Arsip Tag: lazada

Cara Menjual Produk di Shopee Secara Profesional

Menjual produk di Shopee merupakan cara atau alternatif paling menjanjikan bagi mereka yang kesulitan modal dalam membuka usaha secara offline. Bisnis pemula dengan modal kurang dari 1 juta pun dapat memulai usaha dan membuka toko di Shopee tanpa syarat yang muluk-muluk.

Hanya saja, tantangan sesungguhnya bagi para penjual Online bukanlah bagaimana membuka toko dan atau mem-posting produk. Dengan syarat yang begitu mudah dan mekanisme yang tidak rumit, sudah jelas persaingan dengan toko Online sejenis merupakan tantangan utama bisnis ini.

Sebagai penjual Shopee baik yang sudah Pro atau masih pemula, apa selama ini langkah yang Anda tempuh? Meningkatkan iklan kah? Atau membuat sarana promo/diskon? Cara ini mungkin akan efektif untuk beberapa waktu, namun bagaimana jika pesaing Anda juga melakukan hal yang sama?

Di sinilah kemudian penting bagi Anda untuk mengetahui beberapa tips yang dibahas di artikel ini. Langsung saja mari kita ulas bersama:

6 Tips Menjual Produk di Shopee

Tips ini setidaknya akan membantu Anda untuk mendapatkan ide cemerlang bagaimana mengembangkan toko Online Anda. Berikut adalah penjelasannya:

1. Buatlah Listing Produk yang Menakjubkan

Sudah bukan hal asing lagi, di Shopee ada banyak sekali produk sejenis dengan produk yang Anda jual. Tidak hanya ratusan, bahkan ribuan produk yang sama dengan miliki Anda sudah terlebih dahulu ada di list Platform ini. Pertanyaannya kemudian? Apa daya tawar Anda? Satu-satunya pilihan yang mungkin adalah “membuat listing produk”, list ini harus menjual dan memiliki daya tarik yang luar biasa. Jika tidak, maka jangan harap produk Anda dilihat oleh calon konsumen. Lalu bagaimana caranya membuat list yang baik? Setidaknya penuhi beberapa standar berikut ini:

A. Produk Harus Mudah Ditemukan

Istilah yang tepat dalam hal ini sebenarnya adalah searchability dari produk Anda. Hal ini berkaitan dengan nama produk yang Anda upload di toko Anda. Sederhananya, nama produk harus mudah ditemukan oleh siapa pun. Sebagai contoh, Anda memiliki produk tas dengan kelebihan “dapat mengisi baterai pada smartphone”. Kemudian Anda memberikan nama dengan “tas charge otomatis”, pertanyaannya apakah nama produk tersebut adalah yang sering diketik oleh konsumen pada kolom pencarian atau tidak? Jika bukan, sebaik apapun produk Anda, semurah apapun, jika konsumen pun tidak pernah melihatnya, bagaimana produk bisa laku? Intinya, nama produk harus mencerminkan apa yang sering dicari konsumen, produk Anda setidaknya harus muncul di 10 urutan teratas.

B. Lakukan Optimasi Produk Berdasarkan Karakter Pelanggan Online

Aspek penting lainnya yang harus dipertimbangkan adalah pengoptimalan tingkat konversi. Hal yang hebat tentang e-Commerce adalah memungkinkan siapa saja untuk memulai bisnis tanpa harus menggunakan modal yang besar. Sisi negatifnya adalah di e-Commerce, Anda tidak memiliki banyak cara untuk meyakinkan pengguna untuk membeli produk. Anda hanya dapat menggunakan gambar produk dan teknik copywriting saja. Lalu bagaimana cara melakukan optimasi produk ini, simak ilustrasi berikut ini:

1. Karakter Konsumen Offline

Katakanlah ada seorang pelanggan sedang berada di Mall dan ingin membeli Syal Kasmir. Pelanggan berjalan ke tempat syal yang Anda pajang. Pada awalnya, dia ragu-ragu karena harga dari produk Anda, akan tetapi ia tetap memutuskan untuk merasakan bahannya sebelum meninggalkan toko. Setelah menyaksikan keunikan bahan yang digunakan pada produk tersebut, ia memutuskan untuk untuk membeli barang tersebut, lantaran secara fisik dapat merasakan perbedaan dari bahan yang digunakan.

Dalam ilustrasi ini, bukan berarti bahwa harga tidak berpengaruh. Harga tetap merupakan faktor yang sangat besar bagi pelanggan saat memutuskan untuk membeli suatu barang atau tidak. Namun, dalam toko offline begitu pelanggan melihat bahwa harga tersebut realistis (karena kualitas produk atau fitur tambahan). Trik ini dengan memajang produk yang berkualitas ini mungkin akan efektif di Mall. Akan tetapi, bagaimana dengan toko Online?

Sebagai penjual Shopee, Anda perlu memastikan bahwa Anda memiliki daftar produk yang bagus (baik itu terkait biaya, kualitas, atau persaingan). Dan ini sudah hal yang mutlak. Namun, untuk memenuhi kriteria tersebut Anda harus tahu terlebih dahulu karakter pembeli Anda.

2. Karakter Konsumen Online

Berkaitan dengan itu, katakanlah pelanggan yang sama ingin mencari syal hangat sebagai persiapan menghadapi musim dingin. Namun, kali ini dia memutuskan untuk membuka aplikasi Shopee-nya dan melihat apa yang bisa ditemukan.

Setelah mencari daftar produk di Shopee, syal Kasmir yang Anda pajang adalah yang menarik minatnya. Akan tetap, ketika dia melihat secara detail produk Anda, konsumen kemudian tidak yakin apakah syal Anda adalah yang memenuhi kebutuhannya saat ini. Sebab, yang konsumen cari adalah produk Syal dengan kualitas baik dan lembut.

Selanjutnya, ia melihat deskripsi dari produk Anda untuk melihat lebih rinci produk yang bagaimana yang Anda tawarkan. Ia kemudian memperbesar gambar produk Anda, sayangnya konsumen tidak mendapatkan detail dari gambar tersebut. Tetapi gambar Anda tidak menunjukkan detail yang dia inginkan dan tidak menyampaikan nilai spesifik produk Anda dengan cukup baik untuk membuatnya tertarik.

Selanjutnya, ia beralih ke produk lain yang sejenis. Ternyata, penjual Shopee lainnya menggambarkan Syal nya sebagai “sesuatu yang bagus untuk musim dingin, lembut digunakan dan gambaran menarik lainnya” sedangkan Anda hanya menggambarkan produk Anda sebagai bahan yang terbuat dari Kasmir.

Masalahnya, sebagai penjual Shopee, tentu Anda sudah tahu untuk apa Syal Kasmir tersebut. Namun, berbeda halnya dengan pembeli, meskipun beberapa konsumen mengetahui hal ini, akan tetap banyak calon pelanggan lain yang tidak tahu kegunaannya.

Jika situasi ini terjadi di mal atau lokasi fisik lainnya, pelanggan akan mengetahui bahwa kualitas sebenarnya dari syal Anda. Dia akan dapat menilai secara fisik dan merasakan produknya. Namun, karena transaksinya dilakukan secara Online, dia tidak memiliki dasar lain selain konten daftar produk Anda sendiri.

Kesimpulan

Oleh karena itu, penting untuk me-listing produk Anda secara maksimal. Ketahui bahwa di Platform ini yang Anda jual adalah gambar dan teks. Ini menjadi poin penting yang harus Anda penuhi dari cara menjual produk di Shopee sebelum kita berlanjut ke tahap berikutnya.

Sebagai tambahan, jika Anda ingin tips lengkap membuat daftar produk di Toko Online berikut ulasannya Cara Menjual Barang di Shopee Teknik Upload Produk

2. Gunakan Alat Promo Secara Efektif

Sebagai Platform e-Commerce terbaik sudah jelas jika Shopee telah menyediakan alat/tool iklan sebagai fasilitas untuk para penjual. Hanya saja, Anda harus mengetahui cara menggunakannya secara efektif. Jika tidak semua tool tersebut tidak ada gunanya. Bila Anda masih belum mengenal apa saja tool tersebut, mari kita bahas satu persatu di bawah ini.

A. Shopee My Ads

Shopee My Ads merupakan salah satu tool yang cukup power full untuk digunakan sebagai sarana promosi Anda. Tool ini dilengkapi dengan mesin pencari kata kunci yang diperlukan untuk membantu penjual melakukan penelitian kata kunci dengan cara yang paling mudah dan mulus.

Dengan fitur kata kunci ini, penjual akan sangat terbantu lantaran memungkinkan mereka untuk lebih efektif dalam menargetkan pembeli potensial. Tanpa pemilihan kata kunci yang tepat di iklan Anda, Anda tidak akan dapat mengubah upaya pemasaran Anda menjadi pertumbuhan penjualan ROI yang positif.

Selain itu, Shopee My Ads juga merupakan fitur yang sangat mudah di konfigurasi. Anda bisa melihat ulasan sebelumnya mengenai Panduan menggunakan Shopee My Ads.

B. Add-On Deals

Add-On Deals merupakan fitur yang memungkinkan Anda memberikan penawaran tambahan bagi konsumen Anda. Fungsi lainnya dari fitur ini adalah untuk meningkatkan tanggapan positif mengenai produk dan sekaligus toko Online Anda.

Alat ini memungkinkan Anda mendorong pembeli untuk membeli barang lain yang melengkapi produk yang mereka incar.

Berikut beberapa contoh item tambahan pelengkap:

  • Sikat Gigi + Pasta Gigi
  • Sepatu + Kaus Kaki
  • Ponsel cerdas + casing ponsel
  • Bedak Rias + Kuas

Dalam teknik ini, intinya adalah jika konsumen Anda membeli produk plus pelengkapnya mereka akan mendapat diskon sebagai alat menarik minat mereka.

C. Bundle-Deals

Bundle Deals adalah cara untuk mendorong pembeli, agar tertarik membeli lebih banyak produk Anda melalui diskon. Apa sesungguhnya perbedaan cara ini dengan cara sebelumnya? Pada teknik ini, konsumen hanya akan mendapatkan harga diskon lebih murah jika memenuhi syarat bundel yang telah Anda tetapkan.

Misalnya, jika penjual membuat kesepakatan bundel “Beli 3 dapatkan 10% off”, pembeli hanya akan memenuhi syarat untuk mendapatkan diskon jika dia membeli ketiga item tersebut.

Teknik semacam ini paling efektif selama musim liburan dan dalam rangka launching toko, sebab ini adalah waktu ketika pelanggan bersemangat untuk membeli. Banyak pembeli dan penjual menggunakan penawaran tambahan selama launching. Untuk membuat bundle deals di Shopee terapkan cara berikut:

  • Buka Akun Shopee Seller Anda
  • Buka opsi Marketing Center
  • Pilih Bundle Deal dan kemudian klik
  • Selanjutnya, pilih Buat Bundel baru

Jika sudah, maka langkah selanjutnya buat nama untuk Bundel Anda. Tunjukkan jangka waktu yang Anda inginkan untuk menjalankan Bundel.

Anda dapat membuat diskon per persentase atau jumlah mata uang yang sebenarnya. Harga paket khusus memungkinkan Anda menawarkan diskon jika pembeli membeli sejumlah item tertentu misalnya (Beli 5 item dengan harga khusus $70)

  • Jangan lupa untuk menunjukkan batas pembelian untuk transaksi.
  • Berikutnya tambahkan produk untuk promosi ini.
  • Gunakan fitur pilih produk untuk meng konfirmasi produk mana yang akan menjadi bagian dari bundel. Klik Konfirmasi setelah selesai.
  • Setelah itu, Klik tombol di sisi kanan setiap produk untuk mengaktifkan item. Setelah mengkatifkan produk, Anda tidak dapat mengubah kurir pengiriman. Jika tidak, pembeli tidak akan bisa memesannya.
  • Jika selesai, fitur Bundel Anda akan muncul di bawah tab di dasbor Bundel Anda.

D. Promosi dengan Diskon

Selain dua cara di atas, Anda juga bisa meningkatkan optimasi toko dengan memberikan diskon kepada calon konsumen. Hebatnya, Shopee juga telah menyediakan fitur semacam ini bagi para Seller. Untuk melakukan hal ini, Anda bisa menerapkan cara berikut:

  • Pergi ke Marketing Center di Shopee
  • Pilih menu Discount Promotions
  • Masukkan nama promosi Anda. Tunjukkan jangka waktu kapan Anda ingin menjalankan promo ini. Berhati-hatilah dengan selang waktu yang diperlukan untuk waktu mulai dan waktu berakhir. Klik Simpan & Lanjutkan.
  • Pilih dan masukan beberapa produk yang ingin Anda diskon.
  • Jika Anda berencana untuk menerapkan hanya satu diskon untuk semua produk, cara paling efisien yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan pengaturan batch untuk mengatur diskon. Untuk melakukan itu, cukup masukkan persentase diskon yang Anda pikirkan. Tunjukkan batas pembelian untuk setiap pelanggan. Klik Perbarui Semua Produk.
  • Pengaturan batch terletak di atas jendela.
  • Namun, jika ingin menetapkan berbagai diskon, Anda bisa menentukan diskon satu per satu per produk.

Demikianlah penjelasan mengenai mengatur diskon untuk produk Anda. Jika semua tahap telah Anda pastikan benar, maka kemudian klik selesai dan sebarkan informasi Anda.

Masih ada beberapa tool lain yang dapat Anda maksimalkan sebagai sarana promo di Shopee baik yang disediakan oleh Platform ini atau bukan. Mari kita lihat penjelasannya pada ulasan di bawah.

3. Off-Site Marketing

Sebagaimana paparan cara menjual produk di Shopee sebelumnya dijelaskan bahwa konsumen Anda adalah pembeli Online. Anda harus menekankan bahwa pembeli Online tidak hanya berasal dari Shopee. Oleh karena itu, Anda bisa memanfaatkan media selain Shopee untuk meningkatkan penjualan. Apa saja media tersebut? Berikut detail nya:

A. Facebook Page

Sarana lain yang dapat Anda gunakan untuk mengiklankan toko Online Anda adalah dengan menggunakan Facebook Page. Untuk dapat melakukan promosi Anda terlebih dahulu harus membuat akun Facebook Business. Kemudian membuat Facebook Page dan melakukan optimasi mulai dari membuat listing produk dan seterusnya. Selain itu, Anda juga dapat mengaturnya dengan mudah di Smartphone dengan mengunduh aplikasi Facebook Business Suite. Lebih jelas bagaimana melakukan pemasaran menggunakan Facebook Page simak artikel saya tentang Cara Membuat Facebook Bisnis dan Mengelolanya

B. Instagram Marketing

Selain Facebook, alat lain yang dapat Anda gunakan untuk memasarkan produk Online Anda adalah dengan menggunakan media Instagram. Perlu Anda ketahui bahwa kunci sukses pemasaran via Instagram adalah dengan membuat foto dan pesan hebat yang mendorong keterlibatan, like, dan bahkan membagikan foto Andai. Anda tidak hanya akan menarik lebih banyak perhatian untuk produk Anda, tetapi Anda juga akan memiliki akses ke data yang dapat membantu Anda meningkatkan pemasaran Anda secara keseluruhan (melalui strategi pemasaran ulang). Pastikan Anda untuk membuat akun se-profesional mungkin dengan profil pribadi.

Akun Instagram bisnis hadir dengan alat gratis seperti Instagram Insight yang merupakan alat yang memungkinkan Anda melihat data keterlibatan, tayangan, dan banyak lagi.

Setelah Anda mencapai setidaknya 100 pengikut di Instagram, Anda akan dapat mengetahui rincian demografi pengikut Anda. Dengan melakukannya, Anda dapat menilai kepribadian dan minat persona pembeli Anda dan dengan demikian meningkatkan pemasaran Anda secara keseluruhan.

C. Google Ads

Google Ads berkaitan dengan item iklan yang biasanya Anda lihat di Search Engine Results Pages (SERPs) saat Anda mencari kata kunci di Google.

Shopee memiliki perangkat lunak terintegrasi (Shopee My Ads) yang dapat membantu penjual meningkatkan visibilitas dan penjualan. Satu-satunya perbedaan antara keduanya adalah ini:

  • Shopee Iklan Saya: Meningkatkan visibilitas dalam aplikasi dan situs web Shopee
  • Google Ads: Mendorong lalu lintas dan visibilitas di seluruh internet

Dalam hal ini, Google Ads memungkinkan Anda menjangkau kelompok orang yang lebih luas dan lebih luas dan memberitahu mereka tentang daftar produk Shopee Anda.

Selain tiga media yang disebutkan di atas tentu masih terdapat beberapa metode untuk mengiklankan produk Anda. Seperti, Video Ads, Remarketing Ads dan sejenisnya. Saat ini media iklan Online berkembang pesat, Anda dengan mudah dapat mencari informasinya di manapun.

4. Gunakan Smart Automations

Agar sukses menjalankan bisnis Shopee Anda, fokus pada hal-hal penting yang dapat memberikan nilai dan meningkatkan mutu bisnis Anda.

Ini bisa menjadi tantangan yang cukup sulit untuk dicapai jika Anda mengelola setiap departemen bisnis Online Anda sendiri atau dengan tim kecil. Dari listing produk, SEO, iklan berbayar, layanan pelanggan hingga pergudangan, pemenuhan pesanan, dan manajemen pengembalian – itu membutuhkan banyak pekerjaan!

Rekomendasi kami adalah agar Anda menggunakan otomatisasi dan smart outsourcing jika memungkinkan

Banyak tugas yang Anda lakukan setiap hari mungkin kecil, tetapi menghabiskan banyak waktu. Dengan mendelegasikan tugas-tugas tertentu ke perangkat lunak otomatisasi, Anda akan dapat lebih memfokuskan waktu Anda pada tantangan paling kritis untuk pertumbuhan bisnis Anda. Untuk mempermudah proses dan cara menjual produk di Shopee, maka gunakanlah software atau aplikasi smart automations. Sebagai contoh adalah beberapa aplikasi berikut ini:

A. Webchat Shopee

Webchat Shopee adalah fitur perpesanan terintegrasi dalam Platform Shopee. Ini adalah sarana bagi penjual dan pembeli untuk mengkomunikasikan pembaruan dan klarifikasi tentang transaksi mereka.

Fitur webchat ini dapat digunakan untuk melakukan otomatisasi terhadap beberapa hal, sehingga dapat membantu melakukan tugas-tugas kecil secara efisien.

B. Balas Otomatis

Sebagai Penjual Shopee Anda akan menerima banyak pertanyaan tentang produk Anda. Menjawab pertanyaan tersebut satu per satu bisa melelahkan dan kurang produktif.

Cara yang dapat Anda terapkan agar lebih efisien adalah dengan menggunakan fitur auto reply (balasan otomatis) Shopee yakni menulis balasan siap pakai untuk menjawab pertanyaan paling umum pelanggan Anda.

5. Mengoptimalkan Kampanye Besar dan Peluncuran Produk

Energi pemasaran yang sangat besar dibutuhkan agar Anda memenuhi standar dan ekspektasi yang tinggi selama kampanye besar. Kampanye normal menghasilkan sekitar 10-20 x pendapatan penjualan dibandingkan dengan hari biasa dalam kehidupan penjual Shopee, jadi sangat penting untuk memastikan Anda dioptimalkan dengan baik sebelum rencana dan berjalan lancar selama itu.

Penawaran diskon mungkin memberi Anda beberapa pembelian dalam waktu seminggu atau sebulan, tetapi membuat kombinasi yang kuat dari berbagai kampanye pemasaran akan memberi Anda hadiah besar di akhir periode.

Berikut adalah kampanye dan penawaran Shopee yang dapat Anda buat:

  • Promo Diskon
  • Penawaran Add-On
  • Promosi Biaya Pengiriman
  • Penawaran Bundle

Sekali lagi, Anda harus berpikir secara strategis. Promo diskon pasti akan menarik perhatian banyak pembeli.

Tetapi akan selalu ada produk yang jauh lebih diminati daripada yang lain. Untuk menyamakan pesanan per produk, Anda dapat memanfaatkan Penawaran Add-On dan Penawaran Bundel. Ini adalah kampanye yang mendorong pembeli untuk membeli produk lain yang melengkapi produk utama yang mereka minati. Sebagai gantinya, mereka akan menerima diskon. Promosi biaya ongkir juga merupakan salah satu teknik efektif yang dapat menarik minat konsumen Anda.

Menggunakan semua promo ini bersama-sama akan menciptakan mekanisme dorongan yang kuat bagi pelanggan Anda.

6. Mengatur Penyimpanan Barang dan Pengepakan Produk Secara Efisien

Cara menjual Produk di Shopee yang terakhir adalah dengan manajemen pergudangan yang baik. Maksud dari poin ini adalah bahwa Anda harus memiliki data barang, lokasi penyimpanan hingga teknik pengiriman yang benar-benar efisien.  Untuk manajemen pendataan barang Anda bisa memanfaatkan penyedia perangkat lunak ERP yang menangani daftar silang, pengelolaan pesanan, dan pengelolaan inventaris Anda.

Selanjutnya, berkaitan dengan penyimpanan barang Anda. Selain itu Anda harus memiliki pedoman yang jelas mengenai bagaimana mengatur operasi pergudangan, bagaimana Anda mendistribusikan produk Anda ke berbagai lokasi gudang. Dengan cara ini, mengirimkan produk Anda ke lokasi terpisah akan jauh lebih mudah dan lebih cepat.

Bagaimanapun, jika bisnis Shopee Anda baru saja dimulai dan belum berkembang, sebaiknya Anda membangun gudang sederhana di mana Anda dapat dengan mudah bolak-balik mengelola dan memenuhi pesanan.

Untuk penjual skala kecil, direkomendasikan bagi Anda untuk membangun ruang gudang di dalam rumah, tetapi lokasi terdekat juga dapat digunakan.

Apa pun lokasi yang Anda pilih, Anda perlu memastikan bahwa gudang Anda dapat memenuhi arus barang yang terstandarisasi.

Gudang harus cukup luas untuk menampung kegiatan / area berikut:

  • Menerima
  • Penyimpanan
  • Pemetikan
  • Pengepakan dan Pengiriman
  • Area bebas

Demikianlah 6 cara menjual Produk di Shopee secara Profesional, ulasan di atas tentu belum menyeluruh dan detail. Namun, gambaran di atas setidaknya dapat meningkatkan wawasan bagi Anda bagaimana menjadi penjual profesional di Shopee.