Arsip Tag: media social marketing

7 Cara Simpel Riset Produk Online Namun Tetap Efektif dan Efisien

Apakah saat ini dalam benak Anda tersimpan ide hebat dan orisinal untuk segera diwujudkan? Baiknya, lakukan riset produk online dengan cara yang tepat agar ide Anda benar-benar laku saat di pasar.

Lanjutkan membaca 7 Cara Simpel Riset Produk Online Namun Tetap Efektif dan Efisien

Cara Benar Menerapkan Strategi Pemasaran Online

Strategi pemasaran online, bukan lagi hal yang tabu. Hanya saja, beberapa orang cenderung tidak tepat saat memilih alat marketing yang digunakan. Hasilnya, alat yang digunakan tidak cocok dengan tujuan pemasaran.

Dengan kata lain, alat marketing yang digunakan tidak efisien dan efektif. Sebab, fungsi alat marketing online hanyalah sebagai media saja. Ia akan efektif bila sesuai dengan tujuan dari pemasaran online yang ditetapkan sebelumnya.

Misalnya, penelusuran berbayar akan efektif ketika digunakan untuk tujuan akuisisi (atau mendapatkan pelanggan baru). Sementara email adalah salah satu alat paling efektif untuk menjual lebih banyak produk ke produk yang ada pelanggan.

Alat Digital Marketing Terpopuler dan Kegunaannya

Untuk memudahkan Anda dalam memahami fungsi dan kecocokan alat digital marketing. Berikut adalah tabel daftar alat digital marketing serta outcome yang dihasilkan.

Taktik/Alat Luaran
Email : Retensi Pelanggan 
Iklan Online : Branding dan Akuisisi Pelanggan Baru
Affiliate : Promosi dan Branding
SEO : Retensi Pelanggan dan Akuisisi
PPC : Retensi Pelanggan dan Akuisisi
Social Media : Branding dan Partisipasi Pelanggan
ORM : Retensi Pelanggan, Branding dan Partisipasi
WebPR : Akuisisi dan Branding

Melihat rangkuman tabel di atas tentu masing menimbulkan sedikit pertanyaan bagi Anda.  Untuk menjawab pertanyaan mengapa luaran dari masing-masing alat di atas berbeda, berikut adalah penjelasannya:

1. Email Marketing

Email marketing merupakan strategi pemasaran online bersifat langsung yang menggunakan sarana elektronik untuk menyampaikan pesan komersial kepada audiens. Teknik ini sangat hemat biaya, sangat bertarget, dapat disesuaikan dalam skala massal dan benar-benar terukur.

Bentuk luaran utama dari teknik email marketing adalah sebagai berikut:

  • Pemasaran email adalah alat untuk membangun hubungan dengan pelanggan potensial dan yang sudah ada.
  • Email marketing harus memaksimalkan retensi dan nilai pelanggan, tujuan akhirnya adalah meningkatkan profitabilitas yang lebih besar bagi organisasi secara keseluruhan.
  • Basis data email bertarget dan tersegmentasi berarti bahwa sebuah merek dapat mengarahkan pesan ke sektor tertentu dari basis pelanggan mereka untuk mencapai hasil terbaik.

2. Iklan Online

Iklan online mencakup iklan di semua area Internet – halaman hasil mesin pencari, iklan ditempatkan di email, iklan ditempatkan di jaringan sosial dan iklan di jaringan tampilan Google.

Tujuan utama periklanan adalah meningkatkan penjualan dengan meningkatkan kesadaran merek secara online. Ini juga bisa lebih interaktif dan karena itu tidak terlalu mengganggu bila dibandingkan dengan strategi pemasaran offline seperti iklan tradisional atau iklan online non-interaktif.

Iklan online dapat dioptimalkan dengan menargetkannya ke geografi tertentu dan pasar tertentu dan mengkontekstualisasikan-nya.

3. Affiliate Marketing

Pemasaran afiliasi adalah sistem pemberian komisi di mana pihak yang merekomendasikan produk diberi “upah/komisi” untuk setiap rujukan yang mereka berikan.

Pemasaran afiliasi banyak digunakan untuk mempromosikan situs web, dengan perujuk diberi penghargaan untuk setiap pengunjung, pelanggan, atau pelanggan yang disediakan melalui upaya mereka. Dengan demikian, ini merupakan taktik yang berguna untuk branding dan akuisisi.

4. SEO

Merupakan strategi pemasaran produk online dengan cara mengoptimalkan situs web untuk mendapat peringkat lebih tinggi di halaman hasil mesin pencari. 

SEO bekerja dengan parameter yang ditetapkan oleh mesin pencari untuk memastikan bahwa mesin pencari mengindeksnya ketika orang memasukkan istilah pencarian yang relevan untuk suatu produk atau layanan.

SEO memiliki peran penting dalam akuisisi, karena memastikan penawaran organisasi Anda akan muncul di hasil penelusuran, memungkinkan Anda menjangkau calon pelanggan. 

Situs yang dioptimalkan untuk mesin pencari juga merupakan situs yang jelas, relevan, dan dirancang dengan baik. Elemen-elemen ini memastikan pengalaman pengguna yang luar biasa, artinya SEO juga berperan dalam retensi.

5. PPC

Dalam sistem periklanan bayar per klik atau PPC, pengiklan hanya membayar untuk setiap klik pada iklan mereka. Ini paling sering digunakan untuk iklan pada halaman hasil mesin pencari; itu juga digunakan dalam iklan spanduk (di mana pengiklan membayar per klik pada spanduk mereka).

Bagi pengiklan, keindahan iklan PPC terletak pada kenyataan bahwa mereka berbasis kata kunci. Ini berarti iklan akan muncul sebagai tanggapan atas istilah pencarian yang dimasukkan oleh konsumen.

Oleh karena itu, PPC berperan dalam akuisisi dan retensi. Ini memungkinkan pengiklan untuk menjangkau orang-orang yang sudah berada dalam siklus pembelian atau menunjukkan minat pada apa yang mereka tawarkan.

6. Sosial Media

Media sosial yang disebut juga consumer-generated media atau Web 2.0 adalah media (berupa teks, visual dan audio) yang dibuat untuk dibagikan. Ini telah mengubah wajah pemasaran dengan memungkinkan kolaborasi dan koneksi dengan cara yang tidak dapat ditawarkan oleh saluran lain.

Dari perspektif strategi pemasaran online shop, media sosial berguna untuk branding, meningkatkan kesadaran tentang kisah merek, dan memungkinkan konsumen untuk terlibat dalam cerita melalui kolaborasi. 

Platform media sosial juga berperan dalam membangun kesadaran, karena sifatnya yang mudah dibagikan dan viral, juga dapat memberikan umpan balik dari orang banyak melalui grafik terbuka dan sistem analisis sosial.

7. ORM

Manajemen reputasi online (ORM) adalah proses di mana merek memantau, mengukur, dan mengelola percakapan yang terjadi di sekitarnya secara online.

ORM dapat berdampak besar pada reputasi merek dan keuntungannya. Hanya dengan mendengarkan percakapan yang dilakukan oleh pelanggan dan pelanggan potensial, organisasi dapat merespon dan mengelola situasinya di pasar secara memadai. 

ORM berbicara tentang akuisisi, keterlibatan, dan partisipasi. Alat ORM yang efektif dapat membantu perusahaan terlibat dengan pelanggannya jika relevan dan menyediakan layanan yang lebih baik dengan menanggapi pertanyaan dan keluhan. Wawasan yang diperoleh dari ORM harus dipertimbangkan saat mengevaluasi dan mengoptimalkan arah strategis.

8. WebPR

PR adalah sekumpulan fungsi yang mendorong kemampuan organisasi untuk mendengarkan, menghargai, dan menanggapi orang-orang yang dengannya organisasi tersebut bertukar nilai.

Sementara PR tradisional berfokus pada rilis pers yang dibuat dengan hati-hati dan rilis informasi yang terkendali, Internet berarti bahwa informasi tersedia secara bebas untuk khalayak yang lebih luas, dibandingkan dengan sekelompok jurnalis tertentu.

WebPR memungkinkan perusahaan untuk terlibat dalam bentuk komunikasi yang lebih langsung. Tidak seperti siaran pers tradisional, WebPR adalah tentang berhubungan dengan pelanggan.

Alat ini digunakan untuk terhubung dengan pelanggan dan meningkatkan kesadaran merek, eksposur, dan upaya SEO.

Setelah tujuan dan taktik ditetapkan, Anda harus melakukan periksa silang dan evaluasi ulang terhadap kebutuhan dan sumber daya organisasi. Hal itu perlu dilakukan untuk memastikan strategi pemasaran online Anda berada di jalur yang benar dan tidak ada peluang yang terlewatkan.

Cara Menjual Barang di Shopee Teknik Upload Produk

Temukan tips atau cara menjual barang di Shopee dengan memaksimalkan teknik upload produk Anda.

Setelah sebelumnya kita mengulas panduan atau cara menjual produk alias barang di Shopee, dalam artikel ini kita akan sedikit lebih spesifik mengulas mengenai cara upload produk di platform ini agar terlihat luar biasa dan tentu menarik minat konsumen.

Namun, sebelum kita membahas bagaimana teknik upload produk ini, mari kita ulas terlebih dahulu cara kerja dari platform Shopee. Hal ini penting, sebab ini akan menentukan laris tidaknya barang yang Anda jual.

Karakter Platform Jual Beli Online Shopee

Pada artikel sebelumnya, telah di ulas mengenai tiga kunci utama agar jualan online Anda laris. Pertama, searchability atau mudah dicari, kedua tampilan visual, ketiga adalah optimasi toko online Anda. Lihat artikel sebelumnya Cara Menjual Produk di Shopee Secara Profesional untuk penjelasan mengenai tiga kategori ini. Untuk lebih memahaminya lihat gambar di bawah ini.

Ilustrasi di atas cukup banyak merangkum bagaimana daftar produk Anda terhubung dengan bagaimana Anda akan mendapatkan penjualan – mulai dari ditemukan di hasil pencarian hingga memiliki daya tarik visual yang cukup untuk mendapatkan klik hingga menarik pengguna agar melihat Halaman Detail Produk Anda.

Jika Anda sudah Ingat maka mari mulai kita ulas tips upload produk sebagai kunci utama cara menjual barang di Shopee agar laris.

Teknik Upload Produk di Shopee Agar Terlihat Dahsyat

Cara menjual barang di Shopee yang akan dibahas kali ini adalah tentang tips mengupload produk. Ada beberapa step yang harus Anda lewati sebelum benar-benar melakukan upload produk. Anda tidak hanya menyiapkan foto kemudian mengupload dan memberikan label harga saja. Anda perlu melakukan beberapa hal sebelumnya, sebagaimana dijelaskan berikut ini:

1. Melakukan Riset Kata Kunci

Research kata kunci sangat penting bagi produk Anda, sebab ini akan menentukan akurasi sasaran konsumen Anda. Cara menjual barang di Shopee ini juga memungkinkan Anda untuk melihat istilah mana yang memiliki volume pencarian tinggi.

Memublikasikan postingan produk yang tidak dioptimalkan dengan kata kunci dapat sangat mempengaruhi kemampuan penelusuran dan visibilitas produk Anda. Artinya produk Anda tidak akan muncul di hasil pencarian item di Shopee.

Menggunakan Split Dragon Sebagai Alat Research

Split Dragon adalah salah satu alat luar biasa yang dapat Anda gunakan untuk melakukan research kata kunci Anda. Berbeda halnya dengan tool seperti Google Keyword Planner dan SEMrush, Split Dragon merupakan tool yang dapat digunakan secara khusus menargetkan kata kunci yang digunakan dalam platform eCommerce seperti Shopee dan Lazada.

Untuk melakukan research kata kunci dengan tool Split Dragon ini, Anda perlu membuat akun terlebih dahulu. Kemudian Anda dapat memiliki akun percobaan selama 7 hari. Untuk mendapatkan akses lebih Anda bisa memilih beberapa opsi berbayar.

Setelah membuat akun, login dan carilah opsi “Keyword Research” kemudian pilih “Shopee Keyword Research”. Berikutnya, masukkan kata kunci yang ingin Anda cari, misalnya kata kunci “Shampoo”.

Selanjutnya, Anda pilih opsi get keyword sebagaimana tampilan di atas. Maka dengan mudah Anda akan mendapatkan kata kunci yang Anda cari.

Secara otomatis, platform ini akan menampilkan daftar kata kunci yang sering digunakan konsumen saat mencari produk dalam platform Shopee. Daftar ini juga dilengkapi dengan angka-angka yang dapat membantu Anda menilai kata kunci mana yang terbaik untuk digunakan dalam daftar produk Anda.

  • Volume – jumlah orang yang menggunakan kata kunci ini untuk mencari item di Shopee.
  • Relevansi – ini berkaitan dengan pengukuran seberapa erat kaitan kata kunci dengan produk Anda.
  • Persaingan – pengukuran numerik dari berapa banyak daftar produk Shopee yang menyertakan kata kunci khusus ini.
  • Tren – data yang merangkum frekuensi pelanggan memasukkan kata kunci khusus ini ke dalam fitur pencarian Shopee.

Keunggulan utama dalam menggunakan teknologi Split Dragon adalah kata kunci sudah diuraikan untuk Anda. Split Dragon menyajikan kata kunci yang dimasukkan ke Shopee.

2. Memilih Nama Produk yang Menjual

Membangun kepercayaan konsumen merupakan kunci dalam penjualan online. Menariknya, dalam rangka membangun kepercayaan ini, harus Anda mulai sejak melakukan listing  dan memilih nama produk Anda.

Artinya, untuk menjadi penjual Shopee yang profesional, Anda perlu memberikan identitas yang unik pada daftar produk Anda. Pertama, Anda dapat memulainya dengan membuat nama produk yang menjual. Bagaimana merumuskan nama produk yang menarik di Shopee?

Berikut beberapa petunjuk yang perlu Anda diperhatikan:

  • Pastikan huruf pertama di setiap kata di nama produk Anda menggunakan huruf besar
  • Hanya kapitalisasi semua huruf Anda jika Anda merujuk ke merek besar seperti ASUS atau ZARA
  • Sebaiknya Anda tidak menggunakan deskripsi pada bagian nama produk ini seperti “buku paling laris” atau “item paling menarik”
  • Jangan gunakan kata-kata yang tidak relevan dengan produk
  • Jangan gunakan hashtag atau simbol emoji

Standar Nama Produk di Shopee

Anda tidak hanya membutuhkan nama produk Anda agar terdengar profesional, tetapi Anda juga perlu memastikan bahwa semua informasi penting yang ingin diketahui pelanggan ada terkandung di nama produk Anda.

Jika Anda memiliki halaman produk untuk item yang memiliki ukuran tertentu, rumus terbaik untuk digunakan adalah:

Nama Merek + Model Produk + Spesifikasi + Ukuran + Kata Kunci untuk SEO

Namun, jika Anda ternyata menjual produk yang memiliki beberapa jenis ukuran. Sebaiknya, Anda dapat membuat daftar produk Anda dengan beberapa variasi ukuran.

Bagaimana jika produk tersebut tidak memiliki merek? Jika demikian, Anda dapat menggunakan format nama produk berikut:

  • Jenis Kelamin + Spesifikasi + Produk + Kata Kunci untuk SEO
  • Usia + Spesifikasi + Produk + Kata Kunci untuk SEO
  • Usia + Jenis Kelamin + Spesifikasi + Produk + Kata Kunci untuk SEO
  • Spesifikasi + Produk + Kata Kunci untuk SEO

Hanya yang disebutkan di atas yang harus ditambahkan pada nama produk Anda. Berhati-hatilah dalam menggunakan variasi nama produk Anda.

Satu-satunya tempat variasi yang harus Anda sertakan adalah di bagian variasi produk Anda. Jika tidak, Anda membuang-buang panjang karakter berharga yang dapat digunakan untuk SEO.

3. Pilih Kategori yang Sesuai Untuk Produk Anda

Ingat bahwa konsumen tidak hanya mencari produk berdasarkan kata kunci semata, sebagian konsumen mencari produk dengan menelusuri kategori dari produk. Perlu Anda ketahui bahwa kisaran 25% pengunjung di Shopee mencari produk berdasarkan kategori atau gambar dari produk.

Oleh karena itu, penting untuk mempublikasikan produk Anda pada kategori yang paling sesuai.

Ini memungkinkan pembeli menemukan produk Anda dengan mudah saat mereka melihat kategori tertentu.

Untuk melakukan konfigurasi kategori produk bukalah akun Penjual Anda. Kemudian carilah opsi Produk Saya. Sekarang, arahkan pointer Anda pada alat Batch lalu pilih Unggah Massal. Pilih list kategori yang tersedia. Anda sekarang dapat melihat daftar lengkap kategori Shopee. Dengan mengetikkan produk Anda di kotak pencarian, Anda akan dapat meneliti kategori apa dari barang tersebut.

Berikut adalah beberapa level kategori di Shopee:

Tingkat pertama adalah kategori utama. Sebagai kategori utama, penting untuk mencerminkan fungsi spesifik produk. Kategori tingkat kedua dan ketiga berkaitan dengan deskripsi produk Anda yang lebih luas.

Berikut adalah contoh dari setiap level kategori:

  • L1 Kategori: Tas & Koper
  • Kategori L2: Ransel
  • Kategori L3: Ransel Kasual

Jika produk Anda spesifik gender, pastikan untuk mempertimbangkannya saat memilih untuk mempublikasikan produk di bawah kategori.

Misalnya, jika Anda menjual sepatu olahraga untuk wanita, maka kategori utama ialah Sepatu Wanita. Selanjutnya, Anda kemudian dapat menentukan kategori tingkat kedua yakni Sepatu Lari. Sedangkan untuk kategori level ketiga, Anda bisa menandainya di bawah alas kaki.

Perhatikan bahwa jika kategori utama sudah menjelaskan jenis kelamin atau kelompok usia tertentu dari produk tersebut, maka tidak perlu lagi menggunakan Jenis Kelamin + Spesifikasi + Produk / Usia + Spesifikasi + Produk / Usia + Jenis Kelamin + Spesifikasi + Format nama produk.

4. Pastikan Semua Atribut Produk Terisi

Atribut produk berkaitan dengan detail atau karakteristik yang menggambarkan produk Anda. Dengan memasukkan atribut produk yang akurat dan tepat, Anda tidak hanya akan meningkatkan keterpaparan produk dan kemudahan pencarian, tetapi Anda juga akan membantu pelanggan mendapatkan gambaran yang jelas tentang bahan pembuatan produk Anda.

Jika Anda tidak mengisi atribut produk dengan konten, Anda tidak akan pernah muncul dalam hasil filter atribut dan kehilangan semua potensi lalu lintas dan pendapatan tersebut.

5. Membuat Deskripsi Produk yang Menjual

Gunakan opsi deskripsi produk untuk mendeskripsikan produk Anda lebih lanjut sehingga Anda tidak meninggalkan keraguan dalam benak pelanggan tentang nilai produk Anda.

Tulis tentang manfaat produk Anda untuk meningkatkan tingkat ketertarikan konsumen.

Anda juga harus memasukkan value added Anda sebagai penjual dan komitmen layanan pelanggan untuk meningkatkan tingkat konversi.

Gunakan fitur produk Anda secara komprehensif untuk meningkatkan tingkat konversi.

6. Gunakan Gambar yang Menjual

Karena pembeli online tidak dapat merasakan produk secara real, sebagian besar akan mengandalkan gambar produk untuk memberikan visualisasi tentang seberapa bagus produk tersebut. Karena itu, sebelum meluncurkan produk Anda, pastikan Anda memiliki dua hingga empat gambar yang dapat memikat pelanggan. Anda dapat mengunggah hingga sembilan gambar per produk.

Jika Anda membuat gambar produk sendiri, berikut beberapa tips tentang cara membuat gambar yang menarik perhatian pembeli:

Gunakan kamera ponsel atau kamera DSLR berkualitas tinggi

Kamera berkualitas tinggi adalah investasi besar dalam penjualan online. Tanpa visual yang menarik, akan sulit untuk meyakinkan orang bahwa produk Anda layak untuk dibeli.

Jika Anda tidak mampu membeli kamera mahal saat ini, Anda selalu dapat menggunakan kreativitas untuk menyempurnakan gambar selama Anda menggunakan ponsel kamera yang dapat mengambil gambar yang layak.

Bidik Gambar dari Berbagai Sudut

Aturan praktis dalam fotografi adalah tidak puas dengan beberapa bidikan gambar. Anda harus memotret sebanyak yang Anda bisa. Coba sudut dan ketinggian yang berbeda dan tunjukkan semua sisi produk, baik yang diperbesar maupun diperkecil.

Dan setelah Anda selesai, Anda dapat memindahkan foto Anda ke laptop atau komputer di mana Anda dapat memeriksa gambar Anda dan menemukan mana yang terbaik. Ini adalah cara yang jauh lebih baik untuk menilai kualitas gambar Anda dibandingkan dengan hanya meninjau gambar Anda dari pratinjau kamera Anda.

Gunakan Aplikasi Editing Foto

Beberapa orang lebih suka mengambil beberapa foto dan kemudian melakukan editing menggunakan PhotoShop.

Meskipun keterampilan mengedit foto sangat penting agar gambar produk Anda dapat memberikan pengaruh yang paling besar bagi pelanggan Anda, pengeditan foto hanya bisa sejauh ini.

Memiliki pola pikir “bidik untuk diedit” berarti mengambil foto yang sudah terlihat cukup baik tanpa pengeditan ekstensif. Melakukan hal ini akan memberi Anda hasil yang luar biasa.

Gunakan Gambar Kreatif

Gambar kreatif berkaitan dengan menambahkan teks ke gambar Anda untuk menunjukkan fitur dan kemampuan produk yang tidak langsung terlihat. Perhatikan bahwa citra kreatif hanya boleh diterapkan pada gambar produk sekunder Anda. Yang utama harus tetap bersih dan diambil dengan latar belakang dan properti terbaik.

Berikut beberapa tip untuk pencitraan kreatif:

  • Hanya gunakan gaya teks dan font yang sederhana dan enak dilihat
  • Pastikan teks tidak menutupi atau tumpang tindih dengan gambar
  • Tambahkan bagan atau infografis yang menarik di dalam gambar yang menampilkan informasi produk

Bersikaplah pilih-pilih dalam memilih gambar untuk pencitraan kreatif. Gunakan teknik ini hanya untuk gambar produk yang tidak cukup jelas

Gunakan Gambar Lifestyle

Gambar lifestyle adalah penggunaan latar belakang, alat peraga, dan model yang memungkinkan pelanggan untuk memvisualisasikan produk.

Pada gambar produk kopi ini terlihat kurang menarik, tidak menggugah selera. Gambar lifestyle lebih terlihat menarik. Sebagai contoh perhatikan gambar berikut:

Bandingkan perbandingan contoh Gambar Lifestyle dan non-Lifestyle di atas. Berikut beberapa tip untuk Gambar Lifestyle:

  • Tunjukkan item yang ada di dalam paket produk
  • Tekankan pada gambar, manfaat produk bagi pelanggan
  • Perhatikan latar belakang yang Anda gunakan untuk gambar. Latar belakang perlu mencerminkan sifat produk itu sendiri

Satu tip lagi: Jika ternyata Anda tidak yakin dapat mengambil foto yang baik untuk produk Anda, maka dengan mudah Anda dapat mencari foto produk di website penyedia foto baik versi berbayar atau gratis.

Demikianlah sedikit ulasan mengenai cara menjual barang di Shopee, dengan spesifikasi tips mengunggah produk di toko online Anda. Selamat mencoba.

4 Konsep Inti Pemasaran yang Wajib Anda Ketahui

Konsep inti pemasaran tidak lain bertujuan agar perusahaan dapat tetap bertahan dan berkembang dengan cara memenuhi apa yang dibutuhkan pelanggan.

Cara pandang  ini umumnya dikenal sebagai Konsep Pemasaran. Konsep ini didasari oleh filosofi dan orientasi bisnis itu sendiri yakni upaya mencocokkan kemampuan perusahaan dengan keinginan pelanggan. Proses pencocokan ini terjadi dalam apa yang disebut lingkungan pemasaran, proses ini juga melibatkan pemasaran strategis dan taktis dalam struktur organisasi. Bisnis yang benar-benar berorientasi pemasaran sebenarnya dirancang secara struktural untuk memfasilitasi Konsep Pemasaran sebagai filosofi dan sebagai cara operasi.

Perlu diperhatikan bahwa bab ini merupakan kelanjutan dari sebelumnya yakni pengertian dari Marketing.

Filosofi Pemasaran

Untuk memahami apa sebenarnya filosofi dasar dari pemasaran sebagai landasan dari konsep inti pemasaran perhatikan ilustrasi berikut ini:

“Seorang pengusaha menyadari bahwa umpan balik yang diperoleh perusahaannya mulai menunjukkan hasil yang semakin tidak positif selama dua belas bulan terakhir. Periode ini terjadi bersamaan dengan ekspansi bisnis dan peningkatan yang signifikan dalam jumlah staf, dari apa yang sebelumnya ada dalam tim yang relatif kecil. Melihat lebih dalam masalah utama tampaknya adalah bahwa pelanggan yang tidak lagi menemukan bisnisnya mudah dan fleksibel untuk dihadapi.

Pengusaha menemukan solusi baru. Dia membagi stafnya menjadi peran-peran itu untuk secara langsung melayani pelanggan, mis. Layanan pelanggan, Penjualan, Pemasaran dan mereka yang perannya mendukung perusahaan, mis. Akuntansi, Logistik, SDM. Setelah selesai rapat dipanggil dan ketika staf berkumpul dia secara pribadi memberikan lencana tombol biru kecil kepada kelompok pendukung, dia dengan bangga mengenakan sendiri untuk menunjukkan komitmen, dan lencana tombol hijau kecil untuk mereka yang secara langsung melayani pelanggan.

Setelah berkumpul dia menjelaskan alasan pertemuan itu dan bahwa dia telah mencapai solusi; lencana. “Mulai saat ini kami hanya memiliki dua aturan yang saya ingin kalian semua ingat setiap saat. Anda yang mengenakan lencana hijau – itu adalah tugas Anda untuk mengatakan ya kepada pelanggan dan menemukan cara untuk melakukannya. Anda yang mengenakan lencana biru – ketika seseorang mengenakan lencana hijau mendatangi Anda dan mengatakan saya perlu melakukan ini untuk seorang pelanggan, tugas Anda adalah menemukan cara untuk mengatakan ya dan kemudian melakukannya ”.

Nah, berdasarkan contoh kasus konsep inti pemasaran di atas itulah Konsep Pemasaran sebagai filosofi budaya untuk bisnis.

4 Konsep Inti Pemasaran

Dalam marketing, konsep inti pemasaran dibagi menjadi empat kategori yakni kebutuhan, nilai guna (utilitas), hubungan transaksi (pertukaran) dan permintaan. Untuk lebih jelasnya simak ulasan berikut ini:

1. Bedakan Antara Kebutuhan (Needs) dengan Keinginan (Wants)

Bisnis tidak melakukan dan menerapkan kegiatan pemasaran sendiri. Mereka menghadapi ancaman dari pesaing, dan perubahan dalam aspek politik, ekonomi, sosial dan teknologi dari lingkungan makro. Semua itu harus diperhitungkan ketika sebuah bisnis mencoba untuk mencocokkan kemampuannya dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan targetnya. Suatu organisasi yang mengadopsi konsep pemasaran menerima kebutuhan pelanggan potensial sebagai dasar untuk operasinya, dan dengan demikian keberhasilannya bergantung pada pemenuhan kebutuhan pelanggan tersebut.

Jadi untuk memahami pelanggan dengan lebih baik – sebagai pebisnis Anda harus benar-benar mampu menerjemahkan apa sesungguhnya keinginan dan kebutuhan dari pelanggan. Inilah salah satu pentingnya mengetahui konsep inti pemasaran.

Apa Itu Kebutuhan?

Untuk membantu Anda memahami kebutuhan pelanggan dalam kaitan dengan konsep inti pemasaran, gunakanlah teori abraham maslow tentang piramida kebutuhan berikut ini:

Hirarki kebutuhan Maslow digambarkan sebagai piramida lima tingkat. Tingkat terendah dikaitkan dengan kebutuhan fisiologis, dengan tingkat puncak dikaitkan dengan kebutuhan aktualisasi diri; terutama identitas dan tujuan.

Kebutuhan yang lebih tinggi dalam hierarki ini hanya menjadi fokus ketika kebutuhan yang lebih rendah dalam piramida terpenuhi. Setelah seseorang naik ke tingkat berikutnya, kebutuhan di tingkat yang lebih rendah tidak akan diprioritaskan lagi. Jika set kebutuhan yang lebih rendah tidak lagi terpenuhi, mis. Mereka kurang; individu sementara akan memprioritaskan kembali kebutuhan tersebut dengan memfokuskan perhatian pada kebutuhan yang tidak terpenuhi, tetapi tidak akan secara permanen mundur ke tingkat yang lebih rendah.

Orang-orang memiliki kebutuhan dasar untuk makanan, tempat tinggal, kasih sayang, harga diri, dan pengembangan diri. Memang banyak dari Anda harus mengenali hubungan di sini dengan karya Abraham Maslow dan hierarki-nya (gambar 1) dari kebutuhan dalam menjelaskan perilaku manusia melalui motivasi kebutuhan. Sebenarnya banyak dari kebutuhan ini diciptakan dari biologi manusia dan sifat sosial, hanya saja masyarakat manusia dan pemasar telah mengembangkan berbagai cara untuk memenuhi kebutuhan dasar ini. Semua manusia berbeda dan memiliki kebutuhan yang berbeda berdasarkan usia, jenis kelamin, posisi sosial, pekerjaan, kegiatan sosial, dll. Karena itu, rentang kebutuhan setiap orang cenderung unik dan karena itu, kebutuhan pelanggan sangat luas.

Apa Itu Keinginan?

“Keinginan” didefinisikan sebagai memiliki hasrat yang kuat untuk sesuatu tetapi itu tidak penting untuk kelangsungan hidup.

Keinginan konsumen dibentuk oleh kekuatan sosial dan budaya, aktivitas media dan pemasaran bisnis; karena keinginan seperti itu jauh lebih spesifik dan melampaui dasar untuk memasukkan nilai-nilai aspirasional serta kepuasan kebutuhan.

Kesimpulan

Jadi, sementara kebutuhan pelanggan luas, keinginan pelanggan biasanya cukup sempit. Pertimbangkan contoh ini: Konsumen perlu makan ketika mereka lapar. Apa yang ingin mereka makan dan di lingkungan seperti apa akan sangat bervariasi. Bagi sebagian orang, makan di McDonalds memenuhi kebutuhan untuk memenuhi rasa lapar, yang lain tidak akan bermimpi makan di McDonalds atau restoran cepat saji lainnya. Beberapa sangat senang dengan makanan siap saji microwave, yang lain hanya akan menyetujui makanan dimasak awal dengan bahan-bahan organik. Sama-sama ada orang-orang yang tidak puas kecuali makanan mereka disajikan bersama sebotol Chablis atau Claret yang lezat, atau dilayani layanan perak oleh pelayan dengan pakaian malam atau harus dipesan dari menu yang ditulis dalam bahasa Prancis.

Memang keragaman keinginan dan kebutuhan inilah yang memungkinkan berbagai “solusi” dikembangkan di pasar mana pun dan yang secara langsung mengarah pada kebutuhan untuk berpikir secara hati-hati tentang bagaimana dan apa yang dapat memuaskan keinginan dan kebutuhan.

2. Demands (Permintaan)

Konsep kebutuhan vs keinginan di atas sangat serta kaitannya dengan permintaan pelanggan. Artinya, kedua konsep di atas mengarah pada konsep penting lainnya – yaitu permintaan. Permintaan adalah keinginan untuk produk / layanan tertentu yang didukung oleh kemampuan dan kemauan untuk membayarnya, yaitu ada pasar pelanggan yang menginginkan dan dapat membayar untuk produk / layanan tersebut. Misalnya, banyak konsumen di seluruh dunia menginginkan mobil Ferrari, tetapi relatif sedikit yang mampu dan mau benar-benar membelinya.

Konsep inti permintaan benar-benar mendasar bagi pemasaran, dan inilah yang menjadi tujuan riset pemasaran; menetapkan tingkat permintaan, dan apa yang digunakan oleh Manajer & Perencana Produk di banyak bisnis untuk memprediksi – pola permintaan dan bagaimana mereka berubah ketika produk dan layanan baru datang ke pasar dan kebutuhan / keinginan konsumen dan pelanggan di pasar berkembang.

Konsep Permintaan

Memang konsep permintaan adalah bagaimana kita dalam pemasaran sebenarnya mendefinisikan pasar – sekelompok pelanggan potensial dengan kebutuhan bersama yang bisa puas melalui hubungan pertukaran dengan kepuasan timbal balik dari pelanggan potensial dan pemasok. Memang melihat ini Anda harus dapat melihat bahwa proses ini cukup detail dan rumit, Anda harus dapat menyatukan konsep Pemasaran dengan pandangan yang lebih tradisional tentang pertukaran, utilitas, kebutuhan dan keinginan.

Kesimpulan

Sebagai kesimpulan konsep inti pemasaran dalam kaitannya dengan permintaan ini mencangkup beberapa aspek sebagai berikut:

  • Pemasar perusahaan dengan cermat mempelajari kebutuhan individu dan bisnis untuk menilai potensi pasar.
  • Pasar terdiri dari orang-orang dengan daya beli, kemauan untuk membeli, dan wewenang untuk membuat keputusan pembelian.
  • Target pasar yang terdiri dari: Pertama, kelompok orang yang menjadi sasaran pemasaran produk atau ide organisasi dengan strategi yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan dan preferensi spesifik mereka. Kedua, kebutuhan dan keinginan pelanggan sangat bervariasi, dan tidak ada satu organisasi pun yang memiliki sumber daya untuk memuaskan semua orang.

Karena itu, bisnis tidak hanya harus membuat produk yang diinginkan konsumen, tetapi mereka juga harus membuatnya terjangkau dalam jumlah yang cukup untuk menciptakan permintaan yang menguntungkan. Bisnis tidak menciptakan kebutuhan pelanggan atau status sosial di mana kebutuhan pelanggan dipengaruhi. Bukan Burger King atau KFC yang membuat orang lapar, atau Budweiser atau Coca-cola yang membuat mereka haus.

Namun, bisnis memang mencoba mempengaruhi permintaan dengan merancang produk dan layanan yang menarik, dapat bekerja dengan baik, terjangkau dan tersedia.

3. Proses Pertukaran

Dari apa yang telah kita lihat sejauh ini, jelaslah bahwa konsep inti pemasaran juga secara fundamental melibatkan proses pertukaran, yaitu pemasaran melibatkan dua atau lebih pihak yang memperdagangkan sesuatu yang bernilai satu sama lain. Jika Anda pergi ke restoran Anda menukar uang untuk makanan dan layanan. Jika kita bepergian ke kota lain dan menginap di hotel, kita menukar uang atau lebih umum menggunakan kartu kredit, untuk penggunaan kamar dan layanan hotel. Makanan dan layanan hotel & restoran dalam contoh-contoh ini adalah produk yang diberikan kepada kami dalam pertukaran uang atau kredit.

Proses Pertukaran Dalam Pemasaran

Jadi untuk memahami konsep inti Pemasaran kita perlu memahami proses pertukaran, yang secara rinci adalah sebagai berikut:

  • Harus ada dua pihak, masing-masing dengan kebutuhan atau keinginan yang tidak terpuaskan. Keinginan ini, tentu saja, bisa menjadi uang bagi penjual.
  • Masing-masing harus memiliki sesuatu untuk ditawarkan. Pemasaran melibatkan hubungan “pertukaran” sukarela dimana kedua belah pihak harus menjadi pihak yang bersedia. Jadi, seorang konsumen yang membeli minuman ringan di mesin penjual otomatis seharga 100 ribu harus menghargai minuman ringan, yang tersedia pada waktu dan tempat itu, lebih dari uang itu. Sebaliknya, vendor harus lebih menghargai uang. (Sangat menarik untuk dicatat bahwa uang sebenarnya tidak diperlukan untuk pertukaran ini. Mungkin saja, walaupun sedikit aneh, untuk menukar dua bebek dengan sepasang sepatu.)
  • Para pihak harus dapat berkomunikasi. Ini bisa melalui tampilan di toko, infomercial, atau posting di eBay.
  • Proses pertukaran terjadi ketika dua pihak atau lebih diuntungkan dari memperdagangkan sesuatu yang bernilai. Karena pemasaran, kebutuhan pembeli untuk produk tertentu terpenuhi, dan bisnis penjual berhasil.
  • Pemasaran dapat berkontribusi pada peningkatan berkelanjutan standar kehidupan masyarakat secara keseluruhan.

Kesimpulan

Jadi kita dapat melihat bahwa konsep inti pemasaran dikatakan memiliki efek positif pada ekonomi dan membantu memenuhi kebutuhan dengan menyatukan pemasok dan pelanggan, hal inilah yang disebut sebagai pemasaran dapat memfasilitasi transaksi pertukaran.

Proses ini  tidak jauh berbeda dengan kegiatan amal. Sebuah kegiatan amal mengambil donasi dan pertukarannya adalah perasaan memuaskan diri sendiri yang dirasakan oleh pemberi sumbangan. Pemasaran yang efektif – di ketiga level – dapat meningkatkan nilai kepuasan diri ini di mata donatur, mis. membuat mereka merasa mereka membuat lebih banyak perbedaan, dan dengan demikian pemasaran membuat memberi lebih mudah, yaitu pemasaran adalah fasilitator pertukaran dengan menciptakan utilitas.

4. Utilitas

Utilitas adalah konsep dalam ekonomi yang terkait dengan konsep inti pemasaran. Utilitas adalah ukuran kepuasan relatif dari, atau keinginan, konsumsi berbagai barang dan jasa. Mengingat ukuran ini, seseorang dapat berbicara secara bermakna tentang peningkatan atau penurunan utilitas, dan dengan demikian menjelaskan perilaku ekonomi dalam hal upaya untuk meningkatkan utilitas seseorang. Produk dan / atau layanan dan pemasaran produk dan / atau layanan membentuk dasar dari proses pertukaran dan bersama-sama mereka menciptakan suatu utilitas.

Dalam konsep inti pemasaran utilitas dimaknai sebagai kekuatan yang ingin memuaskan dari suatu barang atau layanan. Richard Buskirk telah menyampaikan gagasan bahwa pemasaran adalah kegiatan yang menciptakan dari, tempat, waktu dan utilitas kepemilikan;

Bentuk utilitas:

Kegunaan produk yang dihasilkan dari bentuknya; mengubah bahan baku menjadi produk jadi. Perencanaan produk dan kegiatan pengembangan menciptakan bentuk utilitas.

Utilitas waktu:

Menyediakan produk saat konsumen ingin membelinya. Setelah barang-barang produksi disimpan oleh produsen, grosir, pengecer, dll hingga saat itu, permintaan produk dibuat dan barang-barang tersebut tersedia untuk pelanggan pada saat mereka dibutuhkan atau diminta.

Utilitas tempat:

Membuat produk tersedia di lokasi yang nyaman bagi pelanggan, aliran barang melalui saluran distribusi yang berbeda dari produsen ke konsumen dari tempat berlimpah ke tempat atau di mana mereka dibutuhkan menciptakan tempat utilitas.

Utilitas kepemilikan:

Mengacu pada pemindahan tertib hak hukum atas produk dan / atau layanan dari penjual ke pembeli melalui transaksi penjualan. Barang mungkin berada dalam kondisi yang dapat diandalkan dengan produsen atau produsen atau agen mereka sampai orang lain membutuhkannya.

Proses produksi menciptakan utilitas bentuk barang atau jasa, sedangkan waktu, tempat, dan utilitas kepemilikan dibuat oleh fungsi pemasaran; itu adalah tindakan menawarkan barang atau jasa, kapan (utilitas waktu), di mana (utilitas tempat) dan melalui proses yang membuat kepemilikan mudah, mis. harga / distribusi / syarat pembelian (utilitas kepemilikan). Pikirkan kembali poin yang dibuat di atas tentang bagaimana bisnis mencoba dan meningkatkan permintaan; empat faktor yang menyatakan tentang bagaimana bisnis melakukan ini adalah cara meningkatkan utilitas produk / layanan. Jadi semakin besar utilitasnya, semakin besar permintaan dan berpotensi semakin sukses bisnis.

Kesimpulan

Oleh karena itu konsep inti pemasaran, terdiri dari memindahkan barang ke pabrik, dalam bentuk yang diperlukan pada saat dibutuhkan, ke tempat di mana barang tersebut akan digunakan dan bagi mereka yang menggunakannya untuk berbagai keperluan.

Fungsi pemasaran adalah kegiatan yang menciptakan utilitas dan memfasilitasi proses pertukaran dan termasuk:

  • Membeli atau menyewakan
  • Menjual atau menyewakan
  • Mengangkut
  • Menyimpan
  • Standarisasi atau penilaian
  • Pembiayaan
  • Mengambil resiko
  • Pengumpulan informasi

Perlu dicatat pada titik ini bahwa konsep utilitas tumpang tindih dengan poin-poin selanjutnya pada Bauran Pemasaran, rantai nilai dan pada barang versus pemasaran jasa.

Demikianlah penjelasan lengkap mengenai konsep inti pemasaran berikut dengan indikator-indikator di dalamnya.

Apa itu Marketing? Kenali Perbedaannya dengan Iklan dan Promosi

Marketing/pemasaran merupakan istilah yang berbeda dengan promosi atau iklan. Pemasaran bermakna lebih dari sekedar iklan. Lalu apa itu marketing? Apa bedanya dengan iklan? Apa perbedaan marketing dengan sales?

Masyarakat umumnya memiliki persepsi yang salah terhadap istilah marketing. Mereka cenderung menyamakan makna dari istilah pemasaran, iklan dan promosi. Iklan adalah salah satu bagian dari marketing dan bukan marketing itu sendiri. Istilah pemasaran mencangkup segala hal mulai dari budaya dan posisi perusahaan, melalui riset pasar, pengembangan bisnis / produk baru, periklanan dan promosi, PR (hubungan publik / pers), dan bisa dibilang semua fungsi penjualan dan layanan pelanggan. Marketing mencangkup beberapa jenis kegiatan berikut ini:

  • Serangkaian upaya bersifat sistematis dalam rangka memenuhi kebutuhan manusia dengan cara memproduksi barang dan jasa yang benar-benar dibutuhkan. Sejak proses ini manager sudah memikirkan produk apa yang akan dijual dan orang mau membeli produknya.
  • Marketing juga mencangkup serangkaian kegiatan manusia memanfaatkan teknologi,
  • Perusahaan yang berorientasi pada pemasaran membantu kita menemukan hasrat yang tidak pernah kita ketahui, dan cara memenuhi mereka yang tidak pernah kita bayangkan dapat ditemukan.

Tiga Level Marketing

Untuk dapat memahami apa itu marketing secara menyeluruh, maka Anda harus memahami tiga level/tiga tingkatan pemasaran yang diklasifikasikan berdasarkan tujuan marketing oleh beberapa ahli. Ini juga sekaligus menggambarkan teknik /kegiatan pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan atau pelaku usaha. Tiga level tersebut adalah sebagai berikut:

Apa itu Marketing? Pemasaran Level 1

Hampir setiap buku teks tentang pemasaran memiliki definisi istilah “pemasaran” yang berbeda. Pengertian marketing secara umum difokuskan pada orientasi pelanggan dan kepuasan kebutuhan pelanggan. Untuk lebih memahami apa itu marketing, berikut adalah penjelasan untuk Anda:

  • American Marketing Association (AMA) mendefinisikan pemasaran sebagai berikut: Proses perencanaan dan pelaksanaan yang dimulai dari proses mengkonsep, menentukan harga, melakukan promosi, dan distribusi ide, barang, dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan individu dan organisasi.
  • Philip Kotler mendefinisikan marketing dengan proses sosial dimana individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalui menciptakan dan menukar produk dan nilai dengan orang lain.
  • Dalam menjelaskan apa itu marketing, Institut Pemasaran Chartered (CIM) memberikan definisi bahwa pemasaran adalah proses manajemen yang mengidentifikasi, mengantisipasi, dan memenuhi persyaratan pelanggan yang berorientasi untuk saling menguntungkan.

Definisi marketing di atas hampir secara keseluruhan menggambarkan bahwa marketing adalah kegiatan yang berorientasi pada kepuasan pelanggan. Konsep marketing sebagai langkah sistematis untuk memenuhi kebutuhan pelanggan inilah yang kemudian disebut sebagai marketing level 1.

Definisi Pemasaran Level 2

Sehubungan dengan istilah ini, Pada Januari 1991, Regis McKenna menerbitkan sebuah artikel di Harvard Business Review (HBR) berjudul “Marketing Is Everything.” Dalam artikelnya, McKenna menyatakan, “Pemasaran hari ini bukan suatu fungsi; ini adalah cara berbisnis. ”. Jadi ya, pemasaran adalah segalanya. Pada dasarnya itu adalah proses yang digunakan perusahaan memutuskan apa yang akan dijual, kepada siapa, kapan & bagaimana dan kemudian melakukannya!

Gambaran ini kemudian membawa kita pada pemahaman mengenai marketing level 2 yakni marketing sebagai strategi. Ini memerlukan pemahaman lingkungan bisnis yang beroperasi di; pelanggan, pesaing, undang-undang, peraturan, dll. dan merencanakan strategi pemasaran untuk membuat bisnis ini sukses. Lapisan kedua ini adalah tentang segmentasi (S) pasar, memutuskan pelanggan mana yang menjadi target (T) dan memutuskan pesan apa yang Anda inginkan untuk dikaitkan target dengan Anda; apa yang disebut Positioning (P). Proses keseluruhan biasanya disebut sebagai; segmentation-targeting-positioning (STP).

Penjelasan Mengenai STP+Branding

Namun STP tidak sendirian di level ini; itu terkait erat dengan konsep Branding, yang bukan hanya tentang logo dan nama. Merek sekarang tentang citra – atau lebih tepatnya persepsinya, branding adalah hubungan antara atribut yang diasosiasikan pelanggan dengan suatu merek dan bagaimana pemilik merek menginginkan konsumen untuk memahami merek: identitas merek. Seiring waktu, atau melalui pemasaran yang dijalankan dengan buruk atau melalui perubahan masyarakat di pasar, identitas merek berkembang mendapatkan atribut baru dari perspektif konsumen.

Tidak semua ini akan bermanfaat dari perspektif pemilik merek dan mereka akan berusaha menjembatani kesenjangan antara citra merek dan identitas merek, dengan mencoba mengubah persepsi pelanggan – citra merek – agar lebih dekat dengan apa yang diinginkan identitas merek; terkadang ini mengharuskan peluncuran kembali merek. Aspek sentral untuk merek adalah pilihan nama. Nama-nama merek yang efektif membangun hubungan antara kepribadian merek seperti yang dirasakan oleh audiens target dan produk / layanan yang sebenarnya, dengan implikasi nama merek harus tepat sasaran dengan demografis merek, yaitu berdasarkan segmentasi dan penargetan yang benar. Tingkat dua Pemasaran dengan demikian dapat diringkas sebagai STP + Branding;

Definisi Pemasaran Level 3

Marketing level 3 adalah tentang operasional operasional pemasaran sehari-hari, mencakup kontrol Bauran Pemasaran dan proses-proses dalam bisnis yang membantu menciptakan dan mengirimkan produk dan layanan perusahaan kepada pelanggan. Tingkat ini mencakup semua aspek bisnis dan di semua kontak pelanggan termasuk:

  • Website Perusahaan
  • Bagaimana pelanggan dapat menghubungi perusahaan
  • Sarana pemasaran dan iklan
  • Proses penjualan/distribusi
  • Bagaimana staf menunjukkan diri mereka ke pelanggan (baik secara langsung atau via seluler)
  • Bagaimana bisnis memberikan layanannya
  • Bagaimana sebuah bisnis “mengelola” kliennya
  • Bagaimana suatu bisnis mendapatkan umpan balik dari kliennya

Berdasarkan uraian mengenai kegiatan pemasaran level 3 ini, kita dapat menyimpulkan bahwa pemasaran melibatkan proses yang berkelanjutan. Lingkungannya “dinamis.” Ini berarti bahwa pasar cenderung berubah – apa yang diinginkan pelanggan saat ini belum tentu yang mereka inginkan besok. Proses ini melibatkan perencanaan dan pelaksanaan (pelaksanaan) rencana.

Kesimpulan

Tiga Level pemasaran di atas, menggambarkan perkembangan dari tekni dan kecenderungan pemasaran di era sekarang ini. Definisi level pertama adalah pemasaran yang bersifat konvensional, level kedua menggambar perkembangan teknik pemasaran di era berikutnya, demikian halnya dengan level ketiga.

Berdasarkan uraian mengenai tiga definisi pemarasan di atas, secara ringkas dapat dijelaskan mengenai apa itu marketing dalam istilah yang cukup sederhana yakni pemasaran adalah “Produk yang tepat, di tempat yang tepat, pada waktu yang tepat, dengan harga yang tepat,” Adcock et. Al.”.

Bagaimana Cara Mengelola Bisnis Pasca Pandemi?

Bagaimana cara mengelola bisnis Anda agar tetap survive di tengah kungkungan pandemi covid-19 yang tak kunjung usai ini?

Bisnis apapun pasti terdampak oleh pandemi ini, restoran, toko kelontong, warung dan lainnya. Meskipun new normal telah berlaku, faktanya masyarakat masih tetap membatasi diri dari berinteraksi sosial dan berada diluar terlalu lama.

Beberapa usaha kini mulai kembali normal, tapi tidak seluruhnya. Bahkan cukup banyak ditemukan warung, toko kelontong tertentu yang hingga kini tetap sepi pengunjung. Bahkan, mungkin ini termasuk bisnis Anda.

Lalu bagaimana solusinya? Haruskah bisnis Anda tetap terbengkalai? Haruskan tetap pasrah dengan kondisi atau ada cara lain yang setidaknya Anda terapkan agar bisnis Anda tetap survive? Tips berikut ini mungkin akan membantu Anda.

Optimalkan Sosial Media Anda

Anda tentu sudah memiliki berbagai akun sosial media, bila sebelumnya Anda termasuk orang yang tidak terlalu aktif mengupdate status di social media. Kini saatnya Anda lebih berlaku aktif, posting foto usaha yang sedang dijalankan. Utamakan memposting foto yang menunjukkan bahwa toko atau warung Anda menerapkan protokol kesehatan, ini merupakan cara mengelola bisnis yang paling efektif di masa ini.

Dapatkan Sumber Pendanaan Baru

Sejak lockdown dan PSBB diberlakukan, banyak usaha yang kehabisan modal, produk yang telah dibuat sebelumnya tidak laku sehingga banyak pengusaha yang mengalami kerugian. Sebagai solusi cobalah mencari sumber dana dari beberapa pihak, tentu perhatikan kalkulasi bunga pinjaman yang diberikan, sesuaikan dengan kemampuan Anda. Pastikan Anda juga telah menerapkan cara mengelola modal usaha yang baik sebelum melakukan pinjaman.

Lakukan Kerjasama dengan Rumah Sakit

Cara mengelola bisnis di tengah pandemi berikutnya adalah dengan melakukan kerjasama. Ini tentu tergantung dengan jenis bisnis yang dijalankan, bila Anda adalah UMKM yang bergerak di bidang pembuatan masker cobalah jalin kerjasama dengan rumah sakit, berikan beberapa masker gratis. Bila bisnis Anda restoran, cobalah bekerjasama dengan memberi makanan gratis kepada penderita yang ada di rumah sakit. Sedekah merupakan cara terbaik untuk meningkatkan keberkahan usaha Anda. Usaha yang berkah akan selalu survive. Bahkan, ini dapat memberikan kesan positif para pelanggan terhadap usaha yang Anda jalankan.

Buatlah Program Kartu Hadiah

Cara mengelola bisnis jasa ataupun bisa non-jasa yang selama ini masih efektif diterapkan adalah dengan membuat program gift cards (kartu hadiah). Kartu hadiah adalah cara yang fantastis untuk mendukung bisnis selama pandemi ini, bahkan jika Anda tidak buka di waktu tertentu. Pelanggan selalu dapat menggunakan kartu hadiah tersebut di waktu lain, baik untuk diri mereka sendiri atau memberikannya kepada seseorang. Tawarkan kartu hadiah untuk dibeli di platform pemesanan online Anda, dan berikan nilai tambahan jika pelanggan membeli dengan nominal 100rb atau lebih.

Berikan Diskon

Memberi diskon memang akan menurunkan sebagian besar pendapat Anda. Namun cara agar usaha maju dan berkembang di tengah pandemi ini, apapun bentuknya harus Anda terapkan. Teknik ini minimal akan dapat mempertahan pelanggan Anda agar tidak lari ke pesaing. Kampanyekan diskon ini melalui platform media sosial yang Anda miliki, terapkan kebijakan diskon ini dengan meramunya menjadi teknik pemasaran yang efektif.

Bekerjasamalah dengan Platform Delivery

Bekerjasama dengan beberapa platform delivery seperti Gojek, Grab, dan sejenisnya juga merupakan cara mengelola bisnis yang efektif. Di masa pandemi ini mayoritas orang enggan untuk keluar, mereka cenderung merasa aman ketika berada di rumah. Salah satu kecenderungan mereka ketika menginginkan makanan atau barang tertentu adalah dengan menggunakan jasa delivery. Nah, bila bisnis Anda masuk dalam list aplikasi platform tersebut, maka peluang produk Anda laku akan semakin besar.

Lakukan Inovasi Terhadap Produk Anda

Di saat pandemi ini kebanyakan keluarga akan sering kumpul bersama, bila sebelumnya Anda menyasar mereka yang bekerja dan hidup sendiri jauh dari keluarga. Kini saatnya Anda menentukan target lain. Misalnya, Anda adalah mengelola bisnis restoran, cobalah lakukan improvisasi dengan menawarkan menu paket keluarga, demikian halnya jika bisnis Anda camilan dan lainnya.

Tawarkan Bonus Hadiah Kuota

Cara mengelola usaha kecil milik Anda yang kini cukup efektif adalah dengan mencoba menawarkan hadiah kuota bagi pembeli yang beruntung. Mengapa ini menarik? Sebab kini dunia pendidikan sedang gencar-gencar menerapkan sistem pembelajaran online, banyak pelajar dan orang tua yang kini mengeluh mengenai kuota data. Keresahan publik yang semacam ini seharusnya dapat Anda manfaatkan untuk meningkatkan pamor bisnis Anda. Bukankah begitu?

Mulailah Beralih Ke Aplikasi Online

Bagi Anda yang hanya memiliki modal terbatas mungkin cara ini kurang tepat, tapi bila Anda merupakan pelaku usaha yang memiliki modal cukup, dengan semakin gencarnya pemanfaatan teknologi dewasa ini mengapa Anda tidak mencoba melakukan inovasi dengan membuat marketplace untuk bisnis Anda? Mengapa tidak membuat aplikasi yang nantinya akan memudahkan Anda untuk mengelola dan memasarkan bisnis kedepannya?

Tingkatkan Kualitas Kesehatan Produk Anda

Cara mengelola bisnis di tengah pandemi yang terakhir adalah bahwa produk Anda harus memiliki kesan higienis di mata pelanggan. Dalam pemasaran jelaskan bagaimana Anda menerapkan protokol kesehatan baik mulai dari pengolahan produk, pengemasan hingga penyajian produk Anda. Jelaskan bagaimana Anda menjaga produk Anda dari kontaminasi berbagai virus dan hal-hal lain. Foto proses pengolahan produk tersebut hingga pengemasannya, lalu upload di media sosial. Yakinkan konsumen bahwa produk Anda sehat. Ini sangat penting, sebab kini masyarakat semakin jeli mengenai hal ini sebagai dampak dari pandemi.

Demikianlah cara mengelola bisnis yang mungkin bermanfaat untuk setidaknya membuat bisnis Anda tetap bertahan di tengah terjangan pandemi covid-19. Masih cukup banyak teknik lain yang dapat Anda terapkan dengan inovasi Anda sendiri. Semoga bermanfaat.

Cara Riset Produk Barang dan Minuman Online Terlaris dengan Tool Google

Begini tips memanfaatkan fitur “Shopping Platform” di Google Search Engine sebagai cara riset produk toko online Anda!

Pada Januari 2020 lalu Google telah mengumumkan penambahan fitur “belanja online” yang menunjukkan daftar organic search terhadap suatu produk yang dijual di situs toko online besar seperti Tokopedia, Shopee, Alibaba dan sejenisnya. Bagi Anda yang bingung mencari ide bisnis terbaik, tool cara riset produk tersebut seharusnya dapat memudahkan Anda. Tentu syaratnya Anda harus tahu caranya terlebih dahulu.

Sedikit menyimpang dari pembahasan, bagi yang belum tahu apa itu organic search pembahasan mengenai ini menjadi penting untuk dilakukan terlebih dahulu. Organic search sendiri adalah peluang munculnya nama/keyword dari suatu produk yang Anda jual di halaman pencarian Google. Umumnya, produk terlaris akan muncul di pencarian urutan 1-10 di halaman pertama Google Search Engine. Sebagai contoh lihat screenshot di bawah ini:

Dari gambar tersebut terlihat bahwa produk sandal wanita di Shopee menempati urutan pertama, sedangkan produk sandal wanita dari Lazada menempati urutan kedua.

Bila sudah paham mengenai organic search, saatnya kita memahami cara memanfaatkan fitur “belanja” di Google sebagai cara riset produk ini. Adapun detailnya adalah sebagai berikut:

Kenali Apa Itu Search Engine Result Page

Di atas kita sudah menyinggung mengenai organic search yang merupakan hasil dari fitur search engine dari Google yang dinamakan Search Engine Result Page (SERP). SERP adalah sistem canggih yang dimiliki Google untuk melakukan crawl berdasarkan keyword/query tertentu yang kemudian dimuat dalam daftar halaman. Keyword tersesuasi dan terbanyak dicari akan tampil pada halaman pertama sebagaimana dicontohkan di atas.

Dengan mengenali apa itu SERP, berarti Anda sudah memiliki pedoman dasar dari teknik riset produk online terlaris melalui fitur Google ini. Bila Anda masih belum memahami silahkan cari pengetahuan dasar ini lewat Search Engine dengan kata kunci “SERP”, pahami dulu baru lanjut ke langkah kedua.

Mengidentifikasi Produk yang Lagi Trend

Tentu sebelum menggunakan tool riset produk ini Anda sudah mencari tahu beberapa produk yang lagi tren di lingkungan Anda secara online. Masalahnya, data itu Anda peroleh hanya dengan observasi dan wawancara, itu pun dengan sampel yang terbatas. Nilai validitas nya tentu dipastikan rendah, kalaupun harus riset waktu dan biaya yang dikeluarkan akan cukup banyak. Di sinilah nilai penting Google Search Engine bagi Anda.

Oleh karena itu, setelah mengidentifikasi produk yang lagi trend ini secara offline barulah Anda bisa memastikan studi pendahuluan melalui observasi dan wawancara di atas dengan memanfaatkan SERP-nya Google. Studi pendahuluan ini juga penting, sebab pembahasan tidak melebar karena Anda masih bingung mengenai produk apa yang harus dicari.

Saatnya Memakai Tool Riset Produk dari Google

Setelah menetapkan kategori produk apa saja yang lagi trend di atas, maka langkah selanjutnya adalah tinggal memakai tool riset produk dari Google ini. Adapun langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Buka browser Anda dan masuk ke Google Search Engine
  • Ketiklah keyword dari produk yang Anda cari
  • Pilih fitur belanja
  • Secara otomatis Anda akan diperlihat daftar produk dari yang terlaris hingga paling tidak laris.

Bagaimana? Mudah bukan caranya, atau Anda masih belum paham? Tenang berikut ini akan ditampilkan juga hasil riset berdasarkan tool riset produk dari toko online yang telah dilakukan penulis. Simak terus ulasan di artikel ini!

Cara Riset Produk Barang Terlaris Tokopedia

Pada gambar di atas, Anda melihat keyword yang digunakan adalah sepatu, hasilnya menunjukkan sepatu merek apa yang paling banyak dicari dari toko online. Ini secara tidak langsung juga menunjukkan suatu barang terlaris, dalam hal ini yang sedang dicari adalah produk barang terlaris Tokopedia. Untuk kategori barang berupa sepatu yang terlaris dari situs ini adalah Onvie Sepatu Sneakers dengan harga 35 ribu.

Demikianlah cara mencari produk barang terlaris dari Tokopedia, ini juga bisa Anda terapkan pada toko online jenis lainnya seperti Lazada dan Shopee sebagaimana tampak di gambar.

Hal-Hal yang Perlu Dipersiapkan Oleh Pebisnis Sebelum Riset

Untuk memperoleh hasil riset produk yang lebih spesifik, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan oleh calon pebisnis, adapun beberapa hal tersebut adalah sebagai berikut:

  • Business plan;
  • Target pasar;
  • List Kategori produk yang ingin di riset produknya;
  • Buatlah list keyword prioritas dari kategori produk yang telah ditetapkan;

Setelah mempersiapkan beberapa hal tersebut barulah kemudian Anda bisa berlanjut untuk memperoleh data spesifik terkait dengan produk yang ingin Anda riset. Untuk lebih jelasnya simak beberapa contoh hasil riset berikut ini.

Riset Bisnis Makanan Terlaris

Langkah pertama riset bisnis makanan terlaris adalah mencari daftar produk spesifik dari kategori makanan dengan tool search engine, sebagaimana terlihat pada gambar di bawah ini:

Berdasar langkah pertama ditemukan setidaknya 4 sub kategori produk makanan, yaitu usaha katering, ayam krispi, makanan pedas, usaha gorengan dan beberapa macam lagi.

Setelah mendapatkan kategori dari bisnis makanan terlaris ini, kemudian barulah ke langkah menggunakan fitur “belanja” di google search engine, hasilnya adalah sebagai berikut:

Hasilnya ditemukan data bisnis makanan terlaris di wilayah Ponorogo berupa Gorengan Tampah dengan harga Rp. 100.000 dan Sosis Solo Isi Ayam dengan harga Rp. 4.000. Bandingkan data ini dengan business plan Anda, research kompetitor dan riset pasar Anda sudah selesai pada tahap ini.

Dengan melakukan cara ini, riset pasar menjadi sangat sederhana dan sangatlah murah bukan?

Cara Riset Produk Makanan Online Terlaris

Untuk tambahan referensi berikut ini adalah hasil riset makanan online terlaris sesuai langkah pada poin ke-5 di atas, berikut adalah hasilnya:

Pada gambar tersebut terdapat 8 list produk yang sering dijual secara online diantaranya adalah Cookies, Keripik, Seblak Kering, Basreng dan seterusnya. Selanjutnya Anda tinggal melakukan riset produk makanan online terlaris dengan Google.

Terlihat di wilayah Ponorogo terdapat tiga besar Cookies terlaris yakni Yorya Cookies dengan harga Rp 95.000, Soft Baked Cookies dengan harga Rp 60.000, dan Ina Cookies dengan harga Rp 95.000. Untuk apa data ini? Tentu kegunaan dari data ini sesuai dengan maksud dan tujuan Anda, apakah untuk riset kompetitor, riset harga, atau bisa juga digunakan untuk melihat jenis Cookies apa yang laris di jual.

Cara Riset Produk Minuman Terlaris

Bagaimana dengan minuman? Bisakah melakukan riset dengan tool riset produk sebagaimana diterapkan di atas? Jawabannya tentu bisa, berikut adalah contohnya:

Dari list artikel page one di atas, tergantung keinginan Anda apakah akan melakukan riset atas semua jenis minuman yang masuk dalam list minuman terlaris dalam masing-masing artikel atau hanya memilih salah satu saja.

Dalam hal contoh ini hanya dipilih satu artikel saja, dan ditemukan produk minuman terlaris berupa kopi. Selanjutnya, keyword kopi ini dicari dengan menggunakan fitur Google Shopping dan menghasilkan data berikut ini:

Untuk produk minuman online terlaris ternyata data yang ditemukan berupa produk bahan mentah dari kopi, yakni kopi robusta, kopi arabika dan indocafe. Ini bukan berarti bahwa riset tidak bisa digunakan, melalui data ini Anda bisa mengetahui bahwa dalam proses jualan minuman kopi terlaris yang paling banyak dipesan adalah kopi robusta.

Produk Terlaris 2020

Untuk mencari produk terlaris pada tahun 2020 ini cara yang harus Anda terapkan sedikit berbeda dari sebelumnya. Anda perlu menggunakan tool lain berupa google trends, ini digunakan untuk memastikan bahwa produk yang ditemukan pada list artikel tertentu adalah produk yang sedang trend. Adapun langkahnya adalah sebagai berikut:

Dalam hal ini artikel yang dirujuk untuk melakukan riset produk terlaris 2020 adalah artikel dari koinworks. Selanjutnya bacalah artikel tersebut, dan temukan salah satu produk di dalamnya.

Dalam artikel ditemukan salah satu produk terlaris adalah masker kain. Selanjutnya untuk memastikan trend produk kain apa yang sedang hits, gunakanlah tool riset produk berupa Google Trends. Caranya juga sangat mudah, cukup ketikan keyword google trends di browser Anda.

Pada tool ini ditemukan masker kain merek scuba adalah yang paling laris di pasaran. Selanjutnya, gunakanlah fitur google shopping untuk memperoleh data yang lebih detail, terkait dengan harga dan jenis masker terlaris.

Terlihat bahwa secara online produk terlaris masker scuba ini didominasi oleh toko online Lazada, dengan varian produk sebagaimana terlihat pada gambar di atas. Adapun harganya cukup bervariasi, model penjualannya ada yang sistem paket atau sistem satuan.

Demikianlah cara riset produk terlaris dengan menggunakan tool Google Search Engine. Bagaimana mudah bukan? Selamat mencoba.

10 Platform eCommerce Terbaik untuk Toko Online

Ingin membuat toko online yang dibanjiri pelanggan plus tampilan yang menarik? Cobalah 10 Platform eCommerce Terbaik berikut ini!

Toko online sudah menjadi barang wajib di era digital marketing seperti sekarang ini, sebut saja Tokopedia, Shopee, dan sejenisnya. Pasalnya, telah banyak studi yang menyatakan bahwa toko online mampu meningkatkan omzet penjualan dari suatu produk.

Sebagai buktinya, pada 2019 lalu Tokopedia telah dikunjungi sebanyak 1,2 miliar orang. Bayangkan saja, bila 20% dari pengunjung tersebut membeli produk Anda. Sudah pasti Anda akan kaya mendadak bukan? Nah! Bila Anda ingin membuat toko online mirip dengan Tokopedia, maka salah satu Platform eCommerce berikut ini dapat Anda gunakan.

Apa Itu Platform eCommerce

Agar tidak terjadi kesalahpahaman antara toko online dengan platform eCommerce online Indonesia. Perlu kiranya membahas terlebih dahulu pengertian dari istilah ini. Hal ini penting, sebab seringkali orang menyamakan pengertian antara eCommerce, toko online dengan istilah ini.

eCommerce Platform sendiri adalah perangkat lunak yang digunakan untuk membangun sebuah website toko online seperti Shopee. Intinya, Shopee adalah produk dari aplikasi eCommerce. Sampai disini tentu Anda sudah paham bahwa eCommerce Platform adalah alat dan bukan toko online itu sendiri.

Dengan menggunakan perangkat lunak ini memungkinkan Anda untuk mengelola tampilan toko seperti etalase produk dan berbagai layanan yang tersedia. Aplikasi ini umumnya telah terintegrasi dengan beberapa aplikasi lain seperti software pengelola data produk, software inventaris, software akuntansi, software CRM dan ERP. Aplikasi ini merupakan alat super lengkap untuk membangun toko online.

Daftar 10 Software eCommerce Terbaik 2020

Di luar sana telah banyak beredar aplikasi eCommerce ini, namun tidak semua aplikasi tersebut mudah digunakan dan memiliki performa yang baik. Nah! Agar tidak salah memilih aplikasi, berikut ini rekomendasi untuk Anda!

1. Shopify

Shopify adalah platform perdagangan multichannel terkemuka berbasis cloud yang dirancang untuk bisnis kecil dan menengah. Pedagang dapat menggunakan perangkat lunak untuk merancang, mengatur, dan mengelola toko mereka di berbagai saluran penjualan, termasuk web, selular, media sosial. Platform ini juga memberi para pedagang back-office yang kuat dan sesuai dengan kebutuhan bisnis di era ini. 

Platform Shopify dirancang dengan menggunakan teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan untuk semua jenis bisnis, baik skala kecil maupun besar. Shopify saat ini menguasai lebih dari 800.000 bisnis di 150 negara dan dipercaya oleh merek-merek seperti Tesla Motors, Budweiser, Red Bull, LA Lakers, Bursa Efek New York, GoldieBlox, dan banyak lagi lainnya.

2. WooCommerce

WooCommerce adalah plugin WordPress eCommerce paling populer. Aplikasi ini tersedia secara gratis. Aplikasi ini dikemas dengan berbagai fitur yang terintegrasi dengan sempurna ke dalam situs web WordPress milik Anda. WooCommerce kini telah menguasai lebih dari 24% dari semua toko online, WooCommerce dapat membantu Anda menjual berbagai jenis produk.

Untuk dapat menggunakan aplikasi ini Anda harus terlebih dahulu memiliki website berbasis WordPress dan kemudian melakukan instalasi plugin ini. Untuk detail cara settingnya telah banyak tutorial Youtube di luar sana. Anda tidak perlu susah-susah lagi. WooCommerce sebenarnya lebih tepat dikatakan sebagai software pendukung eCommerce.

3. Ecwid

Ecwid merupakan salah satu aplikasi yang telah digunakan oleh lebih dari 1 juta penjual dari 175 negara. Kelebihan aplikasi ini adalah Anda dengan mudah mengintegrasikan toko online berbasis web dengan media sosial yang Anda miliki. Kelebihan lainnya adalah aplikasi ini kompatibel dengan jenis web apapun, baik berbasis WordPress maupun Blogspot.

Dengan Ecwid Anda dapat membuat toko online berbasis aplikasi seluler. Anda dapat memasarkan, menukar barang, dan menjual produk dan layanan dari beberapa toko online dengan manajemen seluler dan integrasi titik penjualan di mana saja kapan saja.

4. Salesforce B2B Commerce

Aplikasi dengan nama lain Demandware Commerce menghadirkan layanan kecepatan, kelincahan, inovasi, dan layanan ekonomi unggul yang diperlukan untuk menguasai toko ritel online dari perubahan yang konstan dan tidak dapat diprediksi. Platform ini merupakan solusi tepat bagi bisnis ritel yang didukung oleh platform cloud pusat untuk mendorong keterlibatan konsumen di semua perangkat, saluran, dan geografis. 

Demandware Commerce memungkinkan pengguna bisnis dan teknis dalam organisasi ritel untuk bekerja dengan aplikasi perdagangan intuitif. Memanfaatkan fungsi merchandising dan pemasaran omni-channel, pengecer dapat mengembangkan kemampuan unik dan menciptakan pengalaman belanja menarik yang membedakan merek mereka dan mengubah konsumen menjadi pembeli. Pengalaman konsumen yang unik dan logika bisnis disimpan secara terpusat dan dapat dengan cepat digunakan di perusahaan ritel melalui akselerator perdagangan, kombinasi aplikasi referensi, API Perdagangan Terbuka dan integrasi LINK.

5. Fastspring

FastSpring — mitra e-niaga layanan lengkap Anda. FastSpring adalah mitra e-niaga terpercaya untuk perusahaan yang menjual perangkat lunak di seluruh dunia. Perusahaan yang menggunakan solusi e-commerce layanan lengkap FastSpring menjual lebih banyak, tetap ramping, dan bersaing besar. Didirikan pada tahun 2005, FastSpring adalah perusahaan swasta yang berkantor pusat di Santa Barbara dengan kantor di Amsterdam. 

Platform eCommerce ini cocok untuk Anda yang memiliki produk berupa aplikasi software. Dengan menggunakan Fastspring, Anda akan dimanjakan dengan berbagai fitur penjualan dan display produk yang menarik dan sesuai dengan tuntutan zaman,

6. Miva

Teknologi hybrid SaaS dari aplikasi Miva mengedepankan aspek kemudahan penggunaan dan keamanan SaaS. Aplikasi ini telah dipercaya akan fleksibilitas dan fungsionalitasnya. Selain itu, aplikasi ini bersifat Open Source dan On-Premise. Fitur asli dari Miva memberikan berbagai macam alat belanja dan merchandising yang meminimalisir kebutuhan Anda dengan plugin pihak ketiga. Dengan Miva, pedagang dapat mengoperasikan penjualan B2B dan B2C melalui satu situs web, menampilkan produk dan menawarkan promosi yang disesuaikan dengan kelompok pelanggan tertentu.

Kelebihan utama dari aplikasi Miva ini adalah fasilitas yang diberikan sangat lengkap, berbagai kebutuhan plugin telah disediakan dalam satu paket aplikasi sehingga Anda tidak membutuhkan lagi plugin pihak ketiga. Selain itu Miva juga bersifat Open Source, sehingga bagi Anda yang seorang developer dapat melakukan optimasi sendiri terhadap toko online yang dibuat dengan Platform Online Shop ini.

7. Oracle Commerce

Oracle Commerce adalah solusi perdagangan peringkat teratas industri yang memberdayakan merek-merek terbaik dunia, dan memberikan pengalaman pelanggan dari berbagai jenis perangkat yang konsisten dan dipersonalisasi. Oracle Commerce menawarkan platform perangkat lunak perdagangan lengkap yang memungkinkan Anda memberikan pengalaman pembelian pelanggan yang dipersonalisasi di semua titik kontak pelanggan, termasuk web, pusat kontak, perangkat seluler, media sosial, toko fisik, dan banyak lagi.

Kelebihan lain dari Oracle adalah database yang sangat besar, selain itu aplikasi ini memungkinkan Anda menggunakan berbagai jenis sistem operasi dalam satu jaringan terintegrasi untuk mengakses data yang sama.

8. nopCommerce

nopCommerce adalah platform eCommerce open-source berbasis ASP.NET. Software ini gratis dengan fitur komprehensif yang berlaku untuk semua jenis pengguna dari bisnis online baru hingga pakar eCommerce tingkat perusahaan sekalipun. nopCommerce adalah salah satu software pembuat toko online paling aman, stabil dan dapat diperpanjang. Perusahaan pengembang juga merupakan salah satu penyedia keamanan untuk ecommerce.

Platform ini memiliki arsitektur yang kaya dengan banyak fitur yang tersedia. Ada juga banyak fungsi tambahan yang dapat ditemukan di market aplikasi. Dukungan gratis di forum komunitas juga tersedia, sehingga memudahkan Anda menemukan solusi yang tepat ketika terjadi permasalahan.

9. HCL Commerce

HCL Commerce adalah platform cloud commerce fleksibel yang memberikan layanan terbaik dengan menggabungkan kenyamanan cloud, kemudahan penggunaan, dan biaya yang rendah. Aplikasi ini memiliki kemampuan untuk menyesuaikan keterlibatan pelanggan tanpa batas di semua jenis perangkat digital dengan fitur ecommerce yang dikembangkannya. 

Dengan pendekatan layanan-mikro dan teknologi terkini, HCL Commerce menyederhanakan penciptaan pengalaman omnichannel dan membuat peningkatan pada penggunaan yang sederhana dan cepat sehingga Anda dapat fokus pada hal-hal yang paling penting bagi bisnis Anda. Ditambah dengan kemampuan platform perdagangan omnichannel yang tak tertandingi untuk memuaskan pelanggan dan kecerdasan buatan untuk mempercepat dan meningkatkan pengambilan keputusan profesional perdagangan, HCL Commerce memberi Anda alat untuk berinovasi dengan cepat dan bersaing dengan pelanggan dan pasar Anda.

10. Sellfy

Sellfy adalah platform eCommerce berbasis cloud yang dirancang untuk memungkinkan pembuat konten digital, termasuk penulis, ilustrator, desainer, musisi, dan pembuat film, untuk menjual produk mereka secara online. Pengguna dapat mengatur etalase Sellfy yang dapat disesuaikan untuk menampilkan produk digital mereka, dan menambahkan widget produk atau menyematkan tombol “Beli Sekarang” ke situs web atau blog mereka sendiri. Ini merupakan cms e commerce yang sangat powerfull.

Etalase Sellfy mencakup halaman produk individual, memungkinkan pengguna untuk memasarkan produk mereka dari berbagai sudut dengan banyak gambar dan preview dari Soundcloud, Vimeo, dan YouTube. File produk hingga 2GB dapat diunggah, dan Sellfy juga menawarkan bandwidth tidak terbatas dan penyimpanan produk yang aman. Pengguna juga dapat menampilkan seluruh toko atau masing-masing widget proyek di situs mereka sendiri, dengan kemampuan untuk melihat dulu dan mengedit bagaimana widget akan ditampilkan.

Itulah daftar platform eCommerce terbaik menurut pengalaman pengguna di berbagai Negara. Bagaimana dengan Anda? Aplikasi apa yang Anda gunakan?

5 Langkah Sederhana Memulai Usaha Kecil-Kecilan

Bisnis kecil-kecilan yang bermutu pasti dimulai dari ide yang berkualitas. Tentu, bagi Anda yang ingin memulai bisnis dapat dipastikan telah memilih ide besar itu. Namun, dalam memulai usaha kecil-kecilan tentu ide tersebut harus Anda realisasikan menjadi tindakan nyata. Di sinilah kemudian banyak pebisnis pemula yang merasa kewalahan, hal ini terjadi sebab langkah-langkah yang dilakukan tidak direncanakan dengan baik.

Sebagaimana tujuan besar lainnya, memulai dan merintis bisnis kecil maupun besar memang membutuhkan upaya yang besar pula. Namun, target yang besar tersebut akan terasa lebih mudah bila Anda melakukan perencanaan dengan memecahnya ke dalam langkah-langkah kecil yang terstruktur. Untuk memandu dalam merealisasikan ide besar Anda, berikut ini 5 langkah sederhana dalam memulai usah kecil.

Buatlah Rencana Bisnis Sederhana Saja

Kunci dari bisnis kecil yang sukses adalah kemampuan mereka dalam meramu sesuatu yang besar menjadi sederhana dan kemampuan mereka menekan biaya. Biaya dalam hal ini tidak hanya berupa uang melainkan juga waktu.

Banyak pebisnis pemula yang menghabiskan waktu mereka dalam menyusun bisnis plan secara detail hingga berjilid-jilid. Bagi yang masih baru merintis dan memulai usaha kecil, hal itu tidak diperlukan. Sebab rencana bisnis yang detail, baru akan dibutuhkan saat Anda memerlukan investor. Untuk itu bagi Anda yang baru akan memulai bisnis kecil-kecilan buatlah rencana bisnis dengan cukup satu atau dua halaman saja. Dengan begitu waktu dan pikiran Anda tidak terkuras karena hal ini.

Apakah berkualitas jika hanya satu halaman saja? Tentu saja, sebab bisnis plan ringkas ini merupakan formulasi khusus bagi mereka yang baru memulai usahanya. Untuk itu, berikut ini akan diberikan panduan bagi Anda dalam menyusun bisnis plan yang simpel tapi berkualitas.

  • Jelaskan visi dari bisnis Anda. Apa tujuan akhir dari bisnis yang Anda pilih?
  • Jelaskan misi Anda. Dalam penjelasan mengenai misi ini, Anda harus menjawab pertanyaan mengapa perusahaan ini Ada?
  • Tentukan sasaran Anda. Dalam hal ini Anda harus mendefinisikan tujuan dari bisnis Anda sesuai, tujuan ini harus sinkron dengan visi dan misi yang telah Anda tetapkan.
  • Buatlah garis besar strategi yang Anda gunakan. Buatlah secara sederhana dengan kalimat yang singkat saja, buatlah list strategi.
  • Tentukan rencana aksi dari bisnis Anda. Buatlah list tindakan-tindakan apa saja yang akan Anda lakukan.

Ketika benar-benar mempraktikkan hal ini, mungkin hasilnya penjabaran Anda akan lebih dari 1 halaman. Namun, dengan mengikuti panduan ini Anda sudah melakukan penyederhanaan dari bentuk bisnis plan pada umumnya. Lima pertanyaan di atas umumnya dibuat hingga berlembar-lembar dalam bisnis plan. Untuk lebih jelasnya Anda bisa melihat Membuat Business Plan Sederhana, Tanpa Ribet, dan Tetap Efektif?

Buatlah Rencana Anggaran

Melakukan perencanaan anggaran dalam merintis usaha modal kecil menjadi aspek yang paling sentral. Sebab ini akan sangat menentukan berlanjut atau tidaknya bisnis Anda.

Mulailah dengan mengidentifikasi sumber dana terlebih dahulu. Bila sumber dana berasal dari keuangan pribadi Anda, maka buatlah budgeting yang realistis dari penghasilan Anda dan buatlah rencana cadangan bila sewaktu-waktu dana itu habis. Misalnya, setelah melakukan kalkulasi pengeluaran harian, Anda akhirnya bisa menyisihkan 20% dari penghasilan. Nah! Jika  tiba waktunya Anda merealisasikan rencana tersebut maka jangan sampai pendanaan yang Anda keluarkan lebih dari perencanaan.

Langkah di atas sangatlah penting untuk Anda lakukan, sebab ini akan menentukan berapa lama jangka waktu usaha kecil-kecilan akan mampu bertahan ketika bisnis yang dijalankan belum memperoleh keuntungan.

Misalnya, setelah melakukan kalkulasi modal akhirnya ditemukan bahwa tanpa keuntungan sedikitpun Anda bisa mendanai bisnis modal kecil Anda dalam jangka waktu 6 bulan. Untuk lebih aman buatlah kemampuan modal Anda menjadi hanya 4 bulan, sedangkan sisanya bisa Anda gunakan sebagai dana cadangan.

Dengan demikian, Anda mempunyai target bahwa usaha kecil menguntungkan ini dalam jangka waktu 4 bulan saja dan bukan 6 bulan.

Pilih Bentuk Badan Usaha dari Bisnis Anda

Menentukan pilihan jenis badan usaha dari bisnis Anda merupakan hal yang cukup penting, hal ini sangat berkaitan dengan lisensi dan perlindungan hukum dari usaha kecil-kecilan rintisan Anda. Sebab bila tanpa badan usaha umumnya ide-ide menarik dari bisnis Anda bisa dengan mudah di curi orang lain.

Melegalkan bisnis memang membutuhkan biaya, terkadang biaya yang dikenakan juga cukup besar. Oleh karena itu, pemilihan badan usaha ini juga harus memperhatikan anggaran yang Anda miliki.

Bagi Anda yang baru memulai dan merintis usaha dengan modal kecil sebaiknya Anda memiliki jenis usaha perseorangan saja seperti UD. Namun, perlu Anda perhatikan juga bahwa segala resiko bisnis seluruhnya menjadi tanggungan pribadi Anda. Bila Anda bekerjasama dengan orang lain, maka jenis badan usaha yang cocok adalah usaha persekutuan, kelebihannya adalah resiko bisnis akan ditanggung bersama-sama sesuai ketentuan yang berlaku.

Hemat Pengeluaran Usaha Kecil-kecilan Anda

Di tahap sebelumnya Anda telah melakukan proses budgeting, tahap ini sebenarnya berkaitan dengan aksi dari budgeting tersebut. Misalnya, dalam perencanaan Anda telah mengangarkan pengeluaran untuk membeli alat dengan perkiraan harga 2 juta. Ternyata, dalam proses pelaksanaan Anda bisa mendapatkan alat dengan harga 1,8 juta dengan kualitas yang sama, maka usahakan untuk memperoleh alat tersebut. Langkah ini bisa menghemat pengeluaran, sehingga Anda bisa mengalokasikan sisanya untuk keperluan lain atau memasukkannya sebagai dana cadangan.

Dalam kaitan ini Anda juga harus memiliki catatan laporan keuangan. Hal ini berguna untuk memisahkan pengeluaran pribadi dengan pengeluaran usaha kecil menengah Anda. Sebagai ilustrasi, ketika Anda mencari alat tersebut di atas, tentu membutuhkan anggaran lain berupa transport dan uang makan. Maka dalam kaitan ini Anda harus membedakan apakah biaya tersebut dibebankan kepada anggaran usaha kecil-kecilan Anda atau dibebankan kepada pengeluaran pribadi.

Uji Penjualan Usaha Kecil-Kecilan Anda

Kini Anda telah cukup memiliki pondasi yang kuat dalam memulai usaha modal kecil sendiri. Maka langkah selanjutnya adalah dengan mencoba melakukan pemasaran terhadap produk Anda. Mulailah dengan memasarkan ke orang-orang terdekat Anda, kemudian ke tetangga dan masyarakat di lingkungan Anda.

Bila merasa telah melakukan pemasaran secara maksimal, maka teknik selanjutnya adalah mencoba memasarkan bisnis kecil secara online. Dewasa ini sudah banyak bisnis kecil online yang bertebaran di media massa karenanya Anda tidak boleh ketinggalan juga. Mulailah dengan memasarkan melalui aplikasi-aplikasi yang Anda kenali misalnya WhatsApp, Facebook.

Kemudian, bila bisnis Anda telah berkembang mulailah dengan merambah ke dunia website, internet marketing, email marketing. Bila belum paham dengan hal-hal ini Anda bisa menyewa jasa-jasa tersebut secara online.

Fungsi dari internet marketing ini selain untuk mendapatkan konsumen adalah juga untuk melakukan branding terhadap produk sekaligus bisnis Anda agar dikenal masyarakat luas. Semakin banyak yang mengenal tentu juga akan semakin banyak yang merekomendasikan.

Kini Anda dapat mengikuti 5 langkah memulai usaha sendiri ini tanpa banyak mengeluarkan uang dan waktu. Ini adalah cara yang fantastis untuk menguji kelayakan usaha kecil-kecilan Anda sebelum membuang semua waktu dan uang Anda ke ide lain yang belum terbukti.