan mempertahankan pekerjaan mereka, beberapa karyawan menyesatkan pelanggan sehingga mereka percaya bahwa mereka membutuhkan suku cadang dan layanan, padahal sebenarnya mereka tidak dibutuhkan. 

Tak lama kemudian, Sears dibanjiri keluhan dari pelanggan — begitu pula aparat penegak hukum — di lebih dari empat puluh negara bagian. Sears menyangkal niat untuk menipu pelanggan tetapi dipaksa tidak hanya untuk menghilangkan komisi penjualan tetapi juga untuk membayar $ 60 juta sebagai pengembalian uang.

Pentingnya Memahami Pengertian Etika Bisnis dan Prakteknya

Idealnya, hukuman penjara, denda berat, dan gugatan perdata seharusnya meredam kesalahan perusahaan, tetapi, sayangnya, banyak ahli menduga bahwa asumsi ini mungkin sedikit terlalu optimis. 

Apapun kondisi lingkungan etis dalam waktu dekat, satu hal yang tampak jelas: Generasi berikutnya yang memasuki bisnis — yang mencakup sebagian besar dari Anda — akan menemukan dunia yang jauh berbeda dengan dunia yang menunggu generasi sebelumnya. 

Rangkuman

  • Adalah kepentingan terbaik perusahaan untuk bertindak secara etis. Perusahaan yang dapat dipercaya lebih mampu menarik dan mempertahankan pelanggan, karyawan berbakat, dan modal.
  • Pengertian etika bisnis adalah penerapan perilaku etis dalam konteks bisnis
  • Bertindak secara etis dalam bisnis berarti lebih dari sekadar mematuhi hukum dan peraturan. Ini juga berarti jujur, tidak merugikan orang lain, bersaing secara adil, dan menolak untuk menempatkan kepentingan Anda sendiri di atas kepentingan atasan dan rekan kerja Anda.
  • Untuk bertindak secara etis dalam situasi bisnis, Anda membutuhkan gagasan yang baik tentang apa yang benar dan salah (tidak selalu merupakan tugas yang mudah).
  • Anda juga membutuhkan keyakinan pribadi untuk melakukan apa yang benar meskipun itu berarti melakukan sesuatu yang sulit atau merugikan secara pribadi.
  • Organisasi etis memperlakukan karyawan, pelanggan, investor, dan publik dengan adil. Mereka menjadikan keadilan sebagai prioritas utama, mengkomunikasikan nilai-nilai inti kepada orang-orang di dalam organisasi, dan menuntut serta menghargai integritas dari semua anggota sambil meminta pertanggungjawaban mereka atas tindakan mereka.

Sejarah terbaru memberitahu kita dengan tegas bahwa pemuda saat ini, banyak di antaranya adalah pemimpin bisnis masa depan, membutuhkan pemahaman yang lebih tajam tentang perbedaan antara apa yang diterima dan tidak diterima secara etis.

Sebagai seorang pemuda, salah satu tugas utama Anda adalah belajar bagaimana mengenali dan menghadapi tantangan etika yang akan Anda hadapi. Salah satunya adalah dengan memahami pengertian etika bisnis.

Cara Menjual Barang di Shopee Teknik Upload Produk

Temukan tips atau cara menjual barang di Shopee dengan memaksimalkan teknik upload produk Anda.

Setelah sebelumnya kita mengulas panduan atau cara menjual produk alias barang di Shopee, dalam artikel ini kita akan sedikit lebih spesifik mengulas mengenai cara upload produk di platform ini agar terlihat luar biasa dan tentu menarik minat konsumen.

Namun, sebelum kita membahas bagaimana teknik upload produk ini, mari kita ulas terlebih dahulu cara kerja dari platform Shopee. Hal ini penting, sebab ini akan menentukan laris tidaknya barang yang Anda jual.

Karakter Platform Jual Beli Online Shopee

Pada artikel sebelumnya, telah di ulas mengenai tiga kunci utama agar jualan online Anda laris. Pertama, searchability atau mudah dicari, kedua tampilan visual, ketiga adalah optimasi toko online Anda. Lihat artikel sebelumnya Cara Menjual Produk di Shopee Secara Profesional untuk penjelasan mengenai tiga kategori ini. Untuk lebih memahaminya lihat gambar di bawah ini.

Ilustrasi di atas cukup banyak merangkum bagaimana daftar produk Anda terhubung dengan bagaimana Anda akan mendapatkan penjualan – mulai dari ditemukan di hasil pencarian hingga memiliki daya tarik visual yang cukup untuk mendapatkan klik hingga menarik pengguna agar melihat Halaman Detail Produk Anda.

Jika Anda sudah Ingat maka mari mulai kita ulas tips upload produk sebagai kunci utama cara menjual barang di Shopee agar laris.

Teknik Upload Produk di Shopee Agar Terlihat Dahsyat

Cara menjual barang di Shopee yang akan dibahas kali ini adalah tentang tips mengupload produk. Ada beberapa step yang harus Anda lewati sebelum benar-benar melakukan upload produk. Anda tidak hanya menyiapkan foto kemudian mengupload dan memberikan label harga saja. Anda perlu melakukan beberapa hal sebelumnya, sebagaimana dijelaskan berikut ini:

1. Melakukan Riset Kata Kunci

Research kata kunci sangat penting bagi produk Anda, sebab ini akan menentukan akurasi sasaran konsumen Anda. Cara menjual barang di Shopee ini juga memungkinkan Anda untuk melihat istilah mana yang memiliki volume pencarian tinggi.

Memublikasikan postingan produk yang tidak dioptimalkan dengan kata kunci dapat sangat mempengaruhi kemampuan penelusuran dan visibilitas produk Anda. Artinya produk Anda tidak akan muncul di hasil pencarian item di Shopee.

Menggunakan Split Dragon Sebagai Alat Research

Split Dragon adalah salah satu alat luar biasa yang dapat Anda gunakan untuk melakukan research kata kunci Anda. Berbeda halnya dengan tool seperti Google Keyword Planner dan SEMrush, Split Dragon merupakan tool yang dapat digunakan secara khusus menargetkan kata kunci yang digunakan dalam platform eCommerce seperti Shopee dan Lazada.

Untuk melakukan research kata kunci dengan tool Split Dragon ini, Anda perlu membuat akun terlebih dahulu. Kemudian Anda dapat memiliki akun percobaan selama 7 hari. Untuk mendapatkan akses lebih Anda bisa memilih beberapa opsi berbayar.

Setelah membuat akun, login dan carilah opsi “Keyword Research” kemudian pilih “Shopee Keyword Research”. Berikutnya, masukkan kata kunci yang ingin Anda cari, misalnya kata kunci “Shampoo”.

Selanjutnya, Anda pilih opsi get keyword sebagaimana tampilan di atas. Maka dengan mudah Anda akan mendapatkan kata kunci yang Anda cari.

Secara otomatis, platform ini akan menampilkan daftar kata kunci yang sering digunakan konsumen saat mencari produk dalam platform Shopee. Daftar ini juga dilengkapi dengan angka-angka yang dapat membantu Anda menilai kata kunci mana yang terbaik untuk digunakan dalam daftar produk Anda.

  • Volume – jumlah orang yang menggunakan kata kunci ini untuk mencari item di Shopee.
  • Relevansi – ini berkaitan dengan pengukuran seberapa erat kaitan kata kunci dengan produk Anda.
  • Persaingan – pengukuran numerik dari berapa banyak daftar produk Shopee yang menyertakan kata kunci khusus ini.
  • Tren – data yang merangkum frekuensi pelanggan memasukkan kata kunci khusus ini ke dalam fitur pencarian Shopee.

Keunggulan utama dalam menggunakan teknologi Split Dragon adalah kata kunci sudah diuraikan untuk Anda. Split Dragon menyajikan kata kunci yang dimasukkan ke Shopee.

2. Memilih Nama Produk yang Menjual

Membangun kepercayaan konsumen merupakan kunci dalam penjualan online. Menariknya, dalam rangka membangun kepercayaan ini, harus Anda mulai sejak melakukan listing  dan memilih nama produk Anda.

Artinya, untuk menjadi penjual Shopee yang profesional, Anda perlu memberikan identitas yang unik pada daftar produk Anda. Pertama, Anda dapat memulainya dengan membuat nama produk yang menjual. Bagaimana merumuskan nama produk yang menarik di Shopee?

Berikut beberapa petunjuk yang perlu Anda diperhatikan:

  • Pastikan huruf pertama di setiap kata di nama produk Anda menggunakan huruf besar
  • Hanya kapitalisasi semua huruf Anda jika Anda merujuk ke merek besar seperti ASUS atau ZARA
  • Sebaiknya Anda tidak menggunakan deskripsi pada bagian nama produk ini seperti “buku paling laris” atau “item paling menarik”
  • Jangan gunakan kata-kata yang tidak relevan dengan produk
  • Jangan gunakan hashtag atau simbol emoji

Standar Nama Produk di Shopee

Anda tidak hanya membutuhkan nama produk Anda agar terdengar profesional, tetapi Anda juga perlu memastikan bahwa semua informasi penting yang ingin diketahui pelanggan ada terkandung di nama produk Anda.

Jika Anda memiliki halaman produk untuk item yang memiliki ukuran tertentu, rumus terbaik untuk digunakan adalah:

Nama Merek + Model Produk + Spesifikasi + Ukuran + Kata Kunci untuk SEO

Namun, jika Anda ternyata menjual produk yang memiliki beberapa jenis ukuran. Sebaiknya, Anda dapat membuat daftar produk Anda dengan beberapa variasi ukuran.

Bagaimana jika produk tersebut tidak memiliki merek? Jika demikian, Anda dapat menggunakan format nama produk berikut:

  • Jenis Kelamin + Spesifikasi + Produk + Kata Kunci untuk SEO
  • Usia + Spesifikasi + Produk + Kata Kunci untuk SEO
  • Usia + Jenis Kelamin + Spesifikasi + Produk + Kata Kunci untuk SEO
  • Spesifikasi + Produk + Kata Kunci untuk SEO

Hanya yang disebutkan di atas yang harus ditambahkan pada nama produk Anda. Berhati-hatilah dalam menggunakan variasi nama produk Anda.

Satu-satunya tempat variasi yang harus Anda sertakan adalah di bagian variasi produk Anda. Jika tidak, Anda membuang-buang panjang karakter berharga yang dapat digunakan untuk SEO.

3. Pilih Kategori yang Sesuai Untuk Produk Anda

Ingat bahwa konsumen tidak hanya mencari produk berdasarkan kata kunci semata, sebagian konsumen mencari produk dengan menelusuri kategori dari produk. Perlu Anda ketahui bahwa kisaran 25% pengunjung di Shopee mencari produk berdasarkan kategori atau gambar dari produk.

Oleh karena itu, penting untuk mempublikasikan produk Anda pada kategori yang paling sesuai.

Ini memungkinkan pembeli menemukan produk Anda dengan mudah saat mereka melihat kategori tertentu.

Untuk melakukan konfigurasi kategori produk bukalah akun Penjual Anda. Kemudian carilah opsi Produk Saya. Sekarang, arahkan pointer Anda pada alat Batch lalu pilih Unggah Massal. Pilih list kategori yang tersedia. Anda sekarang dapat melihat daftar lengkap kategori Shopee. Dengan mengetikkan produk Anda di kotak pencarian, Anda akan dapat meneliti kategori apa dari barang tersebut.

Berikut adalah beberapa level kategori di Shopee:

Tingkat pertama adalah kategori utama. Sebagai kategori utama, penting untuk mencerminkan fungsi spesifik produk. Kategori tingkat kedua dan ketiga berkaitan dengan deskripsi produk Anda yang lebih luas.

Berikut adalah contoh dari setiap level kategori:

  • L1 Kategori: Tas & Koper
  • Kategori L2: Ransel
  • Kategori L3: Ransel Kasual

Jika produk Anda spesifik gender, pastikan untuk mempertimbangkannya saat memilih untuk mempublikasikan produk di bawah kategori.

Misalnya, jika Anda menjual sepatu olahraga untuk wanita, maka kategori utama ialah Sepatu Wanita. Selanjutnya, Anda kemudian dapat menentukan kategori tingkat kedua yakni Sepatu Lari. Sedangkan untuk kategori level ketiga, Anda bisa menandainya di bawah alas kaki.

Perhatikan bahwa jika kategori utama sudah menjelaskan jenis kelamin atau kelompok usia tertentu dari produk tersebut, maka tidak perlu lagi menggunakan Jenis Kelamin + Spesifikasi + Produk / Usia + Spesifikasi + Produk / Usia + Jenis Kelamin + Spesifikasi + Format nama produk.

4. Pastikan Semua Atribut Produk Terisi

Atribut produk berkaitan dengan detail atau karakteristik yang menggambarkan produk Anda. Dengan memasukkan atribut produk yang akurat dan tepat, Anda tidak hanya akan meningkatkan keterpaparan produk dan kemudahan pencarian, tetapi Anda juga akan membantu pelanggan mendapatkan gambaran yang jelas tentang bahan pembuatan produk Anda.

Jika Anda tidak mengisi atribut produk dengan konten, Anda tidak akan pernah muncul dalam hasil filter atribut dan kehilangan semua potensi lalu lintas dan pendapatan tersebut.

5. Membuat Deskripsi Produk yang Menjual

Gunakan opsi deskripsi produk untuk mendeskripsikan produk Anda lebih lanjut sehingga Anda tidak meninggalkan keraguan dalam benak pelanggan tentang nilai produk Anda.

Tulis tentang manfaat produk Anda untuk meningkatkan tingkat ketertarikan konsumen.

Anda juga harus memasukkan value added Anda sebagai penjual dan komitmen layanan pelanggan untuk meningkatkan tingkat konversi.

Gunakan fitur produk Anda secara komprehensif untuk meningkatkan tingkat konversi.

6. Gunakan Gambar yang Menjual

Karena pembeli online tidak dapat merasakan produk secara real, sebagian besar akan mengandalkan gambar produk untuk memberikan visualisasi tentang seberapa bagus produk tersebut. Karena itu, sebelum meluncurkan produk Anda, pastikan Anda memiliki dua hingga empat gambar yang dapat memikat pelanggan. Anda dapat mengunggah hingga sembilan gambar per produk.

Jika Anda membuat gambar produk sendiri, berikut beberapa tips tentang cara membuat gambar yang menarik perhatian pembeli:

Gunakan kamera ponsel atau kamera DSLR berkualitas tinggi

Kamera berkualitas tinggi adalah investasi besar dalam penjualan online. Tanpa visual yang menarik, akan sulit untuk meyakinkan orang bahwa produk Anda layak untuk dibeli.

Jika Anda tidak mampu membeli kamera mahal saat ini, Anda selalu dapat menggunakan kreativitas untuk menyempurnakan gambar selama Anda menggunakan ponsel kamera yang dapat mengambil gambar yang layak.

Bidik Gambar dari Berbagai Sudut

Aturan praktis dalam fotografi adalah tidak puas dengan beberapa bidikan gambar. Anda harus memotret sebanyak yang Anda bisa. Coba sudut dan ketinggian yang berbeda dan tunjukkan semua sisi produk, baik yang diperbesar maupun diperkecil.

Dan setelah Anda selesai, Anda dapat memindahkan foto Anda ke laptop atau komputer di mana Anda dapat memeriksa gambar Anda dan menemukan mana yang terbaik. Ini adalah cara yang jauh lebih baik untuk menilai kualitas gambar Anda dibandingkan dengan hanya meninjau gambar Anda dari pratinjau kamera Anda.

Gunakan Aplikasi Editing Foto

Beberapa orang lebih suka mengambil beberapa foto dan kemudian melakukan editing menggunakan PhotoShop.

Meskipun keterampilan mengedit foto sangat penting agar gambar produk Anda dapat memberikan pengaruh yang paling besar bagi pelanggan Anda, pengeditan foto hanya bisa sejauh ini.

Memiliki pola pikir “bidik untuk diedit” berarti mengambil foto yang sudah terlihat cukup baik tanpa pengeditan ekstensif. Melakukan hal ini akan memberi Anda hasil yang luar biasa.

Gunakan Gambar Kreatif

Gambar kreatif berkaitan dengan menambahkan teks ke gambar Anda untuk menunjukkan fitur dan kemampuan produk yang tidak langsung terlihat. Perhatikan bahwa citra kreatif hanya boleh diterapkan pada gambar produk sekunder Anda. Yang utama harus tetap bersih dan diambil dengan latar belakang dan properti terbaik.

Berikut beberapa tip untuk pencitraan kreatif:

  • Hanya gunakan gaya teks dan font yang sederhana dan enak dilihat
  • Pastikan teks tidak menutupi atau tumpang tindih dengan gambar
  • Tambahkan bagan atau infografis yang menarik di dalam gambar yang menampilkan informasi produk

Bersikaplah pilih-pilih dalam memilih gambar untuk pencitraan kreatif. Gunakan teknik ini hanya untuk gambar produk yang tidak cukup jelas

Gunakan Gambar Lifestyle

Gambar lifestyle adalah penggunaan latar belakang, alat peraga, dan model yang memungkinkan pelanggan untuk memvisualisasikan produk.

Pada gambar produk kopi ini terlihat kurang menarik, tidak menggugah selera. Gambar lifestyle lebih terlihat menarik. Sebagai contoh perhatikan gambar berikut:

Bandingkan perbandingan contoh Gambar Lifestyle dan non-Lifestyle di atas. Berikut beberapa tip untuk Gambar Lifestyle:

  • Tunjukkan item yang ada di dalam paket produk
  • Tekankan pada gambar, manfaat produk bagi pelanggan
  • Perhatikan latar belakang yang Anda gunakan untuk gambar. Latar belakang perlu mencerminkan sifat produk itu sendiri

Satu tip lagi: Jika ternyata Anda tidak yakin dapat mengambil foto yang baik untuk produk Anda, maka dengan mudah Anda dapat mencari foto produk di website penyedia foto baik versi berbayar atau gratis.

Demikianlah sedikit ulasan mengenai cara menjual barang di Shopee, dengan spesifikasi tips mengunggah produk di toko online Anda. Selamat mencoba.

Cara Menjual Produk di Shopee Secara Profesional

Menjual produk di Shopee merupakan cara atau alternatif paling menjanjikan bagi mereka yang kesulitan modal dalam membuka usaha secara offline. Bisnis pemula dengan modal kurang dari 1 juta pun dapat memulai usaha dan membuka toko di Shopee tanpa syarat yang muluk-muluk.

Hanya saja, tantangan sesungguhnya bagi para penjual Online bukanlah bagaimana membuka toko dan atau mem-posting produk. Dengan syarat yang begitu mudah dan mekanisme yang tidak rumit, sudah jelas persaingan dengan toko Online sejenis merupakan tantangan utama bisnis ini.

Sebagai penjual Shopee baik yang sudah Pro atau masih pemula, apa selama ini langkah yang Anda tempuh? Meningkatkan iklan kah? Atau membuat sarana promo/diskon? Cara ini mungkin akan efektif untuk beberapa waktu, namun bagaimana jika pesaing Anda juga melakukan hal yang sama?

Di sinilah kemudian penting bagi Anda untuk mengetahui beberapa tips yang dibahas di artikel ini. Langsung saja mari kita ulas bersama:

6 Tips Menjual Produk di Shopee

Tips ini setidaknya akan membantu Anda untuk mendapatkan ide cemerlang bagaimana mengembangkan toko Online Anda. Berikut adalah penjelasannya:

1. Buatlah Listing Produk yang Menakjubkan

Sudah bukan hal asing lagi, di Shopee ada banyak sekali produk sejenis dengan produk yang Anda jual. Tidak hanya ratusan, bahkan ribuan produk yang sama dengan miliki Anda sudah terlebih dahulu ada di list Platform ini. Pertanyaannya kemudian? Apa daya tawar Anda? Satu-satunya pilihan yang mungkin adalah “membuat listing produk”, list ini harus menjual dan memiliki daya tarik yang luar biasa. Jika tidak, maka jangan harap produk Anda dilihat oleh calon konsumen. Lalu bagaimana caranya membuat list yang baik? Setidaknya penuhi beberapa standar berikut ini:

A. Produk Harus Mudah Ditemukan

Istilah yang tepat dalam hal ini sebenarnya adalah searchability dari produk Anda. Hal ini berkaitan dengan nama produk yang Anda upload di toko Anda. Sederhananya, nama produk harus mudah ditemukan oleh siapa pun. Sebagai contoh, Anda memiliki produk tas dengan kelebihan “dapat mengisi baterai pada smartphone”. Kemudian Anda memberikan nama dengan “tas charge otomatis”, pertanyaannya apakah nama produk tersebut adalah yang sering diketik oleh konsumen pada kolom pencarian atau tidak? Jika bukan, sebaik apapun produk Anda, semurah apapun, jika konsumen pun tidak pernah melihatnya, bagaimana produk bisa laku? Intinya, nama produk harus mencerminkan apa yang sering dicari konsumen, produk Anda setidaknya harus muncul di 10 urutan teratas.

B. Lakukan Optimasi Produk Berdasarkan Karakter Pelanggan Online

Aspek penting lainnya yang harus dipertimbangkan adalah pengoptimalan tingkat konversi. Hal yang hebat tentang e-Commerce adalah memungkinkan siapa saja untuk memulai bisnis tanpa harus menggunakan modal yang besar. Sisi negatifnya adalah di e-Commerce, Anda tidak memiliki banyak cara untuk meyakinkan pengguna untuk membeli produk. Anda hanya dapat menggunakan gambar produk dan teknik copywriting saja. Lalu bagaimana cara melakukan optimasi produk ini, simak ilustrasi berikut ini:

1. Karakter Konsumen Offline

Katakanlah ada seorang pelanggan sedang berada di Mall dan ingin membeli Syal Kasmir. Pelanggan berjalan ke tempat syal yang Anda pajang. Pada awalnya, dia ragu-ragu karena harga dari produk Anda, akan tetapi ia tetap memutuskan untuk merasakan bahannya sebelum meninggalkan toko. Setelah menyaksikan keunikan bahan yang digunakan pada produk tersebut, ia memutuskan untuk untuk membeli barang tersebut, lantaran secara fisik dapat merasakan perbedaan dari bahan yang digunakan.

Dalam ilustrasi ini, bukan berarti bahwa harga tidak berpengaruh. Harga tetap merupakan faktor yang sangat besar bagi pelanggan saat memutuskan untuk membeli suatu barang atau tidak. Namun, dalam toko offline begitu pelanggan melihat bahwa harga tersebut realistis (karena kualitas produk atau fitur tambahan). Trik ini dengan memajang produk yang berkualitas ini mungkin akan efektif di Mall. Akan tetapi, bagaimana dengan toko Online?

Sebagai penjual Shopee, Anda perlu memastikan bahwa Anda memiliki daftar produk yang bagus (baik itu terkait biaya, kualitas, atau persaingan). Dan ini sudah hal yang mutlak. Namun, untuk memenuhi kriteria tersebut Anda harus tahu terlebih dahulu karakter pembeli Anda.

2. Karakter Konsumen Online

Berkaitan dengan itu, katakanlah pelanggan yang sama ingin mencari syal hangat sebagai persiapan menghadapi musim dingin. Namun, kali ini dia memutuskan untuk membuka aplikasi Shopee-nya dan melihat apa yang bisa ditemukan.

Setelah mencari daftar produk di Shopee, syal Kasmir yang Anda pajang adalah yang menarik minatnya. Akan tetap, ketika dia melihat secara detail produk Anda, konsumen kemudian tidak yakin apakah syal Anda adalah yang memenuhi kebutuhannya saat ini. Sebab, yang konsumen cari adalah produk Syal dengan kualitas baik dan lembut.

Selanjutnya, ia melihat deskripsi dari produk Anda untuk melihat lebih rinci produk yang bagaimana yang Anda tawarkan. Ia kemudian memperbesar gambar produk Anda, sayangnya konsumen tidak mendapatkan detail dari gambar tersebut. Tetapi gambar Anda tidak menunjukkan detail yang dia inginkan dan tidak menyampaikan nilai spesifik produk Anda dengan cukup baik untuk membuatnya tertarik.

Selanjutnya, ia beralih ke produk lain yang sejenis. Ternyata, penjual Shopee lainnya menggambarkan Syal nya sebagai “sesuatu yang bagus untuk musim dingin, lembut digunakan dan gambaran menarik lainnya” sedangkan Anda hanya menggambarkan produk Anda sebagai bahan yang terbuat dari Kasmir.

Masalahnya, sebagai penjual Shopee, tentu Anda sudah tahu untuk apa Syal Kasmir tersebut. Namun, berbeda halnya dengan pembeli, meskipun beberapa konsumen mengetahui hal ini, akan tetap banyak calon pelanggan lain yang tidak tahu kegunaannya.

Jika situasi ini terjadi di mal atau lokasi fisik lainnya, pelanggan akan mengetahui bahwa kualitas sebenarnya dari syal Anda. Dia akan dapat menilai secara fisik dan merasakan produknya. Namun, karena transaksinya dilakukan secara Online, dia tidak memiliki dasar lain selain konten daftar produk Anda sendiri.

Kesimpulan

Oleh karena itu, penting untuk me-listing produk Anda secara maksimal. Ketahui bahwa di Platform ini yang Anda jual adalah gambar dan teks. Ini menjadi poin penting yang harus Anda penuhi dari cara menjual produk di Shopee sebelum kita berlanjut ke tahap berikutnya.

Sebagai tambahan, jika Anda ingin tips lengkap membuat daftar produk di Toko Online berikut ulasannya Cara Menjual Barang di Shopee Teknik Upload Produk

2. Gunakan Alat Promo Secara Efektif

Sebagai Platform e-Commerce terbaik sudah jelas jika Shopee telah menyediakan alat/tool iklan sebagai fasilitas untuk para penjual. Hanya saja, Anda harus mengetahui cara menggunakannya secara efektif. Jika tidak semua tool tersebut tidak ada gunanya. Bila Anda masih belum mengenal apa saja tool tersebut, mari kita bahas satu persatu di bawah ini.

A. Shopee My Ads

Shopee My Ads merupakan salah satu tool yang cukup power full untuk digunakan sebagai sarana promosi Anda. Tool ini dilengkapi dengan mesin pencari kata kunci yang diperlukan untuk membantu penjual melakukan penelitian kata kunci dengan cara yang paling mudah dan mulus.

Dengan fitur kata kunci ini, penjual akan sangat terbantu lantaran memungkinkan mereka untuk lebih efektif dalam menargetkan pembeli potensial. Tanpa pemilihan kata kunci yang tepat di iklan Anda, Anda tidak akan dapat mengubah upaya pemasaran Anda menjadi pertumbuhan penjualan ROI yang positif.

Selain itu, Shopee My Ads juga merupakan fitur yang sangat mudah di konfigurasi. Anda bisa melihat ulasan sebelumnya mengenai Panduan menggunakan Shopee My Ads.

B. Add-On Deals

Add-On Deals merupakan fitur yang memungkinkan Anda memberikan penawaran tambahan bagi konsumen Anda. Fungsi lainnya dari fitur ini adalah untuk meningkatkan tanggapan positif mengenai produk dan sekaligus toko Online Anda.

Alat ini memungkinkan Anda mendorong pembeli untuk membeli barang lain yang melengkapi produk yang mereka incar.

Berikut beberapa contoh item tambahan pelengkap:

  • Sikat Gigi + Pasta Gigi
  • Sepatu + Kaus Kaki
  • Ponsel cerdas + casing ponsel
  • Bedak Rias + Kuas

Dalam teknik ini, intinya adalah jika konsumen Anda membeli produk plus pelengkapnya mereka akan mendapat diskon sebagai alat menarik minat mereka.

C. Bundle-Deals

Bundle Deals adalah cara untuk mendorong pembeli, agar tertarik membeli lebih banyak produk Anda melalui diskon. Apa sesungguhnya perbedaan cara ini dengan cara sebelumnya? Pada teknik ini, konsumen hanya akan mendapatkan harga diskon lebih murah jika memenuhi syarat bundel yang telah Anda tetapkan.

Misalnya, jika penjual membuat kesepakatan bundel “Beli 3 dapatkan 10% off”, pembeli hanya akan memenuhi syarat untuk mendapatkan diskon jika dia membeli ketiga item tersebut.

Teknik semacam ini paling efektif selama musim liburan dan dalam rangka launching toko, sebab ini adalah waktu ketika pelanggan bersemangat untuk membeli. Banyak pembeli dan penjual menggunakan penawaran tambahan selama launching. Untuk membuat bundle deals di Shopee terapkan cara berikut:

  • Buka Akun Shopee Seller Anda
  • Buka opsi Marketing Center
  • Pilih Bundle Deal dan kemudian klik
  • Selanjutnya, pilih Buat Bundel baru

Jika sudah, maka langkah selanjutnya buat nama untuk Bundel Anda. Tunjukkan jangka waktu yang Anda inginkan untuk menjalankan Bundel.

Anda dapat membuat diskon per persentase atau jumlah mata uang yang sebenarnya. Harga paket khusus memungkinkan Anda menawarkan diskon jika pembeli membeli sejumlah item tertentu misalnya (Beli 5 item dengan harga khusus $70)

  • Jangan lupa untuk menunjukkan batas pembelian untuk transaksi.
  • Berikutnya tambahkan produk untuk promosi ini.
  • Gunakan fitur pilih produk untuk meng konfirmasi produk mana yang akan menjadi bagian dari bundel. Klik Konfirmasi setelah selesai.
  • Setelah itu, Klik tombol di sisi kanan setiap produk untuk mengaktifkan item. Setelah mengkatifkan produk, Anda tidak dapat mengubah kurir pengiriman. Jika tidak, pembeli tidak akan bisa memesannya.
  • Jika selesai, fitur Bundel Anda akan muncul di bawah tab di dasbor Bundel Anda.

D. Promosi dengan Diskon

Selain dua cara di atas, Anda juga bisa meningkatkan optimasi toko dengan memberikan diskon kepada calon konsumen. Hebatnya, Shopee juga telah menyediakan fitur semacam ini bagi para Seller. Untuk melakukan hal ini, Anda bisa menerapkan cara berikut:

  • Pergi ke Marketing Center di Shopee
  • Pilih menu Discount Promotions
  • Masukkan nama promosi Anda. Tunjukkan jangka waktu kapan Anda ingin menjalankan promo ini. Berhati-hatilah dengan selang waktu yang diperlukan untuk waktu mulai dan waktu berakhir. Klik Simpan & Lanjutkan.
  • Pilih dan masukan beberapa produk yang ingin Anda diskon.
  • Jika Anda berencana untuk menerapkan hanya satu diskon untuk semua produk, cara paling efisien yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan pengaturan batch untuk mengatur diskon. Untuk melakukan itu, cukup masukkan persentase diskon yang Anda pikirkan. Tunjukkan batas pembelian untuk setiap pelanggan. Klik Perbarui Semua Produk.
  • Pengaturan batch terletak di atas jendela.
  • Namun, jika ingin menetapkan berbagai diskon, Anda bisa menentukan diskon satu per satu per produk.

Demikianlah penjelasan mengenai mengatur diskon untuk produk Anda. Jika semua tahap telah Anda pastikan benar, maka kemudian klik selesai dan sebarkan informasi Anda.

Masih ada beberapa tool lain yang dapat Anda maksimalkan sebagai sarana promo di Shopee baik yang disediakan oleh Platform ini atau bukan. Mari kita lihat penjelasannya pada ulasan di bawah.

3. Off-Site Marketing

Sebagaimana paparan cara menjual produk di Shopee sebelumnya dijelaskan bahwa konsumen Anda adalah pembeli Online. Anda harus menekankan bahwa pembeli Online tidak hanya berasal dari Shopee. Oleh karena itu, Anda bisa memanfaatkan media selain Shopee untuk meningkatkan penjualan. Apa saja media tersebut? Berikut detail nya:

A. Facebook Page

Sarana lain yang dapat Anda gunakan untuk mengiklankan toko Online Anda adalah dengan menggunakan Facebook Page. Untuk dapat melakukan promosi Anda terlebih dahulu harus membuat akun Facebook Business. Kemudian membuat Facebook Page dan melakukan optimasi mulai dari membuat listing produk dan seterusnya. Selain itu, Anda juga dapat mengaturnya dengan mudah di Smartphone dengan mengunduh aplikasi Facebook Business Suite. Lebih jelas bagaimana melakukan pemasaran menggunakan Facebook Page simak artikel saya tentang Cara Membuat Facebook Bisnis dan Mengelolanya

B. Instagram Marketing

Selain Facebook, alat lain yang dapat Anda gunakan untuk memasarkan produk Online Anda adalah dengan menggunakan media Instagram. Perlu Anda ketahui bahwa kunci sukses pemasaran via Instagram adalah dengan membuat foto dan pesan hebat yang mendorong keterlibatan, like, dan bahkan membagikan foto Andai. Anda tidak hanya akan menarik lebih banyak perhatian untuk produk Anda, tetapi Anda juga akan memiliki akses ke data yang dapat membantu Anda meningkatkan pemasaran Anda secara keseluruhan (melalui strategi pemasaran ulang). Pastikan Anda untuk membuat akun se-profesional mungkin dengan profil pribadi.

Akun Instagram bisnis hadir dengan alat gratis seperti Instagram Insight yang merupakan alat yang memungkinkan Anda melihat data keterlibatan, tayangan, dan banyak lagi.

Setelah Anda mencapai setidaknya 100 pengikut di Instagram, Anda akan dapat mengetahui rincian demografi pengikut Anda. Dengan melakukannya, Anda dapat menilai kepribadian dan minat persona pembeli Anda dan dengan demikian meningkatkan pemasaran Anda secara keseluruhan.

C. Google Ads

Google Ads berkaitan dengan item iklan yang biasanya Anda lihat di Search Engine Results Pages (SERPs) saat Anda mencari kata kunci di Google.

Shopee memiliki perangkat lunak terintegrasi (Shopee My Ads) yang dapat membantu penjual meningkatkan visibilitas dan penjualan. Satu-satunya perbedaan antara keduanya adalah ini:

  • Shopee Iklan Saya: Meningkatkan visibilitas dalam aplikasi dan situs web Shopee
  • Google Ads: Mendorong lalu lintas dan visibilitas di seluruh internet

Dalam hal ini, Google Ads memungkinkan Anda menjangkau kelompok orang yang lebih luas dan lebih luas dan memberitahu mereka tentang daftar produk Shopee Anda.

Selain tiga media yang disebutkan di atas tentu masih terdapat beberapa metode untuk mengiklankan produk Anda. Seperti, Video Ads, Remarketing Ads dan sejenisnya. Saat ini media iklan Online berkembang pesat, Anda dengan mudah dapat mencari informasinya di manapun.

4. Gunakan Smart Automations

Agar sukses menjalankan bisnis Shopee Anda, fokus pada hal-hal penting yang dapat memberikan nilai dan meningkatkan mutu bisnis Anda.

Ini bisa menjadi tantangan yang cukup sulit untuk dicapai jika Anda mengelola setiap departemen bisnis Online Anda sendiri atau dengan tim kecil. Dari listing produk, SEO, iklan berbayar, layanan pelanggan hingga pergudangan, pemenuhan pesanan, dan manajemen pengembalian – itu membutuhkan banyak pekerjaan!

Rekomendasi kami adalah agar Anda menggunakan otomatisasi dan smart outsourcing jika memungkinkan

Banyak tugas yang Anda lakukan setiap hari mungkin kecil, tetapi menghabiskan banyak waktu. Dengan mendelegasikan tugas-tugas tertentu ke perangkat lunak otomatisasi, Anda akan dapat lebih memfokuskan waktu Anda pada tantangan paling kritis untuk pertumbuhan bisnis Anda. Untuk mempermudah proses dan cara menjual produk di Shopee, maka gunakanlah software atau aplikasi smart automations. Sebagai contoh adalah beberapa aplikasi berikut ini:

A. Webchat Shopee

Webchat Shopee adalah fitur perpesanan terintegrasi dalam Platform Shopee. Ini adalah sarana bagi penjual dan pembeli untuk mengkomunikasikan pembaruan dan klarifikasi tentang transaksi mereka.

Fitur webchat ini dapat digunakan untuk melakukan otomatisasi terhadap beberapa hal, sehingga dapat membantu melakukan tugas-tugas kecil secara efisien.

B. Balas Otomatis

Sebagai Penjual Shopee Anda akan menerima banyak pertanyaan tentang produk Anda. Menjawab pertanyaan tersebut satu per satu bisa melelahkan dan kurang produktif.

Cara yang dapat Anda terapkan agar lebih efisien adalah dengan menggunakan fitur auto reply (balasan otomatis) Shopee yakni menulis balasan siap pakai untuk menjawab pertanyaan paling umum pelanggan Anda.

5. Mengoptimalkan Kampanye Besar dan Peluncuran Produk

Energi pemasaran yang sangat besar dibutuhkan agar Anda memenuhi standar dan ekspektasi yang tinggi selama kampanye besar. Kampanye normal menghasilkan sekitar 10-20 x pendapatan penjualan dibandingkan dengan hari biasa dalam kehidupan penjual Shopee, jadi sangat penting untuk memastikan Anda dioptimalkan dengan baik sebelum rencana dan berjalan lancar selama itu.

Penawaran diskon mungkin memberi Anda beberapa pembelian dalam waktu seminggu atau sebulan, tetapi membuat kombinasi yang kuat dari berbagai kampanye pemasaran akan memberi Anda hadiah besar di akhir periode.

Berikut adalah kampanye dan penawaran Shopee yang dapat Anda buat:

  • Promo Diskon
  • Penawaran Add-On
  • Promosi Biaya Pengiriman
  • Penawaran Bundle

Sekali lagi, Anda harus berpikir secara strategis. Promo diskon pasti akan menarik perhatian banyak pembeli.

Tetapi akan selalu ada produk yang jauh lebih diminati daripada yang lain. Untuk menyamakan pesanan per produk, Anda dapat memanfaatkan Penawaran Add-On dan Penawaran Bundel. Ini adalah kampanye yang mendorong pembeli untuk membeli produk lain yang melengkapi produk utama yang mereka minati. Sebagai gantinya, mereka akan menerima diskon. Promosi biaya ongkir juga merupakan salah satu teknik efektif yang dapat menarik minat konsumen Anda.

Menggunakan semua promo ini bersama-sama akan menciptakan mekanisme dorongan yang kuat bagi pelanggan Anda.

6. Mengatur Penyimpanan Barang dan Pengepakan Produk Secara Efisien

Cara menjual Produk di Shopee yang terakhir adalah dengan manajemen pergudangan yang baik. Maksud dari poin ini adalah bahwa Anda harus memiliki data barang, lokasi penyimpanan hingga teknik pengiriman yang benar-benar efisien.  Untuk manajemen pendataan barang Anda bisa memanfaatkan penyedia perangkat lunak ERP yang menangani daftar silang, pengelolaan pesanan, dan pengelolaan inventaris Anda.

Selanjutnya, berkaitan dengan penyimpanan barang Anda. Selain itu Anda harus memiliki pedoman yang jelas mengenai bagaimana mengatur operasi pergudangan, bagaimana Anda mendistribusikan produk Anda ke berbagai lokasi gudang. Dengan cara ini, mengirimkan produk Anda ke lokasi terpisah akan jauh lebih mudah dan lebih cepat.

Bagaimanapun, jika bisnis Shopee Anda baru saja dimulai dan belum berkembang, sebaiknya Anda membangun gudang sederhana di mana Anda dapat dengan mudah bolak-balik mengelola dan memenuhi pesanan.

Untuk penjual skala kecil, direkomendasikan bagi Anda untuk membangun ruang gudang di dalam rumah, tetapi lokasi terdekat juga dapat digunakan.

Apa pun lokasi yang Anda pilih, Anda perlu memastikan bahwa gudang Anda dapat memenuhi arus barang yang terstandarisasi.

Gudang harus cukup luas untuk menampung kegiatan / area berikut:

  • Menerima
  • Penyimpanan
  • Pemetikan
  • Pengepakan dan Pengiriman
  • Area bebas

Demikianlah 6 cara menjual Produk di Shopee secara Profesional, ulasan di atas tentu belum menyeluruh dan detail. Namun, gambaran di atas setidaknya dapat meningkatkan wawasan bagi Anda bagaimana menjadi penjual profesional di Shopee.

Analisis Kelayakan Usaha dalam 8 Step Sederhana

Sebelum memulai bisnis, melakukan analisis kelayakan usaha merupakan hal penting yang harus Anda lakukan terlebih dahulu. Proses ini biasanya dibagi dalam beberapa langkah yang harus dilakukan secara berurutan. Namun, dalam beberapa kasus ] urutan langkah-langkah analisis bisnis ini juga dapat berubah sesuai dengan situasi dan kondisi yang sedang dihadapi.

Tingkat kesulitan dalam melakukan proses analisa kelayakan usaha tentu sangat bergantung pada seberapa kompleks dan seberapa besar proyek bisnis yang Anda rencanakan. Terkadang, ini memerlukan waktu hingga berbulan-bulan dan kadang juga dilakukan hanya dalam hitungan hari.

Jika Anda merasa bahwa proses ini terlalu lama dan khawatir ide bisnis Anda tidak lagi relevan, untuk mempercepat realisasi bisnis, Anda bisa menggunakan teknik business model canvas. Namun, cara tersebut memiliki kelemahan, yakni tidak menyajikan data secara detail.

8 Step Melakukan Analisa Kelayakan Usaha

Namun, jika Anda tetap memutuskan untuk melakukan analisis usaha ini. Berikut adalah 8 step melakukan studi kelayakan usaha untuk Anda.

Kumpulkan Informasi Latar Belakang Bisnis

Langkah pertama ini adalah di mana banyak pekerjaan dasar untuk sebuah proyek tercakup. Apakah sebuah proyek baru atau sudah ada, sangat penting bagi analis bisnis untuk mengumpulkan sejumlah besar informasi latar belakang tentang proyek tersebut. Ini adalah kondisi proyek yang perlu ditentukan pada tahap ini:

Pertama, tentukan kategori dari bisnis Anda? Apakah Keuangan, kesehatan, energi, hosting, dll. Selanjutnya, apakah terdapat cukup informasi yang sesuai dengan domain bisnis? Jika jawabannya tidak, seorang analis bisnis akan melakukan penelitian tambahan tentang proyek dengan menghabiskan waktu untuk memahami apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan serta terminologi dari domain yang sesuai.

Tentukan berbagai keadaan yang berpotensi mempengaruhi strategi bisnis untuk proyek tersebut. Ini dapat dicapai dengan menggunakan Analisis PESTLE atau kerangka kerja Lima Kekuatan Porter.

  • Analisis PESTLE – teknik analisis ini mengkaji dampak kekuatan eksternal, seperti Politik, Ekonomi, Sosial-budaya, Teknologi, Hukum, Etika dan implikasinya pada organisasi yang berpotensi berdampak pada proyek dan strategi.
  • Kerangka kerja Porter’s Five Forces – berdasarkan gagasan bahwa organisasi beroperasi dalam teknik ini, ini menentukan tekanan pada organisasi yang dapat mempengaruhi proyek. Pesaing industri, pendatang baru, pengganti, pembeli dan pemasok diperiksa untuk menentukan apa, jika ada, tekanan eksternal yang ada.

Memahami latar belakang bisnis dan mendokumentasikannya secara menyeluruh memungkinkan proses pengumpulan persyaratan untuk berjalan dengan baik.

Dokumen opsional yang bermanfaat pada langkah ini adalah:

  • Daftar Istilah
  • Catatan Sistem dan Proses

Identifikasi Stakeholder

Pemangku kepentingan dalam sebuah proyek bisnis adalah mereka yang akan membuat keputusan dan menandatangani persyaratan dan menentukan prioritas bisnis. Oleh karena itu, mengidentifikasi semua pemangku kepentingan sejak dini menjadi penting. Anda dapat menggunakan teknik roda pemangku kepentingan, yang berisi setiap pemangku kepentingan yang mempengaruhi proyek, seperti:

  • Pemilik – pemegang saham, wali atau siapapun yang mensponsori proyek
  • Manajer – manajer senior atau menengah yang bertanggung jawab untuk komunikasi dan memantau kemajuan
  • Karyawan – pengembang, analis, atau penguji yang bertanggung jawab untuk menyelesaikan proyek
  • Regulator – semua regulator yang terlibat yang memantau kepatuhan terhadap aturan – mis. regulator yang memantau kepatuhan HIPAA
  • Pemasok – penyedia API atau layanan pemasok lain yang diperlukan yang mungkin diperlukan proyek
  • Mitra – individu yang bertanggung jawab untuk bekerja bersama proyek yang menyediakan produk atau layanan pelengkap atau pelengkap
  • Pelanggan – pengguna akhir produk
  • Pesaing – bagian potensial dari pengguna produk kompetitif atau masukan dari pesaing itu sendiri

Dokumen pada tahap ini adalah:

  • Stakeholder Matrix – daftar kelompok dan stakeholder untuk setiap klasifikasi

Temukan Tujuan Bisnis

Menetapkan strategi dan tujuan bisnis dan mencatatnya akan membantu analis bisnis dan manajer proyek tetap fokus pada visi dan membuat koreksi.

Sebelum terlalu jauh masuk ke dalam proyek, menanyakan mengapa proyek itu dibutuhkan membantu mempersempit tujuan bisnis.

Beberapa teknik untuk membantu dalam menetapkan tujuan bisnis untuk sebuah proyek adalah:

  • Benchmarking – memahami pesaing dan rekan kerja yang bekerja pada level yang sama; matriks ansoff dapat digunakan untuk ini
  • Analisis SWOT – tentukan kekuatan dan kelemahan
  • Kelompok fokus dan brainstorming
  • Mendokumentasikan dan menyampaikan tujuan bisnis kepada semua pemangku kepentingan, memastikan satu visi

Membuat tujuan bisnis SMART:

  • Spesifik – mendeskripsikan hasil yang terlihat
  • Terukur – hasil harus dapat diukur
  • Achievable – tujuan harus dapat dicapai
  • Relevan – harus sejalan dengan pernyataan visi perusahaan
  • Terikat waktu – dapat berada dalam kerangka waktu yang ditentukan

Dokumen pada tahap ini adalah:

  • Daftar Tujuan Bisnis

Evaluasi dan Identifikasi Pilihan

Untuk mencapai tujuan tersebut, penting untuk menentukan pilihan di antara berbagai opsi yang tersedia. Berikut adalah langkah-langkah yang terlibat dalam menentukan pilihan terbaik:

Identifikasi pilihan – brainstorming dan pertemuan kelompok fokus membantu menentukan berbagai pilihan.

Opsi yang memungkinkan termasuk:

  • Sesuaikan / tingkatkan solusi yang ada untuk mencapai tujuan bisnis
  • Beli layanan / sistem yang sudah ada
  • Buat produk dari awal
  • Integrasikan ke sistem lain untuk mencapai waktu pasar yang cepat
  • Opsi daftar pendek – mempersempit kemungkinan dari daftar besar ke daftar pendek opsi yang layak

Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan saat mempersempitnya adalah:

  • Kelayakan
  • Anggaran / dana tersedia
  • Pengembalian investasi yang dapat diterima
  • Kasus bisnis

Seorang analis bisnis dapat menyiapkan kasus bisnis berdasarkan opsi yang dipersempit, menggunakan:

  • Analisis biaya-manfaat – melihat biaya untuk melakukan suatu tindakan dan manfaat dari tindakan itu
  • Analisa dampak – mengidentifikasi dan menyajikan tindakan yang mempengaruhi proyek atau perusahaan yang akan menjadi faktor dalam mengejar suatu tindakan
  • Analisis risiko – berbagai risiko yang dapat terlibat dalam mengejar suatu tindakan

Langkah selanjutnya adalah menyajikan opsi kasus bisnis kepada pemangku kepentingan dan meminta mereka membuat keputusan.

Dokumen yang dihasilkan pada tahap ini adalah:

  • Dokumen Kasus Bisnis

Definisikan Ruang Lingkup

Langkah kelima dalam analisis kelayakan usaha adalah mendefinisikan ruang lingkup dari bisnis tersebut. Berdasarkan tujuan proyek dan diskusi tim, langkah ini adalah saat ruang lingkup ditentukan. Daftar tujuan pengembangan proyek dirinci, bersama dengan daftar item yang tidak termasuk dalam proyek. Dokumen definisi ruang lingkup dapat mencakup:

  • Item pengembangan dalam ruang lingkup
  • Item pengembangan di luar ruang lingkup
  • Integrasi dalam ruang lingkup
  • Integrasi di luar ruang lingkup

Dokumen yang dihasilkan pada tahap ini adalah:

  • Dokumen Definisi Ruang Lingkup

Rencana Alur Pelaksanaan Bisnis

Analis bisnis dan pemilik proyek akan memberikan garis waktu terperinci untuk menyampaikan persyaratan kepada tim pengembangan. Garis waktu untuk persyaratan akan diberikan berdasarkan faktor-faktor seperti:

  • Stakeholder dan ketersediaan mereka
  • Ruang lingkup proyek
  • Metodologi proyek

Dengan membagi persyaratan dan memberikan tanggal yang realistis untuk masing-masing pekerjaan, ini akan membantu merencanakan sumber daya dan jadwal proyek yang sesuai.

Dokumen yang diproduksi di sini adalah:

  • Rencana Analisa Bisnis

Tentukan Persyaratan Bisnis dari Analisis Kelayakan Usaha

Langkah analisis kelayakan usaha ini mengharuskan analis bisnis untuk mengklarifikasi persyaratan kepada pemilik bisnis dan mendapatkan persetujuan untuk mengirimkannya ke tim pengembangan.

Persyaratan dapat dibagi menjadi fungsional dan non fungsional. Adapun persyaratan non-fungsional dapat didokumentasikan dalam dokumen persyaratan bisnis yang mencakup kinerja, skalabilitas, dan keamanan. Persyaratan fungsional disediakan dalam hal kasus penggunaan, papan cerita, prototipe, dan gambar rangka. Beberapa teknik yang membantu fase pengumpulan persyaratan adalah:

Mewawancarai pemangku kepentingan – menanyakan kapan, bagaimana, di mana, dan apa yang seharusnya dicapai oleh pengguna membantu mencapai persyaratan

Teknik yang menentukan persyaratan – templat kasus penggunaan, papan cerita, prototipe, atau gambar rangka

Berdasarkan metode pengembangan, semua persyaratan dapat dikirimkan di muka – mis. teknik waterfall. Sebagian besar perusahaan pengembangan menghindari teknik ini karena sulit mengakomodasi perubahan. Untuk proyek tangkas, persyaratan dapat dikirimkan per siklus sprint. Seorang analis bisnis akan mengurutkan hasil untuk memfasilitasi rencana pengembangan.

Dokumen yang dibutuhkan pada tahap ini adalah:

  • Persyaratan Non-fungsional – dokumen persyaratan bisnis
  • Persyaratan Fungsional – kasus penggunaan
  • Mendukung Implementasi Bisnis
  • Seorang analis bisnis terlibat dalam implementasi teknis persyaratan untuk memastikan bahwa semuanya selaras.

Ada beberapa langkah selama fase ini:

Meninjau hasil teknis agar sesuai dengan persyaratan

  • Berdasarkan umpan balik dari tim pengembangan, pembaruan atau pengemasan ulang persyaratan untuk memfasilitasi implementasi
  • Libatkan analisis kualitas untuk memastikan persyaratan diuji dan persyaratan dipahami
  • Kelola perubahan dari pemilik bisnis yang diminta setelah persyaratan awal disampaikan dan diterapkan
  • Memfasilitasi penerimaan pengguna setelah implementasi persyaratan selesai

Evaluasi Nilai Tambah dari Usaha

Langkah terakhir dalam analisis kelayakan usaha adalah melakukan evaluasi value added dari bisnis. Untuk mempertahankan tujuan bisnis melalui implementasi, evaluasi hasil bisnis yang konstan perlu dipertahankan. Pertanyaan untuk ditanyakan meliputi:

  • Apakah kita di jalur yang benar?
  • Apakah solusi yang memberikan nilai sudah diantisipasi sebelumnya?

Tindakan utama meliputi:

  • Evaluasi kemajuan aktual di seluruh timeline dan tujuan bisnis, dan berikan pembaruan kepada pemangku kepentingan dan jawab pertanyaan
  • Berdasarkan kemajuan dan umpan balik, sarankan modifikasi atau inisiatif yang diperlukan untuk menyelaraskan kembali fase implementasi dengan tujuan bisnis

Jika Anda melihat peluang untuk lebih banyak perubahan, peningkatan atau proyek baru, komunikasikan gagasan tersebut kepada pemangku kepentingan dengan melakukan penelitian.

Pentingnya fase analisis kelayakan usaha tidak bisa dipungkiri. Fase ini menentukan nada untuk keseluruhan proyek pengembangan, jadi sangat penting untuk menyempurnakannya sebaik mungkin. Semakin banyak waktu dan energi yang Anda dedikasikan untuk menyempurnakan fase ini, semakin lancar keseluruhan pengembangan bisnis kedepannya

Cara Jualan di Bukalapak Sampai Mahir

Cara jualan di Bukalapak sebenarnya tidak jauh berbeda dengan jualan di toko online lainnya. Namun, untuk menjadi mahir Anda perlu melihat ulasan ini!

Bagi Anda yang kini mulai berminat untuk merambah dunia jual beli online, Bukalapak merupakan salah satu platform yang cukup menjanjikan untuk Anda jajaki. Berjualan di Bukalapak menurut keterangan beberapa seller mampu meningkatkan omset mereka hingga lebih dari 50%.

Namun semua hasil tentu tidak ada yang bersifat instan, selain diperlukan cara jualan di Bukalapak dengan benar. Sebagai penjual pemula, Anda juga harus mengetahui tips dan trik berjualan di platform ini. Untuk tujuan itulah artikel ini dibuat, sehingga Anda tidak saja bisa mengetahui cara membuka toko di Bukalapak melainkan juga mampu menguasai teknik berjualan hingga mahir. Baik, mari langsung kita lihat uraian di bawah ini.

Buat Akun Bukalapak

Langkah pertama yang harus Anda tempuh adalah membuka toko di platform ini terlebih dahulu. Adapun caranya adalah sebagai berikut:

  • Buka situs utama dari Bukalapak dengan alamat berikut https://www.bukalapak.com/
  • Setelah itu carilah menu/opsi “DAFTAR”, yang terletak di sisi kanan atas.

  • Seperti biasa, Anda akan diarahkan ke halaman “Form” pendaftaran, isikan data diri Anda sesuai KTP.
  • Namun, selain mengisi form, Anda juga bisa memilih menu pendaftaran dengan menggunakan akun Google atau Facebook.

  • Jika Anda memilih akun google Anda akan diarahkan ke halaman yang mengharuskan Anda login dengan akun email Anda. Login seperti biasa.
  • Kemudian Anda akan dialihkan ke halaman isian password, sebagai berikut:

  • Isikan password Anda, setelah itu pilih opsi daftar berwarna merah. Pastikan kolom username benar-benar tersedia. Setelah itu Anda akan langsung dialihkan ke halaman lain dalam keadaan login.

  • Pastikan Anda terlebih dahulu membuka email dan melakukan konfirmasi email Anda.

Buat Toko Online Bukalapak

Setelah Anda melihat tampilan di atas, klik gambar avatar/icon boneka di atas yang merupakan profil Anda. Anda akan ditampilkan beberapa opsi, salah satunya adalah “Lapak Saya”. Pilih opsi tersebut.

Selanjutnya, Anda akan diarahkan ke laman seller Bukalapak. Yang perlu Anda perhatikan berkaitan dengan profil lapak Anda adalah nomor HP dan alamat yang benar.

Selain itu, Anda juga harus menentukan nama spesifik dari toko Anda. Pilih kategori produk Anda dan terakhir upload foto produk yang benar-benar mampu menarik minat pembeli.

Cara Jualan di Bukalapak Hingga Mahir

Jual beli online sangat berbeda dengan jual beli secara biasa. Demikian halnya ketika Anda memutuskan berjualan di Bukalapak diperlukan teknik yang tepat dan trik jitu agar jualan Anda laris. Tanpa melakukannya jualan di Bukalapak tidak laku.

Agar sukses jualan di Bukalapak Anda harus tahu dan menerapkan tips berjualan di Bukalapak agar cepat laku yang diuraikan di bawah ini. Untuk itu, perhatikan dan kemudian terapkan trik ini semaksimal mungkin. Apa saja? Berikut adalah uraiannya:

Foto yang Jelas

Maksud dari foto yang jelas di sini adalah bahwa setiap produk yang Anda pajang di toko online harus jelas dan bisa dibedakan oleh calon pembeli. Jangan sampai Anda memasang foto yang terlihat sama di mata pembeli, sedangkan harganya berbeda. Ini seringkali terjadi pada penjual pemula saat menawarkan produk baju misalnya. Ada juga penjual jasa yang juga memposting foto yang sama dengan deskripsi berbeda.

Pastikan Toko Aktif Setiap Hari

Toko online yang terlihat selalu aktif setiap hari akan lebih dipercaya konsumen daripada toko yang terlihat aktif hanya 1 minggu sekali. Sebagian besar konsumen lebih memilih produk dengan harga mahal dari toko yang pengelolanya aktif daripada produk murah tapi pengelolanya terlihat kurang aktif.

Kecepatan Respon

Tentu kecepatan respon akan sangat menentukan laris tidaknya produk Anda. Sebelum konsumen beralih ke toko lain, sebisa mungkin Anda harus merespon chat dari calon pembeli. Ini tentu berbeda dengan keaktifan toko, kecepatan respon lebih daripada sekedar terlihat aktif.

Hindari 3 N dalam Deskripsi Produk

Setelah melihat foto, hal yang seringkali dibaca oleh calon pembeli adalah deskripsi produk. Dalam memberikan deskripsi produk ini hindari menggunakan kata-kata yang biasa disingkat dengan 3N ini. Apa itu yakni No Retur, No Cancel, No Complain. Ketika membaca salah satu dari kata tersebut hampir dipastikan calon pembeli akan langsung lari dari Anda.

Aktifkan Fitur Notifikasi

Salah satu fitur dari Bukalapak adalah fitur notifikasi email. Fitur ini akan membantu Anda untuk mendapatkan berbagai informasi penting, tidak saja berkaitan dengan informasi dari Bukalapak. Dengan fitur ini Anda juga akan memperoleh pemberitahuan ketika ada pesanan dan chat di Produk Anda.

Hindari Perang Harga

Tentu dengan melihat judulnya Anda sudah bisa memahami apa maksud perang harga. Perang harga ini adalah kondisi dimana antar penjual produk yang sama saling menurunkan harga jualnya. Dengan harga murah memang bisa menarik minat konsumen, namun perilaku Anda harus tetap rasional. Sebab berjualan tidak hanya untuk saat ini, tapi untuk jangka panjang. Jika Anda terlalu fokus dengan melakukan banting harga, bisa-bisa Anda rugi. Lakukan promo 1 atau 2 kali dalam periode tertentu. Melakukan promo lebih efektif dibandingkan hanya berfokus pada harga murah.

Demikianlah ulasan mengenai cara jualan di Bukalapak dan tips banjir agar banjir orderan di Bukalapak. Nantikan tips selanjutnya ya!

Memilih Bentuk Badan Usaha yang Tepat Untuk Bisnis

Memilih bentuk badan usaha yang tepat merupakan langkah penting dalam memulai bisnis Anda. Sebab implikasinya cukup beragam. Langkah ini tidak hanya akan berkaitan dengan seberapa besar pajak yang harus Anda bayar, melainkan juga berkaitan erat dengan kewajiban pribadi dan permodalan bisnis Anda. Untuk itu, memilih badan usaha yang tepat merupakan isu penting yang perlu dibahas.

Sebelum menguraikan bentuk badan usaha apa saja yang dapat Anda pilih, berikut adalah penjelasan mengenai pentingnya memilih badan usaha. Dan beberapa aspek yang perlu Anda pertimbangkan ketika memilih badan usaha ini.

Beberapa Kriteria Penting Dalam Memilih Bentuk Badan Usaha

Sebelum Anda menentukan bentuk badan usaha dari bisnis Anda, pertimbangkan beberapa hal berikut ini:

1. Tanggung Jawab Hukum

Pertanyaan yang perlu Anda ajukan terkait hal ini adalah seberapa jauh Anda harus bertanggung jawab secara pribadi terhadap setiap kontrak yang akan Anda lakukan. Makna tanggung jawab di sini artinya sejauh mana harta pribadi Anda yang telah dikumpulkan sebelum memulai bisnis akan ikut sebagai alat untuk mempertanggungjawabkan hutang Anda kedepannya? Dalam kaitan ini, Anda tentu harus memperimbangkannya, tentu ketika Anda tidak ingin harta pribadi Anda dijadikan sebagai alat untuk mempertanggungjawabkan hutang, Anda bisa memilih jenis badan usaha Perseroan Terbatas. Namun, permasalahannya adalah persyaratannya lebih sulit dibandingkan jenis badan usaha lainnya. Sepenuhnya, ini tergantung pilihan Anda.

2. Implikasi Pajak

Pertimbangan mengenai seberapa besar pajak yang akan dibebankan kepada bentuk bisnis Anda juga merupakan alasan mendasar yang harus Anda pertimbangkan. Ini sepenuhnya, didasarkan pada situasi individu dan tujuan pemilik bisnis, pertanyakan pada diri Anda adakah peluang untuk meminimalisir pajak dari bisnis Anda? Tentu jawabannya tergantung pada pilihan Anda, umumnya pajak pada perseroan atau firma dapat ditanggung bersama. Artinya, secara pribadi Anda tidak menanggung pajak bisnis sendiri.

3. Biaya pendirian dan administrasi bisnis

Masing-masing badan usaha memiliki kelebihan dan kelemahannya sendiri. Berusaha meminimalisir biaya pajak dengan memilih perseroan atau firma ternyata dalam proses pendirian memerlukan biaya yang cukup mahal. Belum lagi berkaitan dengan biaya administrasi lain yang harus Anda keluarkan untuk melengkapi persyaratan dan menjalankan bisnis kedepannya. Di sisi lain, memilih badan usaha dengan prosedur pendirian yang mudah mengharuskan Anda untuk membayar biaya pajak secara pribadi misalnya perusahaan perseorangan. Sampai di sini, semuanya tergantung pada pilihan pribadi Anda.

4. Fleksibilitas

Pertimbangkan pula bagaimana fleksibilitas bisnis Anda. Ketika Anda memilih untuk bekerjasama dengan orang lain, pilihlah badan usaha yang lebih bersifat fleksibel. Pilih bentuk bisnis yang memberikan kelonggaran terhadap para pemodal. Mengapa demikian? Sebab tujuan, motif dan keuangan masing-masing orang umumnya selalu berbeda.

5. Kebutuhan Masa Depan

Ketika Anda pertama kali memulai bisnis, tidak jarang Anda “terjebak pada momen”. Anda terlalu terburu-buru untuk memulai bisnis dan biasanya tidak memikirkan seperti apa bisnis itu lima atau sepuluh-apalagi tiga tahun ke depan. Apa yang akan terjadi dengan bisnis setelah Anda meninggal? Bagaimana jika, setelah beberapa tahun, Anda memutuskan untuk menjual bagian Anda dari kemitraan bisnis? Pertimbangkan hal ini ketika Anda memilih bentuk bisnis Anda.

Jenis Badan Usaha di Indonesia

Khusus untuk Anda yang bergerak pada bisnis pribadi, terdapat beberapa jenis badan usaha yang dapat Anda pilih. Sebenarnya ada bentuk badan usaha lain yakni Badan Usaha Milik Negara. Namun, ini tidak cocok untuk Anda yang bergerak di bidang swasta. Berikut ini beberapa badan usaha yang dapat Anda pilih sebagai pebisnis pemula.

1. Firma

Firma adalah bentuk bisnis yang didirikan setidaknya oleh dua orang atau lebih. Setiap anggota bertanggung jawab sepenuhnya atas kewajiban perusahaan. Pendirian firma dilakukan dengan membuat akta perjanjian di hadapan notaris. Perjanjian tersebut harus memuat nama pendiri perusahaan, distribusi keuntungan, serta syarat awal dan akhir perjanjian.

Karakteristik perusahaan firma meliputi:

  • Firma Dibentuk dengan menggunakan nama bersama oleh dua orang atau lebih banyak
  • Tanggung jawab perusahaan anggota tidak terbatas
  • Modal yang diperoleh berasal dari penyerahan sebagian atau seluruh harta benda pribadi

Kelebihan perusahaan firma adalah:

  • Mudah di bangun
  • Kemampuan finansial yang lebih besar <
  • Setiap keputusan dibuat bersama membuat keputusan yang lebih baik
  • Status hukum yang jelas
  • Dasar pembagian kerja adalah keahlian atau keterampilan

Kekurangan dari perusahaan firma adalah:

  • Adanya kewajiban tidak terbatas atas hutang perusahaan
  • Kontinuitas perusahaan kurang dapat diandalkan karena jika anggota dibebaskan maka perusahaan tersebut dibubarkan
  • Bila terjadi konflik internal antar anggota, kelanjutan dari Firma sangat mudah terancam

2. Commanditaire Vennotschap – CV

CV adalah badan usaha yang didirikan oleh minimal dua orang atau lebih yang berkedudukan sebagai rekan/partner, satu pihak disebut rekan aktif dan satu pihak disebut rekan pasif. Mitra aktif adalah pemberi modal sekaligus menjalankan usaha, sedangkan silent partner (mitra pasif) adalah pemberi modal usaha. Sekutu aktif secara penuh bertanggung jawab terhadap kelangsungan perusahaan, termasuk permodalan dan kegiatan usaha. Sedangkan sekutu pasif hanya menangung modal yang telah disetor ke CV .Prosedur mendirikan CV sama dengan mendirikan perusahaan.

Karakteristik CV meliputi:

  • CV dibentuk oleh minimal dua orang atau lebih
  • Terdiri dari mitra diam dan mitra aktif
  • Mitra pasif adalah penanam modal/investor yang tidak ikut mengelola usaha
  • Mitra aktif adalah pihak yang menjalankan perusahaan CV
  • Tanggung jawab mitra pasif hanya terbatas pada investasi modal yang disetorkan

Keunggulan CV adalah:

  • Mudah dibangun
  • Bisa mengumpulkan modal dalam jumlah besar
  • Kemampuan untuk mendapatkan lebih banyak kredit
  • Peluang ekspansi lebih besar
  • Manajemen dapat diverifikasi

Kerugian dari CV adalah:

  • Tanggung jawab tidak terbatas pada mitra umum
  • Kelangsungan hidup perusahaan kurang dapat diandalkan
  • Sulit untuk menarik kembali investasinya

Berkaitan dengan CV, Anda bisa menyimak artikel tentang Cara dan Syarat Mendirikan CV Terlengkap dan Analisisnya di Tahun 2020

3. Perseroan Terbatas (PT)

PT adalah badan usaha yang modalnya terbagi menjadi saham (saham) yang juga merupakan salah satu badan usaha yang paling umum didirikan oleh investor di Indonesia. Tanggung jawab atas kewajiban / hutang perusahaan terbatas pada pemilik kepemilikan. Terdapat dua jenis dari perseroan terbatas, yakni PT tertutup dan PT terbuka. PT tertutup adalah PT yang pemegang sahamnya terbatas, misalnya antar keluarga. PT terbuka (sering disebut PT go public) adalah PT yang saham biasa dijual kepada publik. Lebih detail simak Syarat Pendirian PT (Perseroan Terbatas)

Ciri-ciri perseroan terbatas (PT):

  • Tujuan utamanya adalah keuntungan
  • Memiliki fungsi komersial dan ekonomi
  • Tidak diperoleh melalui negara
  • Dipimpin oleh direktur
  • Status karyawan adalah pribadi
  • Kedudukan tertinggi adalah pemegang saham
  • Hubungan bisnis diatur oleh hukum perdata

Keuntungan dari PT meliputi:

  • Tanggung jawab batasan untuk hutang perusahaan
  • Kelangsungan hidup perusahaan dijamin
  • Kepemilikan saham dapat dibatasi untuk kelompok tertentu
  • Saham diperdagangkan dengan mudah
  • Mudah menarik modal dari masyarakat

Kerugian dari PT meliputi:

  • Biaya pendirian yang relatif tinggi
  • Harus membuat laporan pajak kepada pemerintah
  • Tidak memiliki cara efektif untuk melindungi kepentingan pemegang saham
  • Butuh izin khusus untuk buka

Demikianlah beberapa bentuk badan usaha yang dapat Anda pilih untuk menjalankan bisnis Anda. Adapun untuk memilih badan usaha harus Anda sesuai dengan seberapa besar skala bisnis Anda, seberapa besar modal yang Anda butuhkan dan terutama bagaimana hak dan kewajiban pemilik bisnis.

Cara Jualan di Lazada

Temukan cara lengkap jualan di Lazada berikut beberapa tips penting agar akun Anda segera dikonfirmasi oleh pihak Lazada.

Memilih Lazada sebagai platform jualan online Anda adalah langkah yang jitu. Pasalnya, Lazada merupakan toko online ternama di Indonesia, yang bahkan kini telah merambah ke dunia Internasional. Dengan mengusung tagline “belanja gak pake ribet” Lazada memanjakan masyarakat Indonesia dengan beragam produknya. Tagline tersebut benar-benar mencerminkan kondisi saat ini, dimana belanja bisa dilakukan dengan hanya menggerakan jari Anda.

Dengan cukup geser kanan-klik, geser kiri-klik, produk dambaan Anda sudah diantar ke alamat rumah dengan durasi yang tidak lama.

Kesempatan yang demikian tentu tidak boleh Anda tinggalkan sebagai pembeli, Anda harus segera memanfaatkan kesempatan menawarkan produk cukup dengan jentikan jari Anda. Lalu bagaimana cara jualan di Lazada? Bagaimana tips memasarkan produk pada platform ini? Simak ulasannya di sini!

Cara Jualan di Lazada Untuk Pemula

1. Daftar Akun Penjual di Lazada

 

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mendaftarkan diri di Lazada. Untuk mendapatkan akun Lazada ini terapkan langkah sebagai berikut:

  • Buka situs Lazada, akses saja melalui search engine
  • Setelah tampil halaman Lazada di Browser, carilah opsi “MENJADI SELLER” di pojok kanan atas
  • Anda akan ditampilkan halaman landing dayang berisi penjelasan dan syarat menjadi seller:
  • Selanjutnya scroll kebawah hingga Anda menemukan kolom yang berisi step by step daftar menjadi penjual di Lazada. Carilah tulisan berwarna biru untuk daftar menjadi penjual. Atau klik link berikut daftar penjual.

Selanjutnya Anda akan dialihkan ke halaman pendaftaran seller, pastikan tampilannya sebagaimana gambar berikut:

cara jualan di lazada agar cepat laku

Jangan lupa baca detail informasi pada gambar ya! Selanjutnya klik “Daftar” dan isikan detail Anda sebagai berikut:

  • Jenis Akun
  • Nama Toko
  • Tipe Toko
  • Lokasi
  • Nomor Handphone
  • Email

Selanjutnya, geser ke arah kanan untuk melakukan validasi.

cara daftar lazada lewat hp

Langkah pendaftaran akun penjual di Lazada telah selesai, berikutnya Anda harus mengikuti step selanjutnya yakni mengatur alamat Anda, mengupload produk Anda dan terakhir mendaftarkan rekening bank Anda.

cara upload produk di lazada dan cara mengisi akun bank di seller lazada

2. Syarat Jualan di Lazada

Perlu Anda ketahui bahwa Lazada menetapkan beberapa kategori dan syarat bagi penjualnya. Agar berhasil menjadi penjual, dalam artikel cara jualan di Lazada ini juga menjelaskan kepada Anda beberapa syarat seller Lazada sebagai berikut:

sumber lazada.co.id
  • Marketplace Perorangan: syaratnya cukup KTP dan informasi mengenai rekening
  • Marketplace Perusahaan: syaratnya berupa NIB dan Izin Usaha melalui OSS (simak penjelasannya di Online Single Submission (OSS) Permudah Proses Perizinan Usaha) dan rekening.
  • Distributor resmi: syaratnya adalah NIB, Rekening, Surat Distributor, Website, dan telah terdaftar di minimal 3 toko retail cabang.
  • Pemilik Brand/Distributor Tunggal syaratnya hampir sama dengan distributor resmi, namun ditambah dengan sertifikat merek, dan tidak memerlukan surat distributor.

3. Upload Produk Anda

Setelah memastikan bahwa Anda memiliki syarat sesuai kategori di atas dan telah mendapatkan konfirmasi akun penjual dari Lazada, langkah selanjutnya adalah mengupload produk Anda. Perlu diketahui bahwa agar produk Anda dapat terlihat oleh pengunjung, Anda harus mengupload foto produk minimal 5 jenis. Selain itu, Anda juga harus menyiapkan foto produk yang benar-benar menarik.

4. Konfirmasi Rekening Anda

Langkah selanjutnya, sebelum Anda benar-benar memulai cara berjualan di Lazada ini, Anda harus terlebih dahulu melakukan konfirmasi rekening bank Anda. Pastikan semua detail informasi yang Anda isikan benar dan pastikan rekening Anda sudah terkonfirmasi oleh Lazada. Jika, masih gagal sebaiknya tunda dulu proses promosi Anda.

5. Mulailah Memasarkan Produk Anda

Jika langkah keempat sudah Anda tempuh dengan lancar, maka saatnya Anda melakukan promosi dan memasarkan produk Anda. Anda bisa memanfaatkan berbagai jenis platform untuk memposting toko online Anda, seperti Facebook, WA dan sejenisnya. Anda juga bisa memanfaatkan facebook business. Apa itu facebook business, simak penjelasannya di artikel Cara Membuat Facebook Bisnis dan Mengelolanya

Cara Jualan di Lazada Agar Omset Meledak

Setelah langkah pendaftaran, upload produk, pemasaran awal selesai. Berikutnya adalah memastikan bahwa Anda telah melakukan optimasi pada toko Anda. Melakukan hal ini, akan menaikkan omset penjualan Anda. Adapun tekniknya adalah sebagai berikut:

1. Pilih Foto Berkualitas dan Menarik

Pertama, pastikan bahwa foto produk yang Anda upload benar-benar terlihat menarik. Terkadang real picture justru lebih menarik minat pembeli dibandingkan foto hasil editing. Anda juga bisa menggabungkan di antara keduanya.

2. Berikan deskripsi dengan teknik copywriting

Anda juga harus memberikan deskripsi yang benar-benar mampu menghipnotis pengunjung toko online Anda. Berikan deskripsi yang pada singkat namun mengena. Gunakan teknik copywriting ketika memberikan deskripsi produk.

3. Lakukan Promo

Memberikan hadiah, bonus, dan promo merupakan teknik yang paling manjur dalam pemasaran. Sebagai penjual pemula, pastikan terlebih dahulu menjual seluruh produk Anda dengan harga promo, fokuskan pada menarik minat pengunjung dan mendapatkan order. Keuntungan! Abaikan saja dulu hehehe.

4. Minta Review dan Rating dari Pembeli Anda

Salah satu tujuan promo di atas adalah agar Anda mendapat pembeli yang kemudian mau memberikan ulasan terhadap produk Anda. Selain itu jangan lupa meminta mereka untuk memberikan rating. Perlu diketahui bahwa 90% pengunjung platform jual beli online akan melihat hasil review dan ulasan.

5. Tanggapi Pelanggan dengan Cepat

Platform jual beli apapun akan melakukan kalkulasi terhadap tingkat kecepatan Anda merespon chat dan merespon orderan pembeli. Kualitas respon Anda angka rangking oleh sistem dan diperlihatkan kepada pengunjung. Jadi, mau tidak mau selalu tanggapi pelanggan Anda dengan cepat.

Demikianlah tips dan cara jualan di Lazada mulai dari mendaftarkan diri hingga menaikkan omset dengan melakukan optimasi terhadap toko Anda. Baca juga artikel Cara Jualan di Shopee Untuk Pemula; Step by Step