Contoh Kode Etik Perusahaan Berbagai Bahasa Versi Doc

  • 2 min read
  • Des 06, 2020
contoh kode etik perusahaan

Di zaman ini, perusahaan sedang mengalami fluktuasi opini. Hoax, isu kontroversial dan sejenisnya sering menggiring opini negatif netizen. Untuk mencounternya, satu-satunya solusi adalah dengan meminimalisir kesalahan sekecil mungkin.

Salah satu cara yang dapat diterapkan perusahaan adalah dengan memperkuat nilai dan budaya organisasi dan alatnya adalah dengan membuat kode etik perusahaan. Kode etik akan memberi karyawan panduan tentang bagaimana mereka harus berperilaku dan mewakili organisasi.

Menurut sebuah studi oleh Ethics Resource Center, organisasi dengan kode di tempat mengalami lebih sedikit kesalahan karyawan. Dengan minimnya kesalahan karyawan tentu serangan netizen sebagaimana ditakutkan di atas tidak akan terjadi. Untuk memandu Anda membuatnya, berikut adalah contoh kode etik perusahaan dan cara menyusun kode etik yang baik.

Menyusun Kode Etik Perusahan yang Baik

Sebagai standar perilaku, tentu kode etik perusahaan haruslah baik. Ada banyak macam-macam kode etik perusahaan, kode etik yang baik setidaknya ia harus disusun dengan kriteria berikut:

1. Tentukan Nilai-Nilai Perusahaan Terlebih Dahulu

Nilai-nilai perusahaan yang ada dalam kode etik akan menjadi dasar bagi karyawan Anda tentang bagaimana mendapatkan dan mempertahankan klien.

Nilai perusahaan juga dapat menjadi standar internal tentang bagaimana seorang karyawan harus berperilaku, baik terhadap rekan kerja maupun terhadap atasannya.

2. Dapatkan Masukan dan Feedback Dari Karyawan Anda

Karyawan harus menjadi bagian integral dalam proses penyusunan kode etik. Sayangnya, di banyak organisasi, kode etik ditulis hanya dari perspektif manajemen.

Mengesampingkan opini atau umpan balik dari karyawan dapat menimbulkan kesulitan bagi karyawan menerima isi dari kode etik yang disusun. Semakin banyak umpan balik yang dapat diberikan karyawan, maka mereka akan merasa menjadi bagian dari organisasi.

3. Pertahankan keseimbangan.

Kode etik harus membahas perilaku dan nilai yang dapat dan telah diterima, tetapi tidak terlalu spesifik sehingga menimbulkan kebencian. Ini harus mengatasi masalah sensitif yang secara umum dilarang, seperti hubungan antar kantor atau pelecehan terhadap karyawan lain.

4. Sosialisasikan dengan Cara yang Baik

Setelah kode ini dikembangkan, kode itu harus diperkenalkan kepada karyawan dengan cara yang positif dan tidak menghakimi. Ini harus menjadi waktu yang optimis, menekankan bagaimana perusahaan bergerak maju dalam mengembangkan praktik bisnis yang baik untuk organisasi.

Kode etik perusahaan sebaiknya mencerminkan nilai dan budaya organisasi yang telah berkembang dan hidup sebelumnya. Dengan begitu, kode etik akan mudah diterima karyawan. Lebih detail simak cara menyusun kode etik perusahaan.

Contoh Kode Etik Perusahaan Bahasa Arab Pdf

Ada beberapa contoh kode etik perusahaan yang dapat Anda jadikan rujukan, berikut ini adalah contoh-contoh kode etik perusahaan tingkat global yang dapat Anda jadikan pedoman dalam menyusun kode etik Anda sendiri.

Peraturan Etik Telecom

Kode Etik cisco

Kode Etik BAE SYSTEMS

Contoh kode etik berbahasa arab di atas adalah kode etik berstandar internasional, dengan tampilan desain yang elegan dan mencerminkan nilai dan budaya perusahaan.

Contoh Kode Etik Perusahaan Bahasa Inggris Pdf

Kode etik di bawah ini adalah kode etik berstandar internasional milik perusahaan terkemuka. Dokumen kode etik disusun dengan rapi dan mencerminkan karakter dari perusahaan. Berikut adalah link downloadnya:

Contoh Kode Etik Perusahaan Jasa Telekom AG

Kode Etik Governance Bahasa Inggris Doc

Contoh Kode Etik Perusahaan Bahasa Indonesia Doc

Sebagaimana dijelaskan di atas bahwa pengertian kode etik perusahaan merupakan standar perilaku bagi karyawan dalam hubungannya dengan pihak internal maupun eksternal. Untuk membantu Anda berikut ini adalah contoh kode etik perusahaan versi doc.

Kode etik perusahaan Governance Bahasa Indonesia Doc

Masing-masing perusahaan memiliki kode etik yang berbeda, mengapa? Sebab kode etik digali dari nilai, karakter dan budaya perusahaan. Oleh karena itu, dalam menyusun kode etik sebaiknya Anda terlebih dahulu mengkomparasikan kode etik dari berbagai perusahaan dan kemudian menyusun ulang berdasarkan hasil kajian Anda.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Konsultasi Online
%d blogger menyukai ini: