5 Langkah Sederhana Memulai Usaha Kecil-Kecilan

  • 4 min read
  • Jun 08, 2020
usaha kecil-kecilan

Bisnis kecil-kecilan yang bermutu pasti dimulai dari ide yang berkualitas. Tentu, bagi Anda yang ingin memulai bisnis dapat dipastikan telah memilih ide besar itu. Namun, dalam memulai usaha kecil-kecilan tentu ide tersebut harus Anda realisasikan menjadi tindakan nyata. Di sinilah kemudian banyak pebisnis pemula yang merasa kewalahan, hal ini terjadi sebab langkah-langkah yang dilakukan tidak direncanakan dengan baik.

Sebagaimana tujuan besar lainnya, memulai dan merintis bisnis kecil maupun besar memang membutuhkan upaya yang besar pula. Namun, target yang besar tersebut akan terasa lebih mudah bila Anda melakukan perencanaan dengan memecahnya ke dalam langkah-langkah kecil yang terstruktur. Untuk memandu dalam merealisasikan ide besar Anda, berikut ini 5 langkah sederhana dalam memulai usah kecil.

Buatlah Rencana Bisnis Sederhana Saja

rencana bisnis modal kecilKunci dari bisnis kecil yang sukses adalah kemampuan mereka dalam meramu sesuatu yang besar menjadi sederhana dan kemampuan mereka menekan biaya. Biaya dalam hal ini tidak hanya berupa uang melainkan juga waktu.

Banyak pebisnis pemula yang menghabiskan waktu mereka dalam menyusun bisnis plan secara detail hingga berjilid-jilid. Bagi yang masih baru merintis dan memulai usaha kecil, hal itu tidak diperlukan. Sebab rencana bisnis yang detail, baru akan dibutuhkan saat Anda memerlukan investor. Untuk itu bagi Anda yang baru akan memulai bisnis kecil-kecilan buatlah rencana bisnis dengan cukup satu atau dua halaman saja. Dengan begitu waktu dan pikiran Anda tidak terkuras karena hal ini.

Apakah berkualitas jika hanya satu halaman saja? Tentu saja, sebab bisnis plan ringkas ini merupakan formulasi khusus bagi mereka yang baru memulai usahanya. Untuk itu, berikut ini akan diberikan panduan bagi Anda dalam menyusun bisnis plan yang simpel tapi berkualitas.

  • Jelaskan visi dari bisnis Anda. Apa tujuan akhir dari bisnis yang Anda pilih?
  • Jelaskan misi Anda. Dalam penjelasan mengenai misi ini, Anda harus menjawab pertanyaan mengapa perusahaan ini Ada?
  • Tentukan sasaran Anda. Dalam hal ini Anda harus mendefinisikan tujuan dari bisnis Anda sesuai, tujuan ini harus sinkron dengan visi dan misi yang telah Anda tetapkan.
  • Buatlah garis besar strategi yang Anda gunakan. Buatlah secara sederhana dengan kalimat yang singkat saja, buatlah list strategi.
  • Tentukan rencana aksi dari bisnis Anda. Buatlah list tindakan-tindakan apa saja yang akan Anda lakukan.

Ketika benar-benar mempraktikkan hal ini, mungkin hasilnya penjabaran Anda akan lebih dari 1 halaman. Namun, dengan mengikuti panduan ini Anda sudah melakukan penyederhanaan dari bentuk bisnis plan pada umumnya. Lima pertanyaan di atas umumnya dibuat hingga berlembar-lembar dalam bisnis plan. Untuk lebih jelasnya Anda bisa melihat Membuat Business Plan Sederhana, Tanpa Ribet, dan Tetap Efektif?

Buatlah Rencana Anggaran

anggaran usaha modal kecilMelakukan perencanaan anggaran dalam merintis usaha modal kecil menjadi aspek yang paling sentral. Sebab ini akan sangat menentukan berlanjut atau tidaknya bisnis Anda.

Mulailah dengan mengidentifikasi sumber dana terlebih dahulu. Bila sumber dana berasal dari keuangan pribadi Anda, maka buatlah budgeting yang realistis dari penghasilan Anda dan buatlah rencana cadangan bila sewaktu-waktu dana itu habis. Misalnya, setelah melakukan kalkulasi pengeluaran harian, Anda akhirnya bisa menyisihkan 20% dari penghasilan. Nah! Jika  tiba waktunya Anda merealisasikan rencana tersebut maka jangan sampai pendanaan yang Anda keluarkan lebih dari perencanaan.

Langkah di atas sangatlah penting untuk Anda lakukan, sebab ini akan menentukan berapa lama jangka waktu usaha kecil-kecilan akan mampu bertahan ketika bisnis yang dijalankan belum memperoleh keuntungan.

Misalnya, setelah melakukan kalkulasi modal akhirnya ditemukan bahwa tanpa keuntungan sedikitpun Anda bisa mendanai bisnis modal kecil Anda dalam jangka waktu 6 bulan. Untuk lebih aman buatlah kemampuan modal Anda menjadi hanya 4 bulan, sedangkan sisanya bisa Anda gunakan sebagai dana cadangan.

Dengan demikian, Anda mempunyai target bahwa usaha kecil menguntungkan ini dalam jangka waktu 4 bulan saja dan bukan 6 bulan.

Pilih Bentuk Badan Usaha dari Bisnis Anda

jenis badan usaha kecil-kecilan

Menentukan pilihan jenis badan usaha dari bisnis Anda merupakan hal yang cukup penting, hal ini sangat berkaitan dengan lisensi dan perlindungan hukum dari usaha kecil-kecilan rintisan Anda. Sebab bila tanpa badan usaha umumnya ide-ide menarik dari bisnis Anda bisa dengan mudah di curi orang lain.

Melegalkan bisnis memang membutuhkan biaya, terkadang biaya yang dikenakan juga cukup besar. Oleh karena itu, pemilihan badan usaha ini juga harus memperhatikan anggaran yang Anda miliki.

Bagi Anda yang baru memulai dan merintis usaha dengan modal kecil sebaiknya Anda memiliki jenis usaha perseorangan saja seperti UD. Namun, perlu Anda perhatikan juga bahwa segala resiko bisnis seluruhnya menjadi tanggungan pribadi Anda. Bila Anda bekerjasama dengan orang lain, maka jenis badan usaha yang cocok adalah usaha persekutuan, kelebihannya adalah resiko bisnis akan ditanggung bersama-sama sesuai ketentuan yang berlaku.

Hemat Pengeluaran Usaha Kecil-kecilan Anda

cara hemat bisnis modal kecilDi tahap sebelumnya Anda telah melakukan proses budgeting, tahap ini sebenarnya berkaitan dengan aksi dari budgeting tersebut. Misalnya, dalam perencanaan Anda telah mengangarkan pengeluaran untuk membeli alat dengan perkiraan harga 2 juta. Ternyata, dalam proses pelaksanaan Anda bisa mendapatkan alat dengan harga 1,8 juta dengan kualitas yang sama, maka usahakan untuk memperoleh alat tersebut. Langkah ini bisa menghemat pengeluaran, sehingga Anda bisa mengalokasikan sisanya untuk keperluan lain atau memasukkannya sebagai dana cadangan.

Dalam kaitan ini Anda juga harus memiliki catatan laporan keuangan. Hal ini berguna untuk memisahkan pengeluaran pribadi dengan pengeluaran usaha kecil menengah Anda. Sebagai ilustrasi, ketika Anda mencari alat tersebut di atas, tentu membutuhkan anggaran lain berupa transport dan uang makan. Maka dalam kaitan ini Anda harus membedakan apakah biaya tersebut dibebankan kepada anggaran usaha kecil-kecilan Anda atau dibebankan kepada pengeluaran pribadi.

Uji Penjualan Usaha Kecil-Kecilan Anda

bisnis online modal kecilKini Anda telah cukup memiliki pondasi yang kuat dalam memulai usaha modal kecil sendiri. Maka langkah selanjutnya adalah dengan mencoba melakukan pemasaran terhadap produk Anda. Mulailah dengan memasarkan ke orang-orang terdekat Anda, kemudian ke tetangga dan masyarakat di lingkungan Anda.

Bila merasa telah melakukan pemasaran secara maksimal, maka teknik selanjutnya adalah mencoba memasarkan bisnis kecil secara online. Dewasa ini sudah banyak bisnis kecil online yang bertebaran di media massa karenanya Anda tidak boleh ketinggalan juga. Mulailah dengan memasarkan melalui aplikasi-aplikasi yang Anda kenali misalnya WhatsApp, Facebook.

Kemudian, bila bisnis Anda telah berkembang mulailah dengan merambah ke dunia website, internet marketing, email marketing. Bila belum paham dengan hal-hal ini Anda bisa menyewa jasa-jasa tersebut secara online.

Fungsi dari internet marketing ini selain untuk mendapatkan konsumen adalah juga untuk melakukan branding terhadap produk sekaligus bisnis Anda agar dikenal masyarakat luas. Semakin banyak yang mengenal tentu juga akan semakin banyak yang merekomendasikan.

Kini Anda dapat mengikuti 5 langkah memulai usaha sendiri ini tanpa banyak mengeluarkan uang dan waktu. Ini adalah cara yang fantastis untuk menguji kelayakan usaha kecil-kecilan Anda sebelum membuang semua waktu dan uang Anda ke ide lain yang belum terbukti.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: