Bagaimana Cara Mengatur Gaji Bulanan Anda?

  • 3 min read
  • Jul 16, 2020
cara mengatur gaji bulanan

Pengelolaan keuangan merupakan hal yang urgen baik dalam rumah tangga, bisnis, maupun perusahaan. Bagi rumah tangga tanpa pengelolaan keuangan, termasuk didalamnya cara mengatur gaji bulanan secara baik dan benar. Hampir dipastikan rumah tangga tidak dapat melakukan saving, bahkan seringkali mengalami surplus. Untuk itulah diperlukan manajemen pengelolaan yang baik dan benar.

Dalam artikel ini, akan dibahas bagaimana teknik mengelola pendapatan bulanan Anda secara proporsional, sehingga keuangan rumah tangga tetap terjaga dengan baik. Untuk mengelola keuangan rumah tangga ini, hal yang dapat dilakukan adalah dengan menempatkan gaji bulanan Anda pada pos-pos akun berikut ini:

1. Pos Pengeluaran Rutin

Cara mengatur keuangan pribadi yang pertama adalah dengan membuat target maksimal pos pengeluaran rutin Anda setiap bulannya. Pastikan pengeluaran rutin ini tidak melebihi batas 40% dari penghasilan Anda. Sebagai contoh, bila gaji bulanan Anda adalah sebesar 5 juta, maka pengeluaran rutin seperti makan, listrik, transportasi, telepon dan internet tidak boleh melebihi 2 juta rupiah. Bagaimana pengeluaran Anda selama ini? Bila melebihi nominal tersebut segera lakukan penghitungan ulang dan segera lakukan identifikasi pengeluaran mana yang paling membengkak.

2. Pos Cicilan

Jika Anda ingin memiliki membeli sesuatu secara kredit pastikan cicilan Anda tidak lebih dari 20% dari total gaji Anda. Artinya, bila penghasilan Anda adalah 5 juta, maka cicilan maksimal Anda haruslah kurang atau sama dengan 1 juta rupiah. Namun, bila Anda tidak ingin membeli secara kredit Anda setidaknya harus mampu menabung senilai kemampuan kredit Anda tersebut. Tentu bila Anda memiliki gaji 3 juta misalnya, cara mengatur gaji 3 juta ini juga tetap harus sebanding dengan persentase yang ada.

3. Pos Investasi

Berdasarkan persentase pembagian gaji bulanan di atas telah disinggung bahwa bila tidak memiliki cicilan Anda bisa menabung senilai 1 juta rupiah. Akan tetapi sifatnya tidaklah wajib, yang wajib Anda lakukan terhadap gaji bulanan agar terkelola secara baik adalah dengan membuat pos investasi minimal sebesar 10% dari gaji Anda. Artinya, Anda hanya wajib menyimpan gaji senilai 500 ribu saja perbulannya.

4. Pos Asuransi

Asuransi menjadi penting untuk menunjang masa depan Anda, untuk melindungi Anda dan keluarga. Jika sekarang, asuransi yang wajib Anda lakukan adalah BPJS, namun Anda juga bisa menambah pos asuransi lainnya. Untuk pos ini gaji bulanan yang harus Anda sisihkan tidak boleh melebihi 10% dari total gaji Anda. Jadi jika untuk membayar BPJS saja ternyata pos 10% ini sudah mencukupi, maka Anda tidak dianjurkan menambah pos asuransi lainnya. Inilah salah satu poin penting dari cara mengatur keuangan gaji kecil Anda.

5. Pos Dana Darurat

Hampir sama dengan beberapa pos lainnya, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti tiba-tiba alat elektronik rusak, motor yang rusak tiba-tiba, dan sejenisnya. Anda bisa mengalokasikan 10% gaji bulanan Anda untuk dana darurat ini, jangan sampai pos-pos lainnya terganggu hanya karena Anda lalai melakukan saving untuk dana darurat ini. Pos dana darurat adalah salah satu syarat agar Anda dapat mengatur keuangan yang baik.

6. Pos Gaya Hidup

Bagaimanapun juga gaya hidup Anda juga harus terpenuhi, kebutuhan akan mengikuti tren perkembangan zaman juga harus Anda ikuti. Keperluan seperti hobi, lifestyle, bersenang-senang. Hal ini penting, sebab keperluan tersebut pada dasarnya juga merupakan bagian dari hidup Anda, jangan sampai karena ingin menghemat Anda lupa untuk bersenang-senang. Namun, Anda harus memanajemen kebutuhan jenis ini secara hati-hati, pos gaya hidup ini tidak boleh melebihi 10% dari gaji Anda.

7. Pos Sosial

Hal penting lainnya yang tidak boleh Anda lupakan adalah mengalokasikan gaji Anda untuk kebutuhan sosial seperti sedekah, santunan dan sejenisnya. Dari seluruh total gaji Anda setidaknya alokasikan sebesar 10% dari pendapatan bulanan untuk memenuhi pos jenis ini. Jangan terlalu menghemat uang bulanan Anda sebab akan menyebabkan Anda kikir, dan jangan terlalu boros, sebab keuangan Anda akan mengalami surplus.

Demikianlah cara mengatur gaji bulanan berdasarkan prosentase pada pos-pos penting tertentu. Apabila Anda telah melakukan demikian, tentu kehidupan keuangan rumah tangga Anda hampir dipastikan baik-baik saja. Akan tetapi, bila belum maka segera ubah pola pengaturan keuangan Anda.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: